Lambe Kawanua Tondano

Lambe Kawanua Tondano šŸ—£ļø Lambe Kawanua Tondano
Berita, cerita & kabar terbaru dari Tondano dan Kawanua Sulut.
⚔ Cepat • Tepat • Fakta
šŸ“ Minahasa, Sulawesi Utara

02/09/2026

Lambang Kemajuan Minahasa ?šŸ¤”

Seorang warga meluapkan kekesalannya saat berada di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Minahasa. Kekecewaan tersebut...
02/09/2026

Seorang warga meluapkan kekesalannya saat berada di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Minahasa. Kekecewaan tersebut berkaitan dengan persoalan sertifikat ganda yang menurut pihak warga hingga saat ini belum mendapatkan penyelesaian dan keadilan.

Dalam luapan emosinya, mengaku merasa sakit hati setelah diduga ditertawakan dan dianggap remeh oleh seorang pejabat saat menyampaikan persoalannya di kantor pelayanan masyarakat tersebut.

Warga juga menyoroti waktu pertemuan yang sebelumnya dijanjikan pada pukul 09.00 WITA. Menurut pengakuan pemohon, pertemuan tersebut molor hampir setengah jam karena harus menunggu pejabat yang disebut masih sarapan, meski waktu tersebut telah memasuki jam kerja.

Situasi tersebut kemudian memicu kekecewaan dan kemarahan. Mereka mempertanyakan ke mana lagi harus mengadu untuk mendapatkan kejelasan serta penyelesaian atas persoalan sertifikat yang mereka sebut sebagai sertifikat ganda.

ā€œDi mana lagi kami harus mengadu dan mendapatkan keadilan?ā€ menjadi ungkapan kekecewaan terhadap proses penyelesaian persoalan tersebut.

Persoalan ini diharapkan dapat memperoleh perhatian dan penjelasan dari pihak BPN Minahasa agar permasalahan yang dikeluhkan warga dapat segera ditindaklanjuti secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

29/08/2026
TONDANO – Putusan bebas murni yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tondano terhadap terdakwa VM dalam pe...
29/08/2026

TONDANO – Putusan bebas murni yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tondano terhadap terdakwa VM dalam perkara Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), dinilai melukai rasa keadilan.

Dalam rilis yang diterima, Kamis (27/8/2026), Jefry Tualangi, SH dan Ronald Lumaya, SH, selaku kuasa hukum korban mengaku kecewa atas putusan Majelis Hakim PN Tondano yang diketuai Iin Fatimah, dengan Hakim Anggota Swanti Novitasari Siboro dan Tito Santano Sinaga.

Putusan bebas murni yang diberikan terhadap terdakwa VM, yang berprofesi sebagai pengacara di Posbakum PN Tondano, disebut menjadi tamparan keras bagi nurani keadilan publik.

Menurut keduanya, di tengah perjuangan panjang meruntuhkan tembok impunitas kekerasan berbasis gender, amarah mendalam layak disuarakan atas vonis yang melepaskan terdakwa dari seluruh tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

ā€œKetukan palu Majelis Hakim PN Tondano yang membebaskan terdakwa yang berprofesi sebagai pengacara di Posbakum Pengadilan Negeri Tondano bukan sekadar penanda berakhirnya persidangan, melainkan simbol runtuhnya rasa keadilan bagi korban,ā€ tulis Jefry Tualangi, SH dan Ronald Lumaya, SH.

Ketukan palu yang seharusnya menjadi instrumen penegakan hukum dan kebenaran tersebut, tambah mereka, kini dipertanyakan keabsahannya.

ā€œApakah palu yang diketuk berdasarkan keyakinan objektif atas fakta persidangan, atau justru digerakkan oleh kekuatan di balik layar dan dugaan transaksi haram,ā€ tambah mereka.

Menurut keduanya, ketika palu keadilan berbunyi untuk melanggengkan impunitas kejahatan seksual, nurani hukum secara mendasar telah dilukai.

