01/09/2022
BURUNG CENDRAWASIH – TAKSONOMI, HABITAT, SEBARAN POPULASI & 21 JENIS BIDADARI PAPUA
-------------------------------------------------------------______________________________________
Pesona dan eksotisme wilayah papua bagian timur meliputi panorama alam, adat budaya, serta flora dan fauna sungguh sangat memukau. Bahkan kawasan ini dijuluki.
Cendrawasih adalah burung yang menyandang status sebagai “Bird of Paradise” atau burung dari surga karena keindahannya yang diibaratkan turun dari surga,
Daftar Isi
Mengenal Burung Cendrawasih
Burung Cendrawasih adalah kelompok burung yang masuk dalam anggota keluarga Paradisaeidae dan ordo Passeriformes. Jenis burung ini dapat ditemukan di Pulau Papua, kepulauan Maluku, kepulauan Selat Torres, Papua Nugini hingga Australia bagian timur.
Secara lebih spesifik, Cenderawasih dari famili Paradisaeidae memiliki keunikan yaitu burung jantan mempunyai bulu yang panjang dan pola rumut yang tumbuh di bagian sayap, kepala dan paruhnya.
Sedangkan Burung Cendrawasih yang terkenal contohnya adalah jenis Cendrawasih Buning Besar Burung ini dulunya diperdagangkan oleh masyarakat pribumi Papua kepada orang-orang Eripa dengan membuang sayap dan kakinya agar bisa dijadikan hiasan. Dari perlakukan inilah spesies ini memiliki nama ilmiah “apoda” atau tanpa kaki.
Cendrawasih Papua
Oleh masyarakat Papua, Burung Cenderawasih dianggap sebagai titisan dari surga. Keelokan warna-warna bulunya yang begitu indah pasti membuat orang terpukau ketika melihatnya. Berdasarkan arti nama atau etimologinya, Cendrawasih merupakan gabungan dari dua kata, yaitu “cendra” yang berarti dewa atau dewi dan “wasih” yang berarti utusan.
Ukuran burung Cenderawasih mulai dari Cenderawasih raja pada 50 gram dan 15 cm hingga Cenderawasih paruh-sabit Hitam pada 110 cm dan Cenderawasih manukod jambul-bergulung pada 430 gram.
Merdeka