20/01/2026
Ini bukan fakta ilmiah atau data empiris tapi apa?
1. ini hanya generalisasi populer dari ungkapan dan motivasi di media sosial, dimana 90% psikologi konflik hubungan dan perselisihan disebabkan oleh emosi mendalam (seperti trauma atau kebutuhan tak terpenuhi);
2. Mungkin karena perempuan memiliki 90% perasaan/emosi dibanding logika
3. konflik sering kali 90% didorong oleh faktor emosional bawah sadar seperti pikiran negatif atau pengalaman masa lalu, bukan sekadar kata-kata yang diucapkan, sehingga memerlukan pemahaman mendalam untuk resolusi;
4. kekerasan terhadap perempuan juga dipicu oleh media sosial, yang bisa memperburuk konflik internal melalui pikiran dan persepsi online, bukan komunikasi verbal langsung.
Praktikkan kesadaran diri (self-awareness) untuk mengenali pemicu internal seperti trauma atau ketakutan sebelum bereaksi.