03/06/2026
Kadang, tanah yang licin justru melatih kita untuk melangkah lebih hati-hati, bukan untuk berhenti... 🍂👵🏼
Halo anak-anakku yang sedang berjuang di perantauan Jakarta, Surabaya, Batam, hingga yang di luar negeri. Bagaimana kabarmu hari ini? Sudah makan malam?
Di usia Ibu yang kepala enam ini, memulai bisnis kuliner dan belajar bikin video seperti ini rasanya sungguh asing. Ada masanya Ibu merasa lelah dan berpikir, "Apakah Ibu terlalu tua untuk ini?"
Tapi setiap kali Ibu melihat ulekan sambal di dapur, Ibu selalu teringat kalian. Anak-anak muda yang pulang kerja larut malam ke kosan, menahan rindu masakan rumah, dan terpaksa makan seadanya demi menghemat biaya. Ibu ingin masakan Ibu hadir memeluk lelahmu.
Karena fisik Ibu terbatas untuk memasak secara mendadak setiap hari, Ibu memutuskan untuk mengemas Sambal Padang warisan keluarga ini ke dalam botol jar kaca. Ibu menguncinya dengan metode *canning* tradisional yang higienis, sehingga sambalnya bisa awet alami sampai 3 bulan di suhu ruang kosanmu tanpa bahan pengawet kimia sama sekali.
Ibu ingin, setiap kali kamu membuka tutup botol ini, aromanya bisa langsung membawamu pulang ke pelukan rumah.
Pelan-pelan saja ya Nak jalani harimu. Kalau lelah, mari makan sambal buatan Ibu.
Salam hangat dan doa tulus, Ibu.
🌶️ *Sambal Padang asli ulekan tangan Ibu sudah siap dikirim ke meja makanmu. Untuk pemesanan, kamu bisa ketuk tautan di bio Ibu ya, Nak.*
>