13/03/2018
Email Marketing Bakal Jadi Model Pemasaran Yang Digunakan Banyak Orang
Pendapat kedua tentang email marketing di tahun 2018 adalah dari Agus Sakti. Seorang product creator dan praktisi internet marketing senior Indonesia yang sudah memasarkan produknya hingga keluar negeri. Sebagai info kalau Anda pernah mengetahaui Eezygram dan Decinema, itu adalah produk buatannya.
Mengenai email marketing yang beliau jalankan di tahun 2017 ada beberapa yang beliau sampaikan, diantaranya :
#1 – Orang Indonesia yang “sadar email” semakin banyak di tahun 2017. yang buka dan baca email juga semakin banyak. Ini terbukti ketika saya buka dashboard kirim.email open rate saya meningkat dari yang biasanya 15% menjadi 35 – 50%.
#2 – Peningkatan jumlah subscriber pasti, karena saya selalu rilis produk. dan setiap rilis produk otomatis jumlah subscribers saya nambah. Kalau peningkatan penghasilan, Alhamdulillah tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya.
Peningkatan penghasilan ini sepertinya dipengaruhi karena banyaknya orang Indonesia yang “sadar email” dan gemar buka dan baca email. itu yg saya rasakan.
#3 – penghasilan bisnis online terbesar saya selama 4 tahun terakhir berasal metode email marketing.
Bisnis berjalan tanpa pinjaman bank juga karena email marketing. Saya rata-rata selalu liburan, minimal 2 kali sebulan, karena bisnis saya menjadi lebih otomatis dengan email marketing. Bisa jalan-jalan keluar negeri juga karena email marketing. Pencapaian lainnya sepertinya banyak sekali, tidak bisa saya jelaskan satu per satu, hehehe.
Dan salah satunya adalah mendapatkan hampir 1200 sales hanya dalam waktu 7 hari dan semuanya lewat email marketing. Gak pakai Facebook Ads, Gak pakai channel berbayar lainnya. Ini terjadi pada waktu rilis Decinema di Jvzoo beberapa waktu yang lalu.
Untuk email marketing di tahun 2018 Agus Sakti punya pendapat yang unik. Berikut pendapat beliau :
Saya kira 2018 orang yg sadar email semakin banyak. Ini pada giliran berikutnya bakal membuat saluran pemasaran email marketing menjadi salah satu model pearan yang bakal digunakan oleh banyak orang.
Semua bakal pakai email untuk keperluan marketing pada waktunya.
Sedikit cerita, teman pesantren saya dapat beasiswa, 1 tahun di UK.
Dia bilang, kalau semua serba pakai email. Di sana penggunaan email itu sama dengan WhatsApp. Apa-apa pakai email.
Sakit perut pakai email.
Curhat pakai email.
Mau benerin lampu pakai email.
Janjian mau ngopi di mana pakai email.
Tanya tentang info baru di kampus pakai email.
Nitip barang yg kelupaan di kampus pakai email.
Dan sepertinya di sini bakal begitu, pada waktunya.
Dan terakhir ada pesan menarik dari Agus Sakti untuk kita semuanya, para pengguna email marketing.
Kalau mau pekerjaan lebih santai dan hampir otomatis, cobalah menggunakan saluran email marketing.
Agus Sakti
Product Cretor Decinema