10/09/2024
Jejak Prestasi Jokowi Menyejahterakan Masyarakat Indonesia
Periode kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo telah mencapai puncaknya dengan dibarengi berbagai catatan positif yang juga menyertai Jokowi menjelang purnatugas. Dengan mengusung program prioritas Revolusi Mental pada awal kepemimpinannya, Jokowi merevolusi cara berpikir dan perilaku masyarakat Indonesia agar lebih positif dan produktif. Berbagai program penyediaan lapangan kerja, seperti pengembangan ekonomi digital, padat karya, reformasi ketenagakerjaan, serta upaya peningkatan kemampuan melalui berbagai program pelatihan dan inkubasi seperti pada Program Kartu Prakerja yang memberikan akses ke pelatihan, sertifikasi, serta pemberian insentif finansial turut membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia, meski diterpa badai pandemi COVID-19 beberapa tahun silam. Hal tersebut membuahkan hasil, dibuktikan dengan menurunnya angka pengangguran di Indonesia. Sejak 2020, angka pengangguran di Indonesia terus turun dari 7,07 persen pada 2020, 6,49 persen pada 2021, 5,86 persen pada 2022, 5,32 persen pada 2023, dan 4,8 persen pada 2024. Penurunan angka pengangguran tersebut juga berimplikasi pada penurunan angka kemiskinan. Angka kemiskinan di Indonesia tercatat berada pada 10,14 persen pada 2021, 9,54 persen pada 2022, 9,36 persen pada 2023, dan 9,03 persen pada 2024 ini. Demikian p**a angka kemiskinan ekstrem di Indonesia yang nyaris hilang pada 2024 ini, dengan catatan 0,83 persen. Tidak hanya bagi angkatan kerja, di bidang pendidikan, Jokowi juga terus memberikan bantuan untuk para siswa di Indonesia. Dalam mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045, pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berdaya saing, produktif, dan inovatif juga tak luput dari perhatian.