29/04/2021
Sebagai seorang ibu yang menjadi madrasah pertama sang anak, coba dijawab dalam hati bund. Sudah sampai mana kita memenuhi kebutuhan edukasi anak? Sudah sampai mana kita memfasilitasi kebutuhan edukasi anak? Bukankah kita madrasah pertama sang anak, jangan sampai kita lalai memperhatikannya ya bund.
Walaupun sekedar media bermain sang anak, alangkah baiknya tidak hanya sebagai alat bermain saja. Akan tetapi diperhatikan apakah mainannya ada edukasi apa tidak.
Berikut beberapa tips agar mainan yang diberikan tidak berbahaya serta baik untuk perkembangan anak:
💞 Sesuai umur
Misalnya, bayi membutuhkan mainan yang dapat membantu menstimulasi tangan atau koordinasi mata. Sementara balita membutuhkan mainan yang bisa mengembangkan kreativitasnya.
💞 Pilih kualitas mainan, bukan kuantitas
Untuk apa membelikan mainan yang banyak jika tidak dapat membantu perkembangan otaknya dengan baik.
💞 Dorong kreativitas
Misalnya, pilih mainan yang bersifat mekanis dan menghibur, sehingga bisa mendorong kesempatan anak untuk berpartisipasi.
💞 Perhatikan keselamatan
Ayah Bunda harus bisa memilihkan mainan yang berbentuk kokoh dan terbuat dari bahan yang aman.