11/07/2020
Indralaya, 10 Juli 2020
Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional di Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan
Dalam agenda tersebut juga Bupati Ogan Ilir H. M.Panji Ilyas Alam, SE. SH.MM Melantik Sejumlah Relawan Anti Narkotika dengan perwakilan dari masing-masing desa di lingkup Kabupaten Ogan Ilir dengan harapan Mampu membantu Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam pencegahang Penyalahan Narkotika terkhusus dikabupaten Ogan Ilir.
Indonesia mengenal penggunaan obat-obatan jenis o***m sebelum Perang Dunia II, tepatnya pada zaman penjajahan Belanda. Biasa dikenal dengan candu, pemakai candu tersebut sebagian besar adalah orang-orang Cina.
Penyalahgunaan narkotika sangat meningkat dan memakan banyak korban, terutama anak muda pada 1970. Berawal dari masalah anak-anak muda di Amerika Serikat, kemudian mulai berpengaruh ke seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia.
Untuk itu, sebagai bentuk keprihatinan dunia terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, Majelis Umum PBB pun sejak tahun 1988 menetapkan tanggal 26 JUNI sebagai Hari Anti Narkotika Internasional.
Melihat kondisi tersebut Pemerintah Indonesia pun dengan tegas membuat Undang-undang sebagai bentuk membantu dalam memberantas narkotika tersebut . Undang-undang Antinarkotika pun mulai direvisi sehingga disusunlah UU Antinarkotika Nomor 22 Tahun 1997 dan menyusul UU Psikotropika Nomor 5 Tahun 1997. Undang-undang tersebut mulai memberlakukan pidana mati terhadap pelaku kejahatan narkotika.
Untuk semuanya...
Narkoba telah menjadi masalah serius bagi bangsa ini. Barang haram ini tanpa pandang bulu menggerogoti siapa saja. Para wakil rakyat, hakim, artis, pilot, mahasiswa, buruh, bahkan ibu rumah tangga tak luput dari jeratan narkoba. Dari sisi usia, narkoba juga tak pernah memilih korbannya, mulai dari anak-anak remaja, dewasa, bahkan sampai dengan lanjut usia.
Indonesia masih merupakan NEGARA Targetan para PENGEDAR NARKOBA narkoba.
NARKOTIKA Mengancam masa depan KITA dan mengancam masa depan generasi muda yang merupakan pemegang dan penerus estafet bangsa ini.
Menurut data yang dikutip dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan, Bapak Brigjen Pol. Dr @ Payaraman, Sumatera Selatan, Indonesia