Merak Digital Marketing

Merak Digital Marketing Cepat, Tepat, Benar, Indah, dan Bermanfaat !

Merak Digital Marketing, sekumpulan profesional anak muda yang punya passion pemasaran, menyampaikan informasi produk dan jasa umum kepada masyarakat dunia menggunakan sosial media.

Hari Laut Sedunia telah diperingati setiap tanggal 8 Juni sejak pengajuan pertama pada tahun 1992 oleh Kanada di Earth S...
08/06/2021

Hari Laut Sedunia telah diperingati setiap tanggal 8 Juni sejak pengajuan pertama pada tahun 1992 oleh Kanada di Earth Summit di Rio de Janeiro, Brasil. Hari peringatan ini lalu disahkan oleh PBB pada akhir tahun 2008.Sejak tahun 2003, The Ocean Project telah mengoordinasikan hari peringatan ini dengan mengumpulkan para peserta setiap tahun.
Hari Laut Sedunia merupakan hari peringatan untuk menghargai laut-laut di dunia dengan merayakan hasil-hasil yang disediakan oleh samudra, seperti makanan laut dan kehidupan laut untuk akuarium, hewan peliharaan dan waktu untuk menghargai nilai intrinsik itu sendiri. Laut itu juga menyediakan jalur pelayaran untuk perdagangan internasional. Polusi global dan konsumsi ikan yang berlebihan telah menyebabkan populasi ikan berkurang dengan drastis. Hari peringatan ini juga memberikan kesempatan berbeda untuk menyelenggarakan aksi komunitas dan personal untuk menjaga samudra dan hasil di dalamnya.
The Ocean Project, bekerja sama dengan World Ocean Network, Asosiasi Kebun Binatang dan Akuarium, dan rekan lain dalam jaringan dengan 2.000 organisasi di dalamnya telah mempromosikan Hari Laut Sedunia sejak tahun 2003. Acara Hari Samudra Sedunia melingkupi serangkaian aktivitas dan tindakan, seperti eksplorasi luar ruangan khusus, pembersihan pantai, program pendidikan dan aksi, kontes seni, festival film, dan acara makanan laut yang berkelanjutan.

Sumber: id.wikipedia.org










Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 5 Juni demi meningkatkan kesadaran global akan kebut...
05/06/2021

Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 5 Juni demi meningkatkan kesadaran global akan kebutuhan untuk mengambil tindakan lingkungan yang positif bagi perlindungan alam dan planet Bumi.
Hari Lingkungan Hidup Sedunia merupakan instrumen penting yang digunakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk meningkatkan kesadaran tentang lingkungan serta mendorong perhatian dan tindakan politik di tingkat dunia. Hari peringatan ini dipandang sebagai kesempatan bagi semua orang untuk menjadi bagian aksi global dalam menyuarakan proteksi terhadap planet bumi, pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan, dan gaya hidup yang ramah lingkungan.
Hari Lingkungan Hidup Sedunia ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1972 untuk menandai pembukaan Konferensi PBB tentang Lingkungan Hidup Manusia yang berlangsung antara tanggal 5-16 Juni 1972 di Stockholm.

Sumber: id.wikipedia.org










Lahirnya Pancasila adalah judul pidato yang disampaikan oleh Soekarno dalam sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (bahasa Indon...
01/06/2021

Lahirnya Pancasila adalah judul pidato yang disampaikan oleh Soekarno dalam sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (bahasa Indonesia: "Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan") pada tanggal 1 Juni 1945. Dalam pidato inilah konsep dan rumusan awal "Pancasila" pertama kali dikemukakan oleh Soekarno sebagai dasar negara Indonesia merdeka. Pidato ini pada awalnya disampaikan oleh Soekarno secara aklamasi tanpa judul dan baru mendapat sebutan "Lahirnya Pancasila" oleh mantan Ketua BPUPKI Dr. Radjiman Wedyodiningrat dalam kata pengantar buku yang berisi pidato yang kemudian dibukukan oleh BPUPKI.

