Soxio.Id

Soxio.Id Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Soxio.Id, Advertising/Marketing, Jalan Menjangan III No. 5, Pondok Ranji, Kec. Ciputat Timur, Tangerang.

Pakaian memang merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia. Tidak heran jika industri fashion di dunia seperti tidak ad...
05/01/2023

Pakaian memang merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia. Tidak heran jika industri fashion di dunia seperti tidak ada matinya. Tapi tidak hanya brand internasional, brand pakaian lokal Indonesia juga patut diperhitungkan lho, Beautynesian. Seperti kelima brand fashion terkenal berikut ini, sebagian dari kamu mungkin mengira mereka adalah brand luar negeri! Cek yuk apa saja!

Hammer

Brand yang satu ini sudah ada sejak tahun 1987 lho, Beautynesian. Dengan tersebarnya lebih dari 200 store Hammer di Indonsia, tidak diragukan lagi bahwa Hammer merupakan salah satu brand paling populer di Indonesia. Selain desain yang casual, Hammer memiliki kualitas produk yang baik sehingga bisa bertahan dan tetap diminati oleh masyarakat.

Minimal

Minimal pertama kali muncul pada tahun 2002, hingga saat ini Minimal sudah memiliki kurang lebih 75 store yang tersebar di 22 provinsi dan 33 kota di Indonesia. Minimal memiliki beberapa exclusive line, yang pertama adalah Minimal Gold yang diluncurkan pada tahun 2012 dan hanya terdapat di store tertentu. Kemudian Minimal juga melunculkan Minimal Basic, Minimal Denim, Tres Jolie by Minimal and Minimal Man.

Gaudi

Brand yang pertama kali membuka store pada tahun 2004 ini memiliki slogan “don’t have to be rich to be fabulous”. Gaudi dirintis oleh dua orang sahabat yaitu Nathalia Napitupulu dan Janet Dana. Keduanya memang terinspirasi dari fashion internasional, namun tetap tidak mengabaikan fashion lokal sehingga membuat produk mereka banyak diminati konsumen.

The Executive

Brand pakaian lokal Indonesia yang terkenal selanjutanya adalah The Executive, Brand ini mulai diperkenalkan pada tahun 1984, tetapi sebenarnya sudah dirintis sejak tahun 1979 dan sebelumnya menggunakan brand WOOD dan John Far. The Executive awalnya hanya memproduksi celana pria, tetapi sekarang sudah berkembang dan menyediakan fashion formal untuk pria dan juga wanita. Cocok banget nih untuk kamu para executive muda!

Lea

Siapa yang tidak mengenal merek jeans yang satu ini? Sebagian dari kamu mungkin juga berpikir bahwa Lea merupakan brand asal luar negeri. Lea jeans yang sudah dipasarkan mulai tahun 1973 ini memang pertama kali justru di pasarkan di luar negeri terlebih dahulu setelah itu baru dipasarkan di Indonesia pada tahun 1978. Hal ini dilakukan sebagai strategi pasar karena orang-orang cenderung lebih tertarik pada barang impor.

Untuk menjadi pengusaha sukses, dibutuhkan jerih payah dan waktu, serta kemampuan mengeksekusi visi dan target dalam mer...
05/01/2023

Untuk menjadi pengusaha sukses, dibutuhkan jerih payah dan waktu, serta kemampuan mengeksekusi visi dan target dalam meraih hasil. Ada banyak kisah inspiratif dari para pengusaha sukses di dunia maupun Indonesia yang menggambarkan perjuangan mereka.

Dari kisah-kisah yang tersedia itu, bisa disimpulkan bahwa menjadi seorang pengusaha sukses tidak bisa terjadi dalam waktu singkat atau instan. Kesuksesan dalam dunia usaha itu berpotensi diraih bagi mereka yang siap bekerja keras dan terus mengasah keterampilan wirausaha.

Skenario berwirausaha setiap orang memang dibangun dengan cara dan jalan yang berbeda-beda, namun semua pengusaha sukses harus siap menghadapi kegagalan, kritik, dan harus terus belajar serta memperbaiki diri.