Karena itu, jelas dua advokat ini, putusan tersebut memicu indikasi kuat adanya dugaan keberpihakan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tondano terhadap terdakwa. Persidangan yang seharusnya menjadi ruang obyektif membedah kebenaran, justru dinilai memperlihatkan sikap hakim yang menutup mata dari fakta kejahatan serta mengabaikan suara, bukti, dan penderitaan korban.

Dikatakan, pengabaian substansial yang sarat kejanggalan ini memunculkan kecurigaan publik bahwasanya diduga kuat terdapat praktik gratifikasi di balik panggung peradilan demi meloloskan terdakwa.

Secara khusus, mereka meminta Badan Pengawasan Mahkamah Agung (MA) segera memeriksa kembali seluruh berkas perkara TPKS ini dan membuka kembali rekaman proses persidangan.

ā€œSebab, dalam pertimbangan hukum putusan bebas murni yang menguntungkan terdakwa tersebut, diduga banyak keterangan yang dimanipulasi dan disajikan tidak sesuai dengan fakta persidangan yang sebenarnya,ā€ ungkap keduanya.

Misalnya saja, keterangan saksi verbal lisan yang merupakan penyidik, dimuat tidak sesuai dengan fakta persidangan.

ā€œDalam putusan yang dikeluarkan, keterangan saksi ditulis ā€˜Bahwa sebelumnya perkara ini belum siap dihadirkan’. Padahal pada fakta persidangan saksi verbal lisan tidak pernah menyampaikan hal seperti itu,ā€ papar mereka.

Menurut Jefry dan Ronald, Majelis Hakim PN Tondano yang menangani perkara ini harus dievaluasi dan diperiksa secara menyeluruh, tidak hanya oleh Komisi Yudisial atas dugaan pelanggaran etik berat, tetapi juga aparat penegak hukum serta KPK diminta turun tangan mengusut tuntas dugaan gratifikasi dan tindak pidana korupsi peradilan.

Selain itu, pengacara korban meminta kepada Kejaksaan Agung dan Mahkamah Agung untuk melaksanakan supervisi dan eksaminasi terkait perkara Tindak Pidana Kekerasan Seksual yang diputus bebas tersebut.

JPU Kejaksaan Negeri Minahasa juga dituntut lebih tegas dan wajib segera mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK). Sementara Bawas MA, Komisi Yudisial, KPK dan lembaga pengawas terkait diminta membongkar dugaan manipulasi serta transaksi haram ini demi mengembalikan keadilan bagi korban.

29/08/2026

WATULANEY Mantap🫔

Ini baru MANTAPšŸ‘ Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Komunitas SSAC Turun Tangan Benahi Jalan Antara Eris - WatulaneyKom...
29/08/2026

Ini baru MANTAPšŸ‘ Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Komunitas SSAC Turun Tangan Benahi Jalan Antara Eris - Watulaney

Komunitas Slick Stone Auto Club (SSAC) yang berada di Desa Watulaney, Kecamatan Lembean Timur, Kabupaten Minahasa, mengambil inisiatif melakukan perbaikan secara swadaya terhadap akses jalan penghubung Desa Eris–Desa Watulaney yang kondisinya semakin rusak.

Menurut komunitas SSAC, kerusakan jalan tersebut sebenarnya berada di wilayah Desa Eris. Berbagai upaya dan informasi mengenai kondisi jalan telah disampaikan sebelumnya, namun hingga kini belum terlihat adanya pergerakan perbaikan dari pihak terkait.

Memasuki musim panas, akses jalan tersebut masih dapat dilalui kendaraan. Namun, ketika hujan turun, kondisi jalan menjadi semakin sulit dilalui, khususnya bagi pengendara kendaraan roda empat.

Melihat kondisi tersebut, anggota SSAC memilih untuk turun langsung melakukan perbaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan pengguna jalan yang setiap hari memanfaatkan akses tersebut.

SSAC juga berharap kegiatan ini dapat menjadi perhatian pemerintah dan pihak terkait agar perbaikan jalan Eris–Watulaney dapat dilakukan secara lebih permanen dan menyeluruh.

Komunitas Slick Stone Auto Club sendiri telah ada sejak dahulu dan diwariskan oleh para pendahulu di Desa Watulaney, kemudian kembali dikembangkan oleh generasi saat ini dengan berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.