Menjelang kekalahan Tentara Kekaisaran Jepang di akhir Perang Pasifik, tentara pendudukan Jepang di Indonesia berusaha menarik dukungan rakyat Indonesia dengan membentuk Dokuritsu Junbi Cosakai (bahasa Indonesia: "Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan" atau BPUPK, yang kemudian menjadi BPUPKI, dengan tambahan "Indonesia").
Badan ini mengadakan sidangnya yang pertama dari tanggal 29 Mei (yang nantinya selesai tanggal 1 Juni 1945). Rapat dibuka pada tanggal 28 Mei 1945 dan pembahasan dimulai keesokan harinya 29 Mei 1945 dengan tema dasar negara. Rapat pertama ini diadakan di gedung Chuo Sangi In di Jalan Pejambon 6 Jakarta yang kini dikenal dengan sebutan Gedung Pancasila. Pada zaman Belanda, gedung tersebut merupakan gedung Volksraad (bahasa Indonesia: "Perwakilan Rakyat").
Setelah beberapa hari tidak mendapat titik terang, pada tanggal 1 Juni 1945, B**g Karno mendapat giliran untuk menyampaikan gagasannya tentang dasar negara Indonesia merdeka, yang dinamakannya "Pancasila". Pidato yang tidak dipersiapkan secara tertulis terlebih dahulu itu diterima secara aklamasi oleh segenap anggota Dokuritsu Junbi Cosakai.
Selanjutnya Dokuritsu Junbi Cosakai membentuk Panitia Kecil untuk merumuskan dan menyusun Undang-Undang Dasar dengan berpedoman pada pidato B**g Karno tersebut. Dibentuklah Panitia Sembilan (terdiri dari Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Mr. AA Maramis, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdul Kahar Muzakir, Agus Salim, Achmad Soebardjo, Wahid Hasjim, dan Mohammad Yamin) yang ditugaskan untuk merumuskan kembali Pancasila sebagai Dasar Negara berdasar pidato yang diucapkan B**g Karno pada tanggal 1 Juni 1945, dan menjadikan dokumen tersebut sebagai teks untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.
Setelah melalui proses persidangan dan lobi-lobi akhirnya rumusan Pancasila hasil penggalian B**g Karno tersebut berhasil dirumuskan untuk dicantumkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945, yang disahkan dan dinyatakan sah sebagai dasar negara Indonesia merdeka pada sidang PPKI I tanggal 18 Agustus 1945.
Dalam kata pengantar atas dibukukannya pidato tersebut, yang untuk pertama kali terbit pada tahun 1947, mantan Ketua BPUPKI Dr. Radjiman Wedyodiningrat menyebut pidato Ir. Soekarno itu berisi “Lahirnya Pancasila”.
”Bila kita pelajari dan selidiki sungguh-sungguh “Lahirnya Pancasila” ini, akan ternyata bahwa ini adalah suatu Demokratisch Beginsel, suatu Beginsel yang menjadi dasar Negara kita, yang menjadi Rechtsideologie Negara kita; suatu Beginsel yang telah meresap dan berurat-berakar dalam jiwa B**g Karno, dan yang telah keluar dari jiwanya secara spontan, meskipun sidang ada dibawah penilikan yang keras dari Pemerintah Balatentara Jepang. Memang jiwa yang berhasrat merdeka, tak mungkin dikekang-kekang! Selama Fascisme Jepang berkuasa dinegeri kita, Demokratisch Idee tersebut tak pernah dilepaskan oleh B**g Karno, selalu dipegangnya teguh-teguh dan senantiasa dicarikannya jalan untuk mewujudkannya. Mudah-mudahan ”Lahirnya Pancasila” ini dapat dijadikan pedoman oleh nusa dan bangsa kita seluruhnya dalam usaha memperjuangkan dan menyempurnakan Kemerdekaan Negara.”

