Bogor Berseru

Bogor Berseru Berkomitmen menghadirkan fakta jernih dalam setiap situasi

09/06/2026

HANYA KARENA TAK DIBERI UANG. SATPAM KAFE DI KOTA WISATA CIBUBUR JADI BULAN-BULANAN SEJUMLAH ORANG TAK DIKENAL

08/06/2026

BIAYA KESEHATAN MAHAL, DUKUN JADI PILIHAN. ADA KLAIM ANEH : GULA DARAH BISA KELUAR LEWAT PUSAR.

BAGAIMANA MENURUT KALIAN?

08/06/2026

WADUH... PARKIR MOTOR
DI PENGADILAN CIBINONG
SEHARGA ES TEH MANIS

08/06/2026

INI DIA KATA POLISI SOAL BOCAH DI JASINGA YANG DIGIGIT ANJING BERBURU

Kasus dugaan markup dalam pengadaan barang untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi sorotan publik. Salah ...
08/06/2026

Kasus dugaan markup dalam pengadaan barang untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi sorotan publik. Salah satu temuan yang menyita perhatian adalah pengadaan puluhan ribu motor listrik untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan nilai mencapai lebih dari Rp1 triliun.

Di tengah proses penyidikan yang masih berlangsung, muncul pertanyaan besar mengenai nasib ribuan motor listrik tersebut. Apalagi, kendaraan itu telah dibayarkan kepada vendor dan sebagian besar sudah didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia.

Berdasarkan informasi yang dirilis Kejaksaan Agung, pengadaan motor listrik tersebut masuk dalam daftar temuan dugaan penyimpangan yang sedang didalami penyidik. Selain itu, proses pengadaan disebut mengandung unsur markup harga yang berpotensi menimbulkan kerugian negara.

“Pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan nilai total pengadaan sebesar Rp1.035.515.297.908,02 (satu triliun tiga puluh lima miliar lima ratus lima belas juta dua ratus sembilan puluh tujuh ribu sembilan ratus delapan rupiah koma dua sen) dan telah dibayarkan ke PT YAT yang tidak memenuhi syarat selaku Vendor karena tidak memiliki dealer/bengkel aktif dan terdapat markup,” demikian keterangan resmi Kejagung.

Meski dugaan markup tengah diusut, Kejaksaan Agung memastikan tidak akan menyita ribuan motor listrik tersebut. Pasalnya, kendaraan hasil pengadaan itu telah tersebar dan digunakan di sejumlah wilayah.

Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menjelaskan bahwa penyitaan tidak dilakukan karena barang sudah terdistribusi ke daerah.

“Tidak, kalau barangnya kan sudah distribusi di daerah,” ujar Syarief dikutip detikNews.

Sementara itu, Kejagung tetap melanjutkan proses pencarian alat bukti untuk mengungkap seluruh rangkaian dugaan tindak pidana yang terjadi dalam proyek tersebut. Oleh karena itu, tim penyidik masih melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan perkara.

“Masih jalan (penggeledahan) nanti disampaikan hasilnya,” pungkasnya.

08/06/2026

Polisi mengamankan sebanyak 43 orang yang merupakan pemburu babi hutan di wilayah Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Mereka diamankan sementara untuk dimintai keterangan terkait temuan seorang anak berinisial MAS (9), yang m3n1nggal dunia diduga digigit anjing pemburu.

"Pemburunya sudah kita amankan sekitar 43 orang, (pemburu) babi hutan," kata Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat

Agus mengatakan, proses pemeriksaan masih terus berjalan agar polisi bisa mengetahui pasti kejadian maupun penyebab k3mat1an korban apakah benar karena digigit anjing pemburu atau yang lainnya.

06/06/2026

TIGA PETINGGI BGN KORUPSI. BGN LOMBOK BERI APRESIASI.

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, menyatakan akan mengajukan permohonan menjadi justice colla...
05/06/2026

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, menyatakan akan mengajukan permohonan menjadi justice collaborator atau saksi yang bekerja sama dengan penegak hukum dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan BGN periode 2025–2026. Sony diketahui merupakan salah satu dari tiga tersangka dalam perkara tersebut.

Pengacara Sony, Krisna Murti, menjelaskan bahwa langkah kliennya diambil agar kasus ini dapat diungkap secara menyeluruh. Keputusan tersebut sekaligus membantah tuduhan yang menyebut Sony sebagai otak dari praktik jual beli titik penyaluran program.

"Pak Sony menyatakan siap menjadi justice collaborator. Tekad ini telah dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan di Kejaksaan," ujar Krisna dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).

Krisna menambahkan, Sony bersedia mengungkap nama-nama pihak yang diduga terlibat, mulai dari modus pelaksanaan hingga peran masing-masing pihak. Meski demikian, ia belum dapat membeberkan secara rinci identitas para pihak yang dimaksud.

"Menurut keterangan klien saya, kasus ini melibatkan tokoh-tokoh dari kalangan eksekutif maupun legislatif. Klien saya siap membuka seluruh informasi yang diketahuinya," tegas Krisna.

Address

BOGOR
Bogor

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bogor Berseru posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share