04/03/2019
Cara Mengabaikan Pacar (untuk Wanita)
Dalam Artikel Ini:Memeriksa Situasi HubunganMengatur Ulang WaktuMengubah Bahasa TubuhMengurangi Komunikasi
Dalam setiap hubungan, pasti selalu ada pasang dan surut. Anda dan pasangan mungkin tengah bertengkar, atau jiwanya menjauh dari Anda. Jika komunikasi tak berhasil mengatasi masalah, cobalah taktik baru untuk menyelesaikannya. Terkadang, Anda bahkan perlu menjauhkan diri dari si dia, atau bahkan sengaja mengabaikannya!
Metode 1
a. Perhatikan situasi hubungan Anda dengan si dia. Ketahui kapan perilaku si dia mulai membuat Anda kesal, dan pikirkan bagaimana perilaku Anda dapat memengaruhi situasi.
Apakah perubahan suasana hatinya terjadi akibat minggu yang melelahkan di kampus atau kantor, atau telah berlangsung selama berbulan-bulan? Ia mungkin tidak sengaja mengabaikan Anda karena kelelahan.
Apakah Anda membebani si dia dengan harapan yang tidak realistis? Apakah Anda menyampahi kotak masuk ponselnya, atau terus-menerus menanyakan keberadaannya? Atau, apakah Anda sudah menjadi pasangan yang tenang, sabar, dan selalu percaya pada si dia? Bisa jadi, hubungan Anda saat ini bertepuk sebelah tangan, dan Andalah yang selalu berusaha mempertahankannya.[1]
b. Perhatikan perasaan Anda. Ajukan pertanyaan pada diri sendiri, mengapa Anda ingin menghindari si dia? Apakah Anda sedang bertengkar dengannya? Apakah ia menutup diri? Ketahui mengapa Anda merasa sebal pada si dia. Apakah hubungan ini bertepuk sebelah tangan? Ingatlah bahwa Anda boleh merasa sebal, kecewa, marah, atau diabaikan.[2]
Catat isi pikiran Anda dalam catatan harian.
Curahkan isi hati pada seseorang yang Anda percaya, seperti teman dekat.
c. Bicaralah dengan si dia, dan utarakan seluruh keluh kesah Anda. Gunakan kata ganti "aku", alih-alih "kamu". Izinkan ia untuk merespons, dan jangan potong perkataannya. Jika si dia tetap berusaha mengalihkan pembicaraan atau mengabaikan keluh kesah Anda, hentikan pembicaraan dan bertindaklah.[3]
Bertanggung jawablah atas perasaan Anda. Gunakan kata ganti "aku", misalnya "Aku merasa diabaikan", "Aku bingung, hubungan kita mau dibawa ke mana?" atau "Aku sedih, soalnya kamu memilih jalan-jalan ke Bali dengan teman, bukannya merayakan ulang tahun sama-sama."
Hindari kata ganti "kamu". Kata ganti tersebut bermakna bahwa Anda membebankan seluruh kesalahan dalam hubungan pada si dia. Misalnya, hindari pernyataan seperti "Kamu kok cuekin aku?" atau "Kamu kok tak peduli dengan hubungan kita?"[4]
-Hx