Dan sejak tahun 2017, tanggal 1 Juni resmi menjadi hari libur nasional untuk memperingati hari "Lahirnya Pancasila" .

Sumber: id.wikipedia.org










Hari Tanpa Tembakau Sedunia diperingati di seluruh dunia setiap tahun pada tanggal 31 Mei. Gerakan ini menyerukan para p...
31/05/2021

Hari Tanpa Tembakau Sedunia diperingati di seluruh dunia setiap tahun pada tanggal 31 Mei. Gerakan ini menyerukan para perokok agar berpuasa tidak merokok (mengisap tembakau) selama 24 jam serentak di seluruh dunia. Hari ini bertujuan untuk menarik perhatian dunia mengenai menyebarluasnya kebiasaan merokok dan dampak buruknya terhadap kesehatan. Diperkirakan kebiasaan merokok setiap tahunnya menyebabkan kematian sebanyak 5,4 juta jiwa. Negara-negara anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencetuskan Hari Tanpa Tembakau Sedunia ini pada tahun 1987. Dalam satu dasawarsa terakhir, gerakan ini menuai reaksi baik berupa dukungan dari pemerintah, aktivis kesehatan, dan organisasi kesehatan masyarakat, ataupun tentangan dari para perokok, petani tembakau, dan industri rokok.

Kronologi
Pada 1987, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengesahkan Resolusi WHA40.38, menyerukan tanggal 7 April 1988 sebagai "hari tidak merokok sedunia". 7 April 1988 bertepatan dengan ulang tahun ke-40 WHO. Tujuan hari ini adalah mendesak para pecandu tembakau agar berpuasa tidak merokok selama 24 jam, sebuah tindakan yang diharapkan dapat mendorong mereka untuk berusaha berhenti merokok.

Pada 1988, Resolusi WHA42.19 disahkan oleh Majelis Kesehatan Dunia, menyerukan dirayakannya Hari Tanpa Tembakau Sedunia setiap tanggal 31 Mei. Sejak saat itu WHO senantiasa mendukung hari Tanpa Tembakau Sedunia tiap tahunnya, mengaitkan tiap tahun dengan tema khusus terkait tembakau.

Pada 1998, WHO membentuk Inisiatif Bebas Tembakau (To***co Free Initiative/TFI), sebuah upaya untuk memusatkan perhatian dan upaya internasional kepada masalah kesehatan global tentang tembakau. Inisiatif ini memberikan bantuan untuk menciptakan kebijakan kesehatan publik dunia, mendorong mobilisasi antar masyarakat, dan mendukung Konvensi WHO untuk Kerangka Pengendalian Tembakau (FCTC).FCTC WHO adalah traktat kesehatan publik global yang diterapkan sejak 2003 oleh berbagai negara di dunia sebagai kesepakatan untuk menerapkan kebijakan yang mengarah kepada penghentian kebiasaan merokok.

Pada 2008, pada malam Hari Tanpa Tembakau Sedunia, WHO menyerukan seluruh dunia agar melarang semua bentuk iklan, promosi, dan sponsor tembakau. Tema tahun itu adalah Pemuda Bebas Rokok; karena itulah inisiatif ini secara khusus menyoroti iklan rokok yang ditujukan pada remaja. Menurut WHO, industri rokok kini tengah berupaya meremajakan pasarnya yang sekarat; menggantikan para perokok dewasa yang tengah berupaya berhenti merokok atau sedang sakit-sakitan, dengan kaum muda sebagai perokok potensial. Karena hal itulah strategi pemasaran rokok umumnya membidik berbagai hal yang menarik perhatian kaum muda, seperti film, musik, olahraga, internet, bilboard, dan majalah. Penelitian menunjukkan bahwa makin terpaparnya remaja pada iklan rokok, makin besar kemungkinan mereka untuk merokok