Bagi Anda yang saat ini punya niat atau sedang menjalankan sebuah bisnis, berikut beberapa tips untuk menjadi seorang pengusaha sukses. Berikut tips-tips nya

1. Mulai dari yang Kecil
Tidak sedikit pengusaha sukses saat ini memulai bisnis mereka dari skala yang kecil. Memulai dari bisnis kecil memungkinkan Anda untuk bisa belajar terlebih dahulu. Meski memulai dari yang kecil, tips awal menjadi pengusaha sukses ini tetap memerlukan strategi.

Anda bisa menyusun strategi untuk produk atau jasa yang Anda tawarkan, kemudian bisa membangun relasi dan pelanggan setia. Bisnis yang Anda jalankan bisa tumbuh dan berkembang dari sana. Sederhananya, untuk menjadi pengusaha sukses, Anda harus bisa membuat langkah strategis kecil yang berdampak besar.

2. Menantang Diri Sendiri, Mengambil Risiko, dan Percaya Diri
Untuk menjadi pengusaha sukses, Anda harus siap menghadapi tantangan. Tantangan di dalam diri sendiri maupun dari lingkungan. Terlebih dahulu Anda harus menantang diri sendiri sehingga mendorong untuk tetap bersemangat dalam menghadapi perkembangan yang terjadi. Seorang pengusaha harus gesit dalam mencari tantangan berikutnya untuk menghadapi apa yang menjadi visi Anda.

Menjadi pengusaha sukses pun harus berani mengambil resiko sehingga berkeinginan untuk mendapatkan hal-hal baru. Mengambil keputusan dengan mempertimbangkan resiko terkecil dari pilihannya adalah hal yang perlu Anda biasakan dan ini merupakan salah satu cara menjadi pengusaha sukses.

Aspek pengambilan risiko ini perlu didukung oleh rasa percaya diri. Kemampuan ini juga akan meningkatkan intuisi yang bergantung pada kebijakan dalam mengambil keputusan. Percaya akan kemampuan diri Anda akan menghilangkan rasa ketidakpastian yang seringkali menjadi ketakutan pengusaha di awal memulai berwirausaha.

3. Mengembangkan Rencana Bisnis
Untuk menjadi pengusaha sukses, menyusun rencana bisnis menjadi aspek penting. Rencana bisnis bisa membantu Anda mewujudkan ide-ide yang Anda miliki dan membantu Anda membayangkan bagaimana bisnis Anda akan dioperasikan.

Rencana bisnis Anda setidaknya harus menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

Apa produk atau layanan Anda? Apa prioritas Anda?
Di mana Anda akan menjalankan bisnis Anda? Di mana Anda ingin berada dalam lima tahun?
Kapan bisnis Anda akan beroperasi?
Mengapa orang harus membeli produk/jasa Anda?
Siapa segmen sasaran Anda? Siapa pesaing Anda?
Bagaimana operasi sehari-hari dijalankan? Bagaimana Anda akan menghadapi keadaan darurat yang tidak terduga?
Pertanyaan di atas hanya contoh kecil dari pertanyaan untuk memulai brainstorming Anda. Semakin banyak pertanyaan yang bisa Anda jawab, semakin jelas arah dari bisnis yang Anda jalankan.

4. Membangun Tim yang Baik
Di balik setiap pengusaha sukses ada tim yang bisa diandalkan dan kompeten. Baik itu akuntan yang terampil hingga tim produksi yang andal. Mengingat penjualan adalah sumber kehidupan setiap bisnis, sangat disarankan untuk mempekerjakan seseorang yang bisa menghasilkan pendapatan dengan meningkatkan penjualan atau membuat proses penjualan menjadi lebih efisien.

Kunci dari menjadi pengusaha sukses adalah merekrut orang-orang terbaik untuk membantu Anda mencapai tujuan Anda, tetapi yang lebih penting adalah orang-orang tersebut memiliki visi yang sama dengan Anda. Setiap rekan tim mungkin memiliki keahlian yang berbeda-beda, tetapi seluruh tim harus selalu berada di arah yang sama tentang visi dan nilai-nilai perusahaan.

5. Membangun Jaringan
Jangan takut untuk mencari bantuan menjadi salah satu tips menjadi pengusaha sukses. Dengan mencari relasi, Anda berpotensi mendapatkan bantuan untuk mengembangkan bisnis yang sedang dijalankan.

