Wet Lotim

Wet Lotim Update informasi terkini NTB dan sekitarnya. Kreator bukan Pers

Kondisi terkini k3bak4ran di Desa Sade, semua bangunan dilaporkan terbakar beserta isinya. Termasuk kain-kain tenun yang...
22/08/2026

Kondisi terkini k3bak4ran di Desa Sade, semua bangunan dilaporkan terbakar beserta isinya. Termasuk kain-kain tenun yang menjadi daya tarik wisata di desa tersebut.

Alhamdulilah k3bak4ran di Desa Sade berhasil dipadamkan.Prayforsade
22/08/2026

Alhamdulilah k3bak4ran di Desa Sade berhasil dipadamkan.

Prayforsade

22/08/2026

Semoga Api di Desa Sade segera dapat dipadamkan 🤲

POV nama desa yang terinspirasi dari B. Inggris😂Jujur lelah mikiran Masbagik, Pemepek kance Anjani ne je😭 Sakre .Komen d...
22/08/2026

POV nama desa yang terinspirasi dari B. Inggris😂

Jujur lelah mikiran Masbagik, Pemepek kance Anjani ne je😭 Sakre .

Komen desa kalian yang terinspirasi bahasa Inggris😂

Prasakku jak laek seminggu sekali berpakaian adat🤔Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Lombok Timur akan memiliki ag...
22/08/2026

Prasakku jak laek seminggu sekali berpakaian adat🤔

Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Lombok Timur akan memiliki agenda baru dalam penggunaan seragam kerja. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur tengah mematangkan kebijakan yang mengatur penggunaan pakaian adat secara rutin satu kali setiap bulan.

Kebijakan tersebut merupakan arahan Bupati Lombok Timur yang kini sedang diterjemahkan ke dalam aturan teknis. Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. M. Juaini Taofik, mengatakan pemerintah daerah sedang menyiapkan pedoman sebagai dasar penerapan penggunaan pakaian adat bagi ASN.

Menurut Juaini, arahan Bupati cukup jelas, yakni menghadirkan penggunaan pakaian adat secara rutin dalam aktivitas kedinasan ASN setidaknya sekali dalam sebulan.

“Keinginan Bapak Bupati adalah agar penggunaan pakaian adat ini dijadwalkan secara rutin, minimal satu kali dalam setiap bulan,” ungkap Juaini.

Saat ini, Pemkab Lombok Timur tengah menyusun ketentuan yang akan dimasukkan dalam e-pairbook. Pedoman tersebut nantinya menjadi acuan, termasuk dalam menentukan hari penggunaan serta bentuk pakaian adat yang akan dikenakan.

Pemerintah daerah menargetkan penyusunan pedoman tersebut dapat dituntaskan pada 31 Agustus 2026. Setelah ketentuan resmi diterbitkan, kebijakan penggunaan pakaian adat diharapkan mulai diterapkan pada September mendatang.

Di tengah rencana tersebut, sejumlah netizen justru menilai penggunaan pakaian adat tidak cukup jika hanya dilakukan sebulan sekali. Mereka mendorong agar ASN bisa mengenakan pakaian adat setidaknya satu kali dalam seminggu, sehingga keberadaan budaya lokal benar-benar terlihat dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya saat seremoni atau peringatan hari tertentu.

Bagi sebagian masyarakat, ASN dinilai memiliki posisi strategis untuk menjadi contoh. Ketika para pelayan publik mengenakan pakaian adat secara rutin, masyarakat, terutama generasi muda, akan semakin akrab dengan identitas budaya daerahnya.

“Kalau bisa jangan sebulan sekali, tapi seminggu sekali. ASN itu bisa menjadi contoh bagi masyarakat. Jangan sampai anak-anak kita lebih hafal budaya luar daripada pakaian adat daerahnya sendiri,” tulis salah seorang netizen.

Komentar lainnya menyebut pelestarian budaya tidak cukup hanya dengan berbicara tentang adat, tetapi harus diwujudkan melalui kebiasaan.

“Budaya tidak akan luntur kalau terus dipakai dan diperkenalkan. Pakaian adat bukan sekadar kain dan model pakaian, tetapi ada identitas, sejarah dan jati diri di dalamnya,” tulis netizen lainnya.

Dorongan tersebut menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya bukan semata-mata tugas budayawan atau pemerintah. Setiap generasi memiliki tanggung jawab untuk menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan dikenal.

Sebab, budaya yang hanya disimpan di lemari lama-kelamaan bisa menjadi kenangan. Sebaliknya, budaya yang dikenakan, diperkenalkan dan dibanggakan akan terus hidup bersama zaman.

Pada akhirnya, pakaian adat bukan hanya tentang apa yang dikenakan di tubuh, tetapi tentang siapa kita dan dari mana kita berasal. Di tengah derasnya perubahan zaman, mengenakan pakaian adat bisa menjadi cara sederhana untuk berkata kepada generasi berikutnya: jangan sampai kita mewariskan kemajuan, tetapi kehilangan jati diri.

Lmun Masbagik, Pancor, knce Lenek kire-kire apa bahase inggris ne ndih🤣Cobak spill nama desa semeton yang bisa pake baha...
21/08/2026

Lmun Masbagik, Pancor, knce Lenek kire-kire apa bahase inggris ne ndih🤣

Cobak spill nama desa semeton yang bisa pake bahasa Inggris😁

Wee kaye, mudahan jelap sehat metonLaka lantas melibatkan rombongan kecimol Megantara di Baypass Lombok Tengah pada Kami...
21/08/2026

Wee kaye, mudahan jelap sehat meton

Laka lantas melibatkan rombongan kecimol Megantara di Baypass Lombok Tengah pada Kamis (20/08/2026). Di mana kendaraan truk yang mengangkut personil dan peralatan kecimol tersebut menabrak trotoar saat menghindari mobil yang sedang putar balik.

Hal itu membuat para personil kecimol yang ada di atas truk terpental keluar dan nyaris dilindas oleh truk yang ditunpanginya. Dilaporkan sebanyak 3 personil kecimol luk4-luk4 dalam insiden tersebut.

👱‍♂️ : Kan Kane Bales?👱🏻‍♀️ : Mf aoq wah panto live gazali bruk👱‍♂️ : Kalah s*k Gazali te wh angkk👱🏻‍♀️ : Lasing ndk bau...
20/08/2026

👱‍♂️ : Kan Kane Bales?
👱🏻‍♀️ : Mf aoq wah panto live gazali bruk
👱‍♂️ : Kalah s*k Gazali te wh angkk
👱🏻‍♀️ : Lasing ndk bau skip lmun Gule Aren no jak
ynk
👱‍♂️ : Anget Gazali bi itoh😡

Angkak kumbek ne penoq ter-gazali nine kane😭
Aneh tadahan jluk wet.

19/08/2026

Empat helikopter Polisi mendarat di Sembalun yang membawa Kapolri, Ketua Komisi 4 DPR RI, Menteri Pertanian dan Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Laguk kn ndek ne arak nyurak ngno “Kapal Endeng Kepeng Ndih”😅

Persiapan datangnya Kapolri ke Sembalun, Dum Truk dilarang melintas di jalar utama yakni Mataram-Labuhan Lombok. Para so...
18/08/2026

Persiapan datangnya Kapolri ke Sembalun, Dum Truk dilarang melintas di jalar utama yakni Mataram-Labuhan Lombok.

Para sopir dum truk diminta untuk melalui jalur alternatif. Berikut mekanismenya dari Satlantas Polres Lombok Timur.

Address

Lombok
83665

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 09:00 - 17:00

Telephone

+6285333735235

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Wet Lotim posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share