Sumber:id.wikipedia.org










Hari Lanjut Usia Nasional (Hari Lansia) merupakan salah satu hari penting di Indonesia yang diperingati setiap 29 Mei se...
29/05/2021

Hari Lanjut Usia Nasional (Hari Lansia) merupakan salah satu hari penting di Indonesia yang diperingati setiap 29 Mei sebagai wujud kepedulian dan penghargaan terhadap orang lanjut usia.
Menurut Undang-Undang No. 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lansia, Lansia adalah orang yang telah berusia 60 tahun ke atas.Sebagai wujud dari penghargaan terhadap orang lanjut usia, pemerintah membentuk Komnas Lansia (Komisi Nasional Perlindungan Penduduk Lanjut Usia), dan merancang Rencana Aksi Nasional Lanjut Usia di bawah koordinasi kantor Menko Kesra. Komnas Lansia dibentuk berdasarkan Keppres Nomor 52 tahun 2004 dan bertugas sebagai koordinator usaha peningkatan kesejahteraan sosial orang lanjut usia di Indonesia.
Pemerintah daerah memperingati Hari Lansia dengan kegiatan yang melibatkan orang lanjut usia, seperti acara senam bersama, berbagai perlombaan, dan penyerahan paket bantuan bagi orang lanjut usia. Selain itu, Hari Lansia juga diperingati dengan mengadakan seminar dan diskusi bertemakan orang lanjut usia.
Hari Lanjut Usia Internasional (International Day of Older Persons) ditetapkan Sidang Umum PBB setiap 1 Oktober berdasarkan resolusi No. 45/106 tanggal 14 Desember 1990. Penetapan hari lansia internasional merupakan kelanjutan dari Vienna International Plan of Action on Aging ("Vienna Plan") yang diputuskan di Wina tahun 1982 dengan resolusi No. 37/1982 yang melahirkan kesepakatan untuk mengundang bangsa-bangsa yang belum melaksanakan agar menetapkan hari bagi lanjut usia.
Hari Lanjut Usia Nasional dicanangkan secara resmi oleh Presiden Soeharto di Semarang pada 29 Mei 1996 untuk menghormati jasa Dr KRT Radjiman Wediodiningrat yang di usia lanjutnya memimpin sidang pertama Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)

Sumber:id.wikipedia.org










"Hari Pasukan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa Internasional", 29 Mei adalah "hari untuk membayar penghargaan semua...
29/05/2021

"Hari Pasukan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa Internasional", 29 Mei adalah "hari untuk membayar penghargaan semua pria dan wanita yang telah melayani dan terus melayani dalam operasi penjaga perdamaian PBB untuk tingkat profesionalisme, dedikasi, dan keberanian mereka yang tinggi dan untuk menghormati kenangan dari orang-orang yang telah kehilangan nyawa mereka di jalan perdamaian.
Peringatan hari tersebut dikukuhkan oleh Majelis Umum PBB Resolusi 57/129, pada tanggal 11 Desember 2002 setelah permintaan resmi dari Asosiasi Pasukan Penjaga Perdamaian Ukraina dan Pemerintah Ukraina ke Majelis Umum PBB dan pertama kali dirayakan pada tahun 2003. Tanggal 29 Mei menandai ulang tahun pembentukan Organisasi Pengawasan Gencatan Senjata PBB (UNTSO), pada tahun 1948 untuk memantau gencatan senjata setelah Perang Arab-Israel 1948, yang merupakan misi penjaga perdamaian PBB yang pertama kalinya.