Admin Minta Maaf Tanta/Oma nešŸ™Admin cuma mo bilang, mancari boleh mar musti Tau diri katu😁Karena itu tempat pelayanan Pu...
29/08/2026

Admin Minta Maaf Tanta/Oma nešŸ™
Admin cuma mo bilang, mancari boleh mar musti Tau diri katu😁
Karena itu tempat pelayanan Publik kong masih baru, masa so hiasi Deng tu bagitu😢
For Pemerintah, INI ADA PERNYATAAN BAHWA PEMERINTAH YANG KASE IJIN BAJUAL SITUšŸ¤”
APA BENAR ??
BAGIMANA MENURUT MASYARAKAT ?

Menurut Ngoni Bagimana ?🫣
29/08/2026

Menurut Ngoni Bagimana ?🫣

Sorot Kinerja Camat Tondano Timur dan Lurah Kiniar, Warga Kecewa Sampah Saluran Malah Dibuang ke Halaman Rumah​Aksi kerj...
29/08/2026

Sorot Kinerja Camat Tondano Timur dan Lurah Kiniar, Warga Kecewa Sampah Saluran Malah Dibuang ke Halaman Rumah
​Aksi kerja bakti pembersihan saluran air yang seharusnya menciptakan lingkungan bersih dan sehat di Kelurahan Kiniar, Kecamatan Tondano Timur, justru memicu kekecewaan mendalam bagi masyarakat setempat. Pasalnya, sampah dan lumpur hasil pengerukan saluran air bukannya diangkut menggunakan armada ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), melainkan secara sembarangan dibuang dan ditumpuk di halaman rumah milik warga sekitar.
​Kejadian ini memantik gelombang protes dari warga yang menilai pelaksanaan kerja bakti pengangkutan sampah tersebut dilakukan secara asal-asalan tanpa memikirkan kerugian pemilik rumah. Masyarakat sangat menyayangkan tidak adanya penanganan kotoran yang tuntas, sehingga material limbah berbau menyengat justru mencemari pekarangan rumah warga yang semula bersih dan tertata rapi.
​Lemahnya pengawasan dari jajaran pemerintah wilayah setempat menjadi fokus utama kritik dalam insiden ini. Masyarakat menilai Camat Tondano Timur dan Lurah Kiniar kurang memantau jalannya kegiatan di lapangan secara langsung. Warga menyoroti gaya kepemimpinan yang dinilai hanya duduk diam dan sebatas memberikan instruksi kepada bawahan tanpa turun memastikan hasil pekerjaan dijalankan sesuai standar operasional yang benar.
​Menanggapi persoalan tersebut, masyarakat berharap Bupati dan Wakil Bupati Minahasa tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah tegas. Pimpinan daerah didesak untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pola kerja serta kinerja Camat Tondano Timur dan Lurah Kiniar, agar kelalaian pengawasan yang merugikan masyarakat seperti ini tidak kembali terulang di kemudian hari.
​Warga menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan sosok pemimpin yang hadir, responsif, serta bertanggung jawab penuh atas kondisi wilayahnya, bukan sekadar pejabat yang pasif di balik meja. Langkah evaluasi mendalam dari Pemkab Minahasa diharapkan dapat membawa perbaikan nyata dalam standar pelayanan publik serta tata kelola kebersihan lingkungan di Kabupaten Minahasa.

Cuaca panas berkepanjangan membuat debit air di IPA Makalonsow dan IPA Tounsukun menurun hingga 70 persen. Kondisi ini b...
21/08/2026

Cuaca panas berkepanjangan membuat debit air di IPA Makalonsow dan IPA Tounsukun menurun hingga 70 persen. Kondisi ini berdampak pada distribusi air di wilayah Tondano Timur, bahkan operasional IPA kini dibatasi sekitar 4 jam per hari.

Jika panas terus berlanjut, distribusi air berpotensi dilakukan secara bergiliran. PDAM mengimbau masyarakat menghemat dan menggunakan air secara bijak demi menjaga ketersediaan air.

Address

Manado

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Lambe Kawanua Tondano posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share