10/09/2017
Digital Marketing! Penting?
Mengapa Digital Marketing sangat dibutuhkan di dalam sebuah perusahaan dan mengapa Digital Marketing memiliki peran yang sedikit lebih dibandingkan dengan Offline Marketing.
Sangat Fleksibel
Dalam dunia Digital Marketing, Anda bisa menemukan beberapa jenis strategi atau cara yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan pemasaran melalui dunia online. Beberapa cara yang bisa dilakukan dalam praktik Digital Marketing adalah Content Marketing, SEO (Search Engine Optimization), Paid Search Marketing, Big Data Analytic, Marketing Automation, Mobile Marketing, Social Media Marketing, dan masih banyak lagi. Dengan banyaknya cara tersebut, tentu pergerakan para pegiat Digital Marketing bisa jadi jauh lebih luas dibandingkan dengan Offlline Marketing. Anda pun bisa menggunakan beberapa cara sekaligus, dan melihat bagaimana tanggapan dari target audience Anda. Apabila berhasil, Anda bisa terus mengoptimalkannya dan apabila gagal, Anda bisa menggunakan teknik lainnya.
Menjual sekaligus Membangun Citra Perusahaan
Salah satu bagian yang cukup penting dari dunia Digital Marketing adalah Media Sosial. Tentu saja pemahaman akan Media Sosial yang sedang happening saat ini merupakan sebuah kewajiban yang harus dimiliki oleh para pegiat Digital Marketing. Untuk saat ini, beberapa Media Sosial yang sering digunakan adalah Instagram, LinkedIn, Facebook, Twitter, Path, Youtube, Snapchat dan juga Pinterest. Dengan fitur-fitur berbeda yang dimiliki oleh setiap media sosial tersebut, Anda bisa mengoptimalkan kegiatan Digital Marketing Anda dengan cara yang berbeda-beda.
Teknik Copywriting pun memiliki peran yang sangat penting, di mana penulisan yang Anda buat, meskipun terbatas dan sangat pendek, namun memiliki esensi menjual. Baik itu produk ataupun jasa, Copywriting yang Anda buat harus bisa mengajak pembaca untuk membeli atau menggunakan produk dan jasa dari perusahaan tersebut.
Di sisi lain, penggunaan media sosial ini pun kini sering digunakan sebagai teknik dalam membangun citra sebuah perusahaan. Selain menjadi ajang untuk memperkenalkan, menjual produk dan juga jasa yang dimiliki oleh sebuah perusahaan, kini banyak juga perusahaan yang membagikan informasi yang tidak berhubungan dengan produk mereka, melainkan tentang keadaan aktual perusahaan tersebut. Sebagai contoh, mereka kerap membagikan informasi dan juga foto tentang tempat, lingkungan dan juga kondisi kantor tempat mereka bekerja, kegiatan-kegiatan dari para pegawai, baik itu yang berhubungan dengan pekerjaan atau bahkan kegiatan lainnya dan juga hal-hal lainnya. Hal ini biasanya dilakukan untuk membangun citra baik di mata para pengguna media sosial dan juga biasanya digunakan untuk mengubah cara pandang pengguna media sosial terhadap perusahaan tersebut.
Cocok Digunakan sebagai Sarana Campaign
Selain kedua hal di atas, Digital Marketing pun sangat cocok digunakan sebagai sarana Campaign. Biasanya, hal ini dilakukan dengan menggunakan berbagai macam media sosial. Twitter merupakan salah satu jenis media sosial yang paling sering digunakan sebagai sarana Campaign. Fitur Hashtag yang dimiliki Twitter berguna untuk menaikan rating dari perusahaan dan juga mengenalkan produk dan isi dari Campaign itu sendiri, khususnya ke seluruh pengguna media sosial.
Namun, seperti yang sudah saya sebutkan di artikel sebelumnya, “Tujuan dari Content Marketing bukan lah semata untuk dibaca oleh banyak orang, namun harus bisa terbaca oleh orang yang tepat”. Biasanya sebuah perusahaan akan merasa puas apabila Campaign yang mereka lakukan sudah menjadi sebuah Trending Topic di media sosial. Nyatanya, perjuangan Anda tidak berakhir di sini saja.
Ada tahapan yang bisa membuat Campaign Anda menjadi jauh lebih efektif, bukan hanya berhenti ketika menjadi Trending Topic saja. Banyak dibicarakan, bukan berarti produk Anda akan lebih cepat terjual. Namun, dibaca oleh orang yang tepat lah yang nantinya bisa membantu penjualan produk dan jasa Anda.
Kami, NoLimit Indonesia, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang monitoring dan analisis media sosial. Dalam hal ini, kami bisa membantu Campaign Anda untuk bisa bekerja dengan lebih efektif dan juga tepat sasaran. Peran kami di sini adalah dengan menganalisis semua hasil percakapan di Media Sosial tentang Campaign yang perusahaan Anda sedang lakukan. Dengan ketepatan Dashboard kami sebesar 86% dalam meneliti percakapan Bahasa Indonesia di media sosial, kami menyajikan sebuah laporan beserta analisis yang mendetail dan juga akurat dari setiap konsumennya. Kami akan menggali setiap percakapan yang ada, di mana bukan hanya bersumber dari Twitter, namun juga dari media sosial dan media online lainnya. Kami pun akan menganalisis dengan mendetil bagaimana tanggapan dari pengguna media sosial perihal Campaign yang sudah perusahaan Anda lakukan. Di samping itu, kami pun akan terus mendampingi perusahaan Anda dalam melakukan Campaign tersebut, di mana pada akhirnya Campaign yang perusahaan Anda lakukan tidak hanya menjadi Trending Topic di media sosial, tetapi berbuah tanggapan positif dari pembaca dan juga bisa sampai ke pembaca yang tepat.
Kesimpulannya, dengan berbasis tiga hal di atas, tentu saja Digital Marketing bisa dikatakan dapat bekerja dengan lebih optimal dibandingkan dengan Offline Marketing. Namun, di sini saya tidak mengatakan bahwa Offline Marketing tidak akan bekerja dengan baik lagi. Akan tetapi, kita harus lebih peka melihat keadaan sekitar, di mana untuk saat ini, pergerakan dunia online lah yang lebih menjamin, terlebih lagi dalam dunia marketing. Saya ulangi kembali bahwa kedua jenis marketing tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, di mana apabila sebuah perusahaan bisa menggunakan kedua hal tersebut dengan baik, tentu pergerakan marketing dan penjualan mereka pun akan menjadi lebih baik.