Selain bertemu atau mencari langsung, Anda juga bisa memanfaatkan platform online seperti LinkedIn. Anda bisa memulai percakapan dengan orang baru atau membangun jaringan dengan mereka. Ini mungkin tampak tidak menyenangkan dan canggung pada awalnya, tetapi semakin Anda melakukannya akan semakin mudah.

Membangun jaringan juga memungkinkan Anda menjaga hubungan bisnis jangka panjang. Kemampuan Anda untuk memelihara hubungan kerja jangka panjang dengan wirausahawan yang berpikiran sama dalam industri ini akan menjadi salah satu faktor kunci dalam kesuksesan bisnis jangka panjang.

Hubungan bisnis juga mencakup akses ke keuangan. Setiap pengusaha menginginkan kesempatan terbaik untuk melihat proposisi bisnis mereka menjadi perusahaan yang mapan. Ini berarti para wirausahawan harus memiliki kemampuan berinvestasi yang tinggi. Membina hubungan baik dengan investor, pemodal ventura, investor swasta, dan bahkan bank,

6. Mengembangkan Diri
Tips menjadi pengusaha sukses selanjutnya adalah terus mengembangkan diri. Setiap pengusaha sukses membutuhkan kelincahan bisnis, dengan kemampuan untuk belajar dan beradaptasi dengan metode, proses atau teknologi baru yang dapat membuat bisnis mereka lebih kuat dan efisien.

Kebutuhan pasar selalu dinamis: dunia bisnis dan konsumen selalu berubah dan apa yang berhasil bertahun-tahun, bahkan berbulan-bulan yang lalu mungkin tidak akan berfungsi lagi keesokan harinya. Pengusaha sukses tidak akan gegabah untuk menerima ketika ada peluang baru untuk meningkatkan penawaran dan lebih memenuhi kebutuhan pelanggan dan pasar secara keseluruhan.

Penjelasan di atas adalah beberapa tips untuk menjadi seorang pengusaha sukses. Aspek lain yang tak kalah penting dalam berbisnis adalah melakukan investasi. Investasi bisnis perlu dilakukan untuk bisnis jangka panjang dan keberlangsungan usaha Anda. Tujuan dari melakukan investasi pada bisnis adalah agar bisnis Anda dapat bertahan lama dan juga menjadi besar.

Pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia semakin bertambah setiap tahunnya. Menurut data dari Kementer...
05/01/2023

Pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia semakin bertambah setiap tahunnya. Menurut data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, saat ini pelaku UMKM di Tanah Air mencapai angka 60 juta. Jumlah tersebut diprediksi terus bertambah seiring dengan kemajuan teknologi dan potensi sumber daya manusia yang semakin berkembang.

Tingginya pertumbuhan UMKM memberikan angin segar bagi perekonomian di Indonesia, salah satunya dengan berhasil membuka banyak lapangan kerja baru. Namun bukan berarti pertumbuhan pesat tersebut lepas dari permasalahan. Berbagai permasalahan UMKM yang ada justru membuatnya kalah bersaing, jalan di tempat, hingga gulung tikar.

Apa Itu UMKM?
Sebelum kita membahas lebih lanjut apa saja permasalahan UMKM yang sering ditemui di Indonesia, ada baiknya kita membahas apa itu UMKM dan klasifikasinya.

Menurut Undang-Undang No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro Kecil Menengah, UMKM bisa dibedakan berdasarkan jumlah aset dan total omzet penjualannya. Untuk lebih memahaminya lebih lanjut, yuk lihat penjelasannya di bawah ini:

1. Kategori Usaha Mikro
Klasifikasi ini merupakan usaha produktif yang dimiliki oleh perorangan dan/atau badan usaha perorangan, dengan karyawan kurang dari 4 orang, aset hingga Rp50 juta, dan omzet penjualan tahunan mencapai Rp300 juta.

2. Kategori Usaha Kecil
Ciri-ciri UMKM yang termasuk kategori usaha kecil adalah memiliki karyawan berkisar 5-19 orang, kekayaan bersih kisaran Rp50 juta-Rp500 juta, dan omzet per tahun berkisar Rp300 juta-Rp2,5 miliar.

