Billionaire PayTren

Billionaire PayTren Anda tak perlu lagi antri di loket, atm, travel. Cukup klik PayTren di HP anda. Nikmati cashback dari setiap transaksi pribadi dan komunitas.

PayTren tidak hanya memudahkan anda tetapi bisa jadi bisnis sampingan anda

Semua atas izin Allah. Kami dapat tidak dengan menjilat. Kami dapat tidak dengan merengek. Kami dapat tidak dengan dikas...
27/11/2018

Semua atas izin Allah. Kami dapat tidak dengan menjilat. Kami dapat tidak dengan merengek. Kami dapat tidak dengan dikasihani. Kami dapat tidak dengan dibela. Kami dapat tidak dengan berleha2. Kami dapat tidak dengan diistimewakan. Kami dapat tidak dengan kecelakaan, keberuntungan semata, apalagi ancaman. .
Kami memproses semuanya dengan menaati seluruh regulasi. Dg izin Allah. Kami memproses semuanya dengan kerja keras, pagi siang sore malem, bimbingan banyak orang, perbaikan sana sini, terus menerus. Dg izin Allah. Kami memproses dengan air mata, doa2, internal dan eksternal berdoa. Kami dapat dengan tidak menyuap. Dengan hati terkadang sesak, berliku, terjal, berhadapan dengan segala resiko, di tengah kekurangan. Dengan izin Allah. Kami memproses dengan kesungguhan ingin berbuat bagi bangsa dan negara, dengan semangat, dengan keseriusan, dengan prinsip belajar trs, mendengar, memperhatikan. Dan dtg trs dg gagah dan muka tegak, jika dipanggil regulator, ga pernah mangkir, proaktif, kerendahhatian. Dengan izin Allah. Kami memproses dengan doa2 orang tua kami. Guru2 kami. Sahabat2 kami. Keluarga besar PayTren. Semua yang rindu akan adanya perusahaan nasional murni. Indonesia. Yang mendunia. Tangguh. Bisa diandalkan. Bisa diharapkan. Dengan izin Allah. Kami memproses dengan harapan2 indah dari orang2 yang percaya, masa iya sih? Ga ada perusahaan Indonesia? Di lapangan Fintech? PayMent Gateway? Dan jg dibarengi kedengkian2, kebencian2, penghalangan2, penghambaran2, mereka yang ga s**a, yg justru datang bukan dari orang lain. Tapi dari kawan2 sendiri. .
Campur aduk. Tulisan ini, hanya sebagai upaya mencelebrate pencapaian dg izin Allah pada hari ini. Sbg rasa syukur, dan memberitau semua yang selalu curiga, sebel, kesel, kecewa, iri, dengki, ga percaya. Bhw kami tumbuh dengan segala apa yang kami tulis di atas, dg izin Allah. Tentu tulisan inj agak terdengar seperti ngambul, ga rendah hati banget. Tapi sesungguhnya engga. Toh kami jg hrs bcr. Bhw kami kawan. Bukan lawan. Kami ini Anda. Kami ini kalian. Kami ini Indonesia. Dengan segala kekurangan kami, izinkan kami tumbuh berkembang bersama Anda semua. Bersama kalian semua. Bareng. Bismillaah walhamdulillaah. #

E-Money Tiga IzinOleh: Dahlan IskanSenin 18 juni 2018Seseorang kirim video ke saya: makan di kaki lima dengan bayar paka...
18/06/2018

E-Money Tiga Izin
Oleh: Dahlan Iskan

Senin 18 juni 2018

Seseorang kirim video ke saya: makan di kaki lima dengan bayar pakai hand phone. ''Sudah seperti di China pak,'' katanya.

Alhamdulillah.

Dari segi teknologi kita memang tidak kalah. Banyak yang sudah siap dengan e-Money. Telkomsel sudah lama ingin masuk ke e-Money. Saya kejar terus mereka. Saat saya jadi atasan mereka. Tapi peraturannya belum siap. Seperti mobil listrik itu. Atau nuklir itu.

Tapi dunia tidak mau menunggu peraturan.

Teknologi selalu lebih cepat melangkah. Masyarakat juga tidak mau menunggu. Itu memudahkan konsumen.

Tiongkok menyambar itu. Dengan kecepatan kungfu panda.

Kini alhamdulillah. Peraturan Bank Indonesia (PBI) sudah mengakomodasikannya.

Memang ini ancaman: bagi bank. Bisnis bank adalah bisnis aturan. Demi keselamatan pemilik uang.
Kini sudah empat izin e-Money keluar: Telkomsel dengan T-Cash-nya, Gojek dengan Go-Pay-nya. dan ini dia: Pay-Tren milik Ustadz Yusuf Mansyur. Satunya lagi milik bank BUMN.
''Izin Pay-Tren sudah keluar tanggal 21 Mei lalu,'' ujar uatadz YM. ''Tanggal 1 Juni langsung operasi,'' tambahnya.

Kini sang ustadz lebih konsentrasi di Pay-Tren. Saya memuji itu: harus fokus.

Tinggalkan bisnis konvensional. Sudah banyak ummat yang mampu melakukannya. Tapi dari jutaan pebisnis ummat terbukti: hanya Ustadz Yusuf Mansyur yang bisa masuk dunia baru ini. Dengan segala jatuh-bangunnya. Dan kembang-kempisnya. Dan bully-nya.

Pay-Tren (Tren berasal dari kata pesantren. Bukan dari trend) akan jadi tonggak baru. Setelah Bank Persyarikatan milik Muhammadiyah tidak jalan. Juga setelah Nusumma milik NU tidak banyak kedengaran lagi.

Ustadz Yusuf Mansyur pun akan menghadapi realitas itu: hukum besi ekonomi. Sejuta atau lima juta ummatnya memang penting. Tapi uang itu tidak punya agama. Untungnya uang itu tidak anti agama.

Keuntungan Pay-Tren adalah: bukan milik organisasi. Keputusan bisa diambil lebih cepat. Lebih jelas siapa yang harus bertanggung jawab: Yusuf Mansyur. Lebih jelas siapa yang harus dituntut: Yusuf Mansyur.

Keuntungan yang lain: Ustadz YM sudah pernah jatuh. Lalu mampu bangun. Itu penting. Sudah tahu rasanya terpuruk. Tidak akan terjatuh di lubang yang sama. Tapi masih banyak lubang lainnya: itulah perlunya pengalaman terpuruk tadi.

Masih ada keuntungan lain. Bahkan lebih besar: Bank Indonesia membatasi modal asing. Maksimum hanya 49 persen. Ini membuat persaingan tidak seberapa mematikan. Tidak akan ada gerojokan modal dari luar negeri. Kecuali akal bulus ambil peran. Termasuk membulusi pengawas aturan itu.

Sistem pembayaran digital seperti ini sangat padat modal. Bahkan rakus uang cash. Lebih rakus dari jenis bisnis apa pun. Itulah sebabnya: ekspansinya tidak bisa cepat. Setiap ekspansi perlu dukungan uang cash.

Tapi skala usaha ini memang menakjubkan. Tidak usahlah semua pemegang HP. Yang 50 juta saja. Menggunakan HP mereka untuk membayar. Perputaran uangnya bisa 20 triliun sebulan.

Saya terharu ketika Ustadz YM belajar sampai Tiongkok. ''Saya lagi di Ali-Pay,