Sumber:id.wikipedia.org










26/05/2021










Tanggal 22 Mei, diperingati sebagai hari Keanekaragaman Hayati Dunia, atau International Day for Biological Diversity. H...
22/05/2021

Tanggal 22 Mei, diperingati sebagai hari Keanekaragaman Hayati Dunia, atau International Day for Biological Diversity. Hari Internasional untuk Keanekaragaman Hayati (The International Day for Biological Diversity) diperingati pertama kali pada tanggal 29 Desember 1993 berdasarkan penetapan Komite Kedua Majlis Umum PBB pada tahun 1993. Penetapan tanggal 29 Desember sebagai Hari Keanekaragaman Sedunia bertepatan dengan pelaksanaan Konvensi Tentang Kenaekaragaman Hayati (COP- Convention on Biological Diversity).
Namun pada Desember 2000, PBB mengadopsi tanggal 22 Mei sebagai Hari Internasional untuk Keanekaragaman Hayati (The International Day for Biological Diversity). Hal ini berkaitan dengan banyaknya negara yang kesulitan untuk merencanakan dan melaksanakan Hari Internasional untuk Keanekaragaman Hayati pada tanggal 29 Desember mengingat bertepatan dengan liburan akhir tahun.
Tanggal 22 Mei 1992 merupakan tanggal pengesahan Teks Kesepakatan Keanekaragaman (Nairobi Final Act of the Conference for the Adoption of the Agreed Text of the Convention on Biological Diversity). Pertemuan di Nairobi, Kenya yang berlangsung pada tanggal 11-22 Mei 1992 merupakan pertemuan terakhir sebelum pelaksanaan United Nations Conference on Environment and Development (3-14 Juni 1992) yang menghasilkan UN Convention on Biological Diversity (Konvensi Keanekaragaman Hayati).
Indonesia, adalah salah satu negara dengan kekayaan hayati tertinggi di dunia. Sesuatu yang bisa kita banggakan saat ini. Namun, semua ada batasnya. Video dari Greenpeace Indonesia di bawah ini, mungkin bisa sekedar mengingatkan, satu batas bagi Indonesia untuk menikmati kekayaan hayati yang tak bisa diganti

Sumber:mongabay.co.id










Setiap 21 Mei, Indonesia mengenang Hari Peringatan Reformasi. Sebuah momen yang sangat lekat pada peristiwa besar di pem...
21/05/2021

Setiap 21 Mei, Indonesia mengenang Hari Peringatan Reformasi. Sebuah momen yang sangat lekat pada peristiwa besar di pemerintahan era 90-an.
Ya, tepatnya pada 21 Mei 1998, ada momen sejarah yang cukup kelam menerpa Indonesia kala itu. Soeharto menyatakan mundur sebagai Presiden Republik Indonesia (RI).
Pengunduran dirinya sebagai pemimpin Indonesia dibacakan Soeharto di Istana Merdeka sekitar pukul 09.00 WIB. Hal ini sebagai respons atas desakan para mahasiswa yang menuntutnya agar berhenti menjadi pemimpin Tanah Air.
Peristiwa ini dilaterbelakangi oleh krisis moneter (krismon), ditandai dengan turunnya kurs rupiah, dari sekitar Rp2.000 per dolar AS turun menjadi Rp17.000 per dolar AS.
Akibatnya, ribuan mahasiswa melakukan demo besar-besaran yang disebut sebagai gerakan Reformasi. Mereka menguasai Gedung DPR-RI dan menuntut Soeharto mundur.
Masa kepemimpinan Soeharto kala itu makin memanas dengan ditembaknya mahasiswa Universitas Trisakti, Jakarta oleh aparat yang waktu itu berjaga. Tentu saja, hal itu makin membuat mahasiswa naik pitam.
Lambat laun, Soeharto sadar jika posisinya sebagai pemimpin Indonesia makin terguncang dan melemah Ketika kegalauannya mencapai puncak, atas berbagai pertimbangan, akhirnya ia memutuskan mundur.
Soeharto melepas jabatannya sebagai Presiden RI dan menyerahkan kekuasaannya pada Wakil Presiden BJ Habibie. Kemunduran Soeharto adalah awal jatuhnya orde baru.