3. Kategori Usaha Menengah
Cakupan UMKM usaha menengah semakin lebih besar, dengan karyawan berjumlah antara 20-99 orang, aset antara Rp500 juta-Rp10 miliar, dan omzet penjualan antara Rp2,5-50 miliar.

4. Kategori Usaha Besar
Usaha ekonomi produktif ini memiliki jumlah karyawan lebih dari 100 orang dengan aset lebih dari Rp10 miliar dan omzet tahunan lebih dari Rp50 miliar.

Apa Saja Permasalahan UMKM yang Sering Terjadi di Indonesia?
Dari sekian banyak permasalahan UMKM yang terjadi di Indonesia, 4 permasalahan di bawah ini yang paling sering ditemui. Namun, jangan Anda jadikan permasalahan ini sebagai penghalang melainkan sebuah tantangan yang harus dilalui demi kelangsungan usaha Anda sendiri.

Yuk, kita simak bersama apa saja permasalahan UMKM yang umum terjadi di Indonesia beserta dengan solusinya:

1. Permasalahan UMKM Paling Klasik adalah Soal Modal
Permasalahan UMKM yang paling sering ditemui adalah modal yang terbatas. Para pelaku UMKM mungkin saja memiliki banyak ide bisnis untuk mengembangkan usahanya, namun harus terhenti karena tidak adanya modal tambahan. Jika ditelusuri ke belakang, banyak pelaku UMKM yang kesulitan untuk mendapatkan modal tambahan dari lembaga keuangan dikarenakan banyaknya persyaratan yang belum terpenuhi. Hal ini senada dengan hasil survei yang dilakukan oleh Pricewaterhouse Coopers, yang mana 74% UMKM di Indonesia belum mendapatkan akses pembiayaan.

Perkembangan teknologi memberikan solusi baru bagi pelaku UMKM dalam mendapatkan modal tambahan. Sebut saja kehadiran teknologi finansial (fintech) melalui sistem urunan dana atau yang dikenal dengan istilah crowdfunding. Cara pendanaan baru ini menjadi tantangan bagi pelaku UMKM dalam meyakinkan khalayak umum untuk mendanai usaha mereka.

Crowdfunding sendiri dibagi menjadi dua, yaitu reward dan equity. Sistem crowdfunding berbasis reward mirip dengan bentuk sponsor, yang mana seseorang berminat untuk mendanai usaha Anda kemudian Anda menawarkan berbagai jenis imbalan. Sistem reward ini tidak mengharapkan keuntungan finansial.

Sedangkan yang kedua merupakan crowdfunding berbasis equity yang mirip dengan investasi konvensional dalam bentuk saham yang sifatnya profit sharing. Investor yang tertarik untuk meminjamkan modal akan mendapatkan saham perusahaan sekaligus mendapatkan keuntungan perusahaan sesuai dengan banyaknya saham mereka di perusahaan tersebut.

Meski begitu, Anda sebagai pelaku UMKM juga perlu memperhatikan berbagai persyaratan ketika ingin mengajukan dana di lembaga crowdfunding, salah satunya untuk besaran bunga pinjaman. Selain itu, pastikan jika lembaga crowdfunding yang Anda pilih sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar lebih aman. Ditambah lagi OJK baru saja menerbitkan peraturan terkait layanan urun dana pada 31 Desember 2018 lalu dalam Peraturan OJK No. 37/POJK.04/2018.

2. Permasalahan UMKM Juga Lahir dari Banyaknya Pelaku UMKM yang Masih Gagap Teknologi
Familiar dengan istilah gagap teknologi atau yang sering disingkat dengan gaptek? Ya, istilah ini merupakan sebutan bagi individu yang tidak tahu-menahu tentang kemajuan teknologi serta tidak bisa mengoperasikannya. Kondisi gagap teknologi ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya kondisi ekonomi, kondisi lingkungan, lokasi wilayah, dan lain sebagainya.

