06/10/2017
Bismillah
Alhamdulillah untuk yang ke sekian kalinya saya dapat transferan komisi dari Algira. Alhamdulillah Algira selalu tepat waktu. Seneng, bahagia, bersyukur banget... Ibu rumah tangga yang sehari-harinya cuma di rumah bisa closing properti cuma mengandalkan facebook.
Saya gak pake facebook ads seperti kebanyakan teman-teman internet marketer. Jujur, belum mahir saya.... Belum ahli... Sekedar tau caranya. Lagi-lagi saya cuma mengandalkan facebook gratisan seperti yang pernah saya ajarkan. Kuncinya satu : telaten dan kontinyu.
Bicara closing properti, bukan melulu bicara soal strategi penjualan. Bukan melulu bahas cara memikat manusia. Bagi saya, closing itu hubungannya dengan iman.
(Waduh... Bukan berarti saya paling baik di sini ya, sekali lagi ini cuma curhat).
Saya lihat ada yang closingnya lebih banyak dari saya. Melihat itu saya bilang pada diri sendiri "oh, mungkin si fulan Tahajudnya lebih kenceng daripada saya."
"Oh... Bisa jadi si fulanah kebutuhannya lebih banyak daripada saya, dia anaknya lebih banyak dari saya, makanya Allah kasih dia closing lebih banyak."
"Mungkin saja si fulan closing banyak karena doanya lebih tulus dibanding saya.... Doanya sambil nangis2, sedangkan saya terburu2."
Dan banyak hal...
Bukankah dulu ada sahabat yang dijamin masuk surga (siapa namanya ya... Maaf saya terlupa, hehe) padahal ilmunya biasa, ibadahnya biasa. Sampe2 saking penasarannya, salah satu sahabat lain mengikuti dan menginap di rumahnya hanya untuk menyelidiki amalan apa yang membuatnya dijamin surga (ini surga lho... Kekayaan diatas semua kekayaan). Ternyata sederhana "tidak pernah berprasangka buruk pada saudara."
Cuma... Kan gak mungkin saya ngikuti trus nginep di rumah teman2 tsb kan, hehe
Closing itu bukan sekedar bicara angka.
Misal, ada yang closingnya bisa ratusan unit. Tapi dicapai dengan banting-bantingan. Sampe banting waktu shalat (gak tepat waktu, tertunda2 krn ngejar janji dg klien, dll).
Ada juga yang closingnya dibawah itu. Tapi ia bisa menikmati waktu ibadahnya. Bisa shalat tepat waktu, masih sempat tilawah qur'an, masih sanggup hadir di majlis ta'lim, dll.
Ukuran rezeki buat saya, terletak pada nikmatnya. Lezatnya mulai dari proses hingga tercapai.
Misal ada yang dapat komisi 70 juta, tapi ia punya beban hutang 200 juta.
Ada lagi yang dapat komisi cuma 3 juta, tapi ia gak ada beban hutang, biaya sehari-hari tercukupi, enjoy, tenang....
Semuanya tetap rezeki Allah.
Jujur, kemarin sep**ang dari acara survey serentak Algira Kampung Qurban, saya sudah mulai banyak lelahnya. Sampe skg... Masih sering ngantuk, lemes, mual, pusing, ngapa2in gak enak. Bahkan update status di fb pun tidak terkonsep. Sekedarnya saja. InsyaAllah kondisi sedang.... (doain ya... ). Ya begitulah kondisi ibu2 yang... ☺
Alhamdulillah. Gak terlalu ngejar closing krn memang kondisi badan sdg gak memungkinkan, ada saja orang tiba2 dtg di WA hub saya, mau beli cash. Tiba2 ngabarin sdh otw ke kantor dan nup di kantor. Trus mau ngajakin saudara dan ponakannya ikut beli (biidznillah).
Begitulah jalannya rezeki. Tetap saja keberhasilan itu harus dicapai dengan kerja keras, sesuai batas maksimalnya masing2.
Ingat kisah ashabul kahfi ?
Yang bertawassul terhadap amal shalihnya untuk membuka pintu goa.
Kadang2 saya juga bertawassul. Misal... "Ya Alloh, saya menahan diri dari membalas perbuatan buruk orang lain, tolong berilah kemudahan saya untuk closing Algira."
Ilmu closing itu bukan hanya ilmu kekinian. Fb ads, email marketing, youtube marketing, dll.
Terakhir dari saya....
Tawakal dulu baru ikhtiar. Dalam tawakal itu harus ada keyakinan bahwa Alloh pasti akan kasih kita closing, akan kabulkan doa kita.
__________
Salam investasi kavling 55juta,
Kalwati
"Ibu Pembelajar"