Sumber:rilis.id










Tanggal 21 Mei dikenang rakyat Indonesia sebagai hari bersejarah. 21 tahun lalu pada tanggal ini, kekuasaan Orde Baru be...
21/05/2021

Tanggal 21 Mei dikenang rakyat Indonesia sebagai hari bersejarah. 21 tahun lalu pada tanggal ini, kekuasaan Orde Baru berhasil ditumbangkan. Namun tanggal ini juga penting bagi Indonesia dan dunia. 21 Mei diperingati dunia sebagai Hari Keragaman Budaya, Dialog dan Pembangunan.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 21 Mei sebagai Hari Dunia untuk Keragaman Budaya, Dialog dan Pembangunan sejak 2002. Peringatan ini berawal saat Badan PBB untuk Pendidikan dan Kebudayaan UNESCO mengeluarkan Deklarasi Universal tentang Keragaman Budaya. Melalui Resolusi PBB Nomor 57/249, ditetapkanlah 21 Mei sebagai hari untuk merayakan keragaman di seluruh dunia.
PBB mencatat sebanyak 75 persen dari konflik besar yang terjadi di dunia saat ini berakar pada dimensi kultural. PBB pun mencanangkan dialog untuk menjembatani budaya demi menciptakan perdamaian. Tindakan sederhana yang disarankan PBB untuk merayakan keberagaman budaya antara lain mengunjungi pameran kebudayaan, mendengarkan musik dari kebudayaan berbeda, mengundang tetangga beda agama atau suku untuk makan bersama, atau menonton film yang berkisah seputar budaya berbeda.
Indonesia sendiri tercatat sebagai salah satu negara paling beragam di dunia. Badan Pusat Statistik menyebut ada 1.128 suku di Indonesia yang tersebar di lebih dari 17 ribu pulau.
Keragaman budaya sebenarnya adalah suatu aset yang besar bagi Indonesia yang bersifat dinamis, selalu berkembang. Sekecil apapun perubahannya, semua budaya di negeri ini berkembang. Karena berkembang secara bersamaan tak jarang muncul konflik antarkelompok budaya. Sebut saja konflik antara etnis Dayak dan Madura di Sampit, konflik antara kelompok Kristen dan Islam di Ambon, serta kerusuhan Mei 1998 yang berimbas pada etnis Tionghoa.
Namun sejarah juga mencatat keberhasilan bangsa Indonesia dalam mengatasi konflik berlatar belakang keragaman budaya. Bangsa ini berhasil dalam mengelola keberagaman budaya sedemikian rupa sehingga menjadi sumber kekayaan, bukan sumber perpecahan.

Sumber:voinews.id










Kebangkitan Nasional Indonesia adalah periode pada paruh pertama abad ke-20, di mana rakyat Indonesia mulai menumbuhkan ...
20/05/2021

Kebangkitan Nasional Indonesia adalah periode pada paruh pertama abad ke-20, di mana rakyat Indonesia mulai menumbuhkan rasa kesadaran nasional sebagai "orang Indonesia". Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting yaitu berdirinya Boedi Oetomo (20 Mei 1908) dan ikrar Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928). Masa ini merupakan salah satu dampak politik etis yang mulai diperjuangkan sejak masa Multatuli.
Tokoh-tokoh yang mempelopori Kebangkitan Nasional, antara lain yaitu:
Dr.Sutomo, Dr. Tjipto Mangunkusumo, Raden Mas Soewardi Soerjaningrat (EYD: Suwardi Suryaningrat, sejak 1922 menjadi Ki Hajar Dewantara) dan Dr. Douwes Dekker
Sejak 1959, tanggal 20 Mei ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional, disingkat Harkitnas, yaitu hari nasional yang bukan hari libur yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia melalui Keppres No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959 untuk memperingati peristiwa Kebangkitan Nasional Indonesia.

Sumber:id.wikipedia.org










Address

Badung
80361

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 15:00

Telephone

+62361703666

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Merak Digital Marketing posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Merak Digital Marketing:

Share