Lalu, apa kaitannya antara gagap teknologi dengan permasalahan UMKM? Perkembangan teknologi yang terjadi sekarang ini melahirkan geliat ekonomi digital yang justru membawa banyak manfaat bagi pelaku UMKM, tidak hanya dalam memasarkan produknya tetapi juga memudahkan proses produktivitas para pelaku UMKM. Kehadiran saluran marketplace dan media sosial membuka peluang bagi pelaku UMKM dalam mengenalkan produk mereka ke ranah yang lebih luas. Selain itu, produktivitas pegiat UMKM semakin lebih mudah dan efisien berkat adanya perkembangan teknologi, mulai dari melakukan pembukuan secara digital, membayar pajak melalui sistem aplikasi, dan lain-lain.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, salah satu faktor yang menjadi kendala adalah tidak meratanya penyebaran informasi di Tanah Air yang menyebabkan munculnya virus gaptek ini. Selain itu, generation gap antara pelaku UMKM yang diwakilkan oleh generasi X dan pelaku UMKM dari generasi milenial melahirkan jarak soal permasalahan UMKM ini.

Ada baiknya pelaku UMKM di usia muda turut mengajarkan atau memberikan penyuluhan terkait teknologi terkini terhadap pelaku UMKM di usia senior. Mereka yang lebih tua juga diharapkan tidak segan untuk bertanya mengenai update terkini di dunia bisnis.

3. Kurangnya Inovasi Jadi Permasalahan UMKM yang Tidak Bisa Terelakkan
Jumlah UMKM di Tanah Air yang terus bertambah bagai 2 sisi mata uang. Di satu sisi, geliat masyarakat Indonesia yang tinggi dalam membuat bisnis sendiri sangat baik dalam membantu mendorong perekonomian nasional. Di sisi lain, banyak juga yang mendirikan usaha hanya karena ikut-ikutan tren atau latah.

Alasan terakhir inilah yang membuat banyak pelaku UMKM jalan di tempat dalam mengembangkan usahanya karena minimnya inovasi. Akhirnya banyak usaha yang hanya bertahan selama 1-2 tahun, kemudian bangkrut karena produk atau jasa yang ditawarkan tidak kuat atau kalah bersaing. Banyak pelaku UMKM di Indonesia yang hanya menjalankan bisnis berdasarkan ikut-ikutan tanpa melihat potensi diri yang dimilikinya.

Tidak mengherankan jika produk UMKM lokal yang berhasil menembus pasar internasional terbilang masih sedikit. Jika dibandingkan dengan produk sejenis dari negara luar, produk UMKM Indonesia kalah saing baik dari segi kualitas dan harga. Produk yang lahir dari latah atau ikut-ikutan tren ini tidak muncul dari konsep yang matang dan memiliki kemiripan satu sama lain dengan produk sejenis. Di awal, permintaan dan barang ditawarkan sama-sama banyak, namun lama-kelamaan permintaan menjadi turun karena konsumen yang sudah bosan dengan barang sejenis.

Untuk itu, pelaku UMKM diharapkan mampu untuk berpikir kritis sekaligus inovatif dalam memproduksi barang dan jasa. Meski barang yang ditawarkan sejenis, tetapi jika masing-masing memiliki perbedaan yang signifikan membuat konsumen mempunyai banyak pilihan. Pelaku UMKM dapat melakukan riset terhadap perilaku konsumen sekaligus trial and error untuk mengetahui formula yang tepat bagi produk yang dihasilkan. Perkembangan teknologi yang ada juga membuka peluang bagi Anda untuk mengikuti pelatihan atau workshop yang bermanfaat bagi kelangsugan usaha Anda. Selain memperhatikan kualitas produk, peningkatan layanan juga penting untuk diperhatikan terutama bagi pelaku UMKM di bidang jasa.

Karena inovasi justru terlahir tidak dengan sendirinya, melainkan melalui sebuah proses panjang yang membuahkan hasil yang manis.

4. Permasalahan UMKM Lainnya Terkait Urusan Perizinan
Tahukah Anda, bahwa banyak UMKM di Indonesia yang belum memiliki badan hukum yang jelas? Tidak adanya izin usaha resmi mendatangkan efek domino bagi pelaku UMKM karena akan menghambat laju usaha mereka sendiri, salah satunya saat ingin mengajukan modal. Sehingga sulit bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha mereka menjadi lebih besar lagi.

