29/12/2022
IDE MEDIA SOSIAL MARKETING FOMO
Pernahkan kamu merasa takut kehilangan kesempatan mendapatkan barang yang sedang ngehits? Jika pernah, maka kamu sudah mengalami yang namanya FOMO.
FOMO merupakan singkatan dari Fear of Missing Out
FOMO sendiri dicirikan oleh rasa gelisah atau takut ketinggalan suatu aktivitas tertentu. Sederhananya, istilah FOMO ini adalah takut ketinggalan zaman.
Untuk menerapkan pendekatan FOMO dalam marketing tidak hanya mempertimbangkan tren namun juga bagaimana kamu bisa memberikan pengalaman, informasi dan edukasi kepada konsumenmu.
Bagaimana mengaplikasikan FOMO untuk strategi media sosial marketing?
Ada 3 Ide yang bisa kamu terapkan untuk bisnismu
1. Tunjukkan Orang-orang yang Beli Produkmu
Cara yang dilakukan adalah hampir sama dengan prinsip endorsement yaitu menunjukan siapa saja yang mendukung produk yang kamu jual. Kamu bisa menunjukkan siapa saja yang telah membeli produkmu dimedia sosial dengan memposting testimoni influencer yang membeli produkmu.
2. Tunjukkan Jumlah Stok Barang
FOMO erat kaitannya dengan rasa segera memiliki. Untuk memperoleh efek ini, kamu dapat menunjukkan jumlah stok barang yang tersedia. Ini akan menimbulkan kesan kelangkaan sehingga keinginan orang akan timbul untuk mendapatkan produk tersebut sebelum stoknya habis
3. Ciptakan rasa kompetitif
Mereka yang ter-trigger dengan marketing FOMO biasanya memiliki kepribadian tak mau kalah dengan orang lain. Buatlah konsumenmu saling bersaing untuk mendapatkan produk yang kamu jual.
Meskipun termasuk cara yang klasik, namun tetap efektif untuk dijalankan hingga hari ini jika dilakukan dengan tepat. Banyak pebisnis retail, restoran, atau bisnis lain yang menggugah FOMO pelanggannya agar tertarik untuk membeli produk mereka.
Bagaimana, kamu tertarik untuk mencoba mempraktekkkan?
🔖 Simpan postingan ini biar kamu bisa baca ulang di lain hari
🔔 Nyalakan notifikasi biar kamu ga ketinggalan informasi terbaru ya