22/12/2023
Ketua Presidium Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Sarbini Abdul Murad menyebut, Israel menjadikan RS Indonesia di Gaza sebagai markas militernya.
“Yang terjadi sekarang sekitar dua minggu lalu sampai dengan hari ini Israel menempatkan pasukannya, tempat berlindung dan markasnya itu di Rumah Sakit Indonesia yang dulu mereka menuduh di situ ada markas Hamas dan ada orang Hamas di situ,” ujar Sarbini dalam konferensi pers yang disiarkan akun Youtube MER-C Indonesia, Rabu (20/12/2023).
Ia menyatakan, setelah gencatan senjata selesai, seluruh tenaga kesehatan, pasien, dan warga yang berlindung di RS Indonesia dievakuasi secara paksa. Mereka dievakuasi ke RS wilayah selatan dan tengah Gaza.
RS Indonesia kemudian menjadi kosong dengan beberapa peralatan medis yang berantakan. Menurut Sarbini, Israel menempatkan pasukannya di RS Indonesia karena yakin Hamas tidak akan menyerang infrastruktur kesehatan tersebut.
Pihak MER-C menyatakan akan mengirimkan surat ke WHO agar mengirimkan tim investigasi dan memerintahkan militer Israel untuk meninggalkan RS Indonesia di Gaza.
Baca berita selengkapnya di website Asumsi, klik link di bio!