Untuk itu, sebaiknya Anda sudah mengantongi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang diterbitkan berdasarkan domisili usaha. Keberadaan SIUP penting dimiliki oleh pelaku UMKM agar usaha yang dijalankan memiliki bukti yang sah dari pemerintah. Perihal SIUP diatur oleh pemerintah dalam Peraturan Menteri Perdagangan No. 46/2009 tentang Perubahan Atas Permendag No. 36/2007 mengenai Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan.

SIUP dibagi menjadi 4 jenis berdasarkan skala usaha yang dijalankan, yaitu:

SIUP Mikro termasuk kategori usaha sangat kecil atau mikro dengan modal usaha dan kekayaan bersih tidak lebih dari Rp50 juta dan tidak termasuk tanah serta bangunan tempat usaha.
SIUP Kecil memiliki cakupan modal dan kekayaan bersih antara Rp50 juta sampai dengan Rp500 juta serta tidak termasuk tanah dan tempat usaha.
SIUP Menengah dimiliki bagi pelaku UMKM dengan modal dan kekayaan bersih antara Rp500 juta sampai dengan Rp10 miliar serta tidak termasuk tanah dan tempat usaha.
SIUP Besar merupakan kategori terakhir yang wajib memiliki SIUP karena modal dan kekayaan bersihnya lebih dari Rp10 miliar dan tidak termasuk tanah serta bangunan tempat usaha.


Untuk bisa mendapatkan SIUP, Anda bisa mengajukan secara online maupun offline. Jika ingin mengurus secara online, akses melalui situs resmi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Dinas PM & PTSP) masing-masing daerah. Kemudian cari informasi seputar SIUP yang sesuai dengan skala usaha Anda. Jika ingin mengurus secara offline, Anda bisa mendatangi langsung kantor pelayanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Tingkat II di masing-masing kabupaten atau kotamadya Anda.

Kamu ingin tahu tren media sosial di tahun 2023 agar bisa selalu tetap up to date dan gak ketinggalan zaman? Kalau iya, ...
05/01/2023

Kamu ingin tahu tren media sosial di tahun 2023 agar bisa selalu tetap up to date dan gak ketinggalan zaman? Kalau iya, yuk cari tahu tren media sosial di tahun 2023 di bawah ini.

Setiap tahunnya pengguna media sosial terus meningkat dan terus berkembang. Melansir dari Media Tool Kit, pada tahun 2022 jumlah pengguna aktif media sosial mencapai 4,74 miliar. Hal ini mengalami peningkatan sebesar 4,2% dibandingkan pada tahun 2021. Selain itu, hal ini berarti bahwa kurang lebih 59,3% populasi dunia aktif di media sosial. Tahun depan, para ahli memperkirakan bahwa jumlah pengguna media sosial akan semakin meningkat.



Tren Media Sosial Tahun 2023
Salah satu faktor yang menyebabkan pengguna media sosial meningkat adalah karena pada tahun 2020 pandemi COVID 19 mulai muncul. Saat itulah banyak orang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dan menghibur diri dengan bermain media sosial. Hal inilah yang membuat pengguna media sosial terus meningkat. Menariknya, meningkatnya pengguna media sosial ini bisa kamu manfaatkan dengan sebaik mungkin untuk meningkatkan penjualan produk atau jasa. Nah, untuk semakin meningkatkan produk atau jasa, jangan lupa juga untuk mengikuti beberapa tren media sosial di tahun 2023, berikut ini ya:

1. Buat konten yang orisinal
Terlepas dari konten video yang terus muncul dalam daftar tren selama beberapa tahun terakhir, keaslian suatu konten merupakan salah satu kunci keberhasilan suatu konten. Karena hal ini dinilai bisa menarik lebih banyak pelanggan. Oleh karena itu, untuk kamu yang sedang mengelola suatu media sosial, baik untuk tujuan pemasaran produk atau jasa, maupun untuk kebutuhan pribadi, jangan lupa untuk selalu menjaga keaslian suatu konten.

Beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga keaslian suatu konten adalah dengan menggunakan foto, video, atau caption yang diproduksi sendiri. Kalaupun kamu mengambil gambar media sosial atau website tertentu, jangan lupa untuk mencantumkan sumbernya ya. Karena kalau tidak, kamu bisa dituduh melakukan plagiarisme.

2. Media sosial sebagai alternatif e-commerce
Melansir dari Media Tool Kit, di tahun 2023 media sosial akan semakin populer sebagai tempat produk pemasaran produk atau jasa. Sebenarnya fenomena yang satu ini sudah sangat terlihat sejak tahun 2022. Namun, para ahli media sosial menduga bahwa tren yang satu ini akan semakin menjamur di tahun 2023. Dua platform media sosial yang dinilai akan semakin menarik banyak pelanggan adalah Facebook Shop dan Instagram Storefront. Hal ini karena Facebook dan Instagram merupakan dua platform yang mempelopori terjadinya proses jual beli di media sosial. Selain itu, media sosial bahkan diduga akan sedikit ‘menggeser’ peran e-commerce dalam menjual suatu produk atau jasa.

3. Media sosial sebagai customer service
Beberapa tahun kebelakang, customer service mungkin hanya bekerja melalui telepon atau secara langsung. Namun, di tahun 2023 mendatang, customer service diperkirakan akan lebih banyak berperan di media sosial. Hal ini karena sekarang banyak orang yang lebih memilih menghubungi di media sosial, dibandingkan harus menelepon atau mengirimkan pesan. Sebagai penjual produk atau jasa, kamu juga bisa memanfaatkan hal ini dengan memaksimalkan fungsi customer service di media sosial. Karena hal ini secara tidak langsung bisa bermanfaat untuk meningkatkan penjualan produk atau jasa, serta memudahkanmu untuk mendapatkan pelanggan setia.

4. Micro influencer dinilai akan lebih efektif dibandingkan influencer
Micro influencer adalah influencer yang memiliki follower antara 1.000 hingga 100.000. Di tahun 202 diperkirakan bisa lebih memengaruhi orang untuk membeli suatu produk atau jasa. Hal ini karena micro influencer dinilai bisa lebih objektif dalam mereviu dan mempromosikan suatu produk atau jasa. Selain itu, micro influencer juga biasanya memiliki tarif lebih murah dibandingkan influencer yang sudah memiliki nama besar. Jadi, kamu bisa mendapatkan keuntungan yang besar dengan menyisihkan sedikit budget.

5. Buat video dengan durasi yang singkat
Tidak bisa dipungkiri memang, konten dalam bentuk video saat ini memang sangat populer. Karena konten dalam bentuk video biasanya bisa lebih menarik untuk generasi Z (kelahiran tahun 1996-2009) yang saat ini tergolong dalam pengguna media sosial yang paling banyak. Oleh karena itu, yuk mulai sekarang biasakan untuk membuat konten dalam bentuk video. Video ini bisa kamu masukkan dalam beberapa platform media sosial, seperti Facebook, Twitter, dan LinkedIn. Selain itu, jangan lupa juga untuk membuat video dengan durasi yang singkat, namun padat dengan informasi penting.

6. Media sosial sebagai sarana membangun komunitas
Jika kamu berpikir komunitas online hanya bisa dibangun melalui social messenger seperti WhatsApp atau Telegram, kamu tidak sepenuhnya benar. Karena di tahun 2023, media sosial akan menjadi salah satu medium atau wadah untuk membangun komunitas, darimulai komunitas profesional seperti komunitas karyawan startup hingga komunitas olahraga. Beberapa media sosial yang dinilai akan menjadi medium untuk membangun komunitas adalah Twitter, Instagram, dan Facebook. Meskipun saat ini Twitter dan Facebook sudah memiliki medium untuk membangun komunitas, kedepannya Twitter dan Facebook akan semakin mengembangkan fitur yang sudah ada tersebut.

In one... two... wait for it...
10/12/2022

In one... two...

wait for it...

We are here
10/12/2022

We are here

Address

Jalan Menjangan III No. 5, Pondok Ranji, Kec. Ciputat Timur
Tangerang
15412

Telephone

+6281287955765

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Soxio.Id posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Soxio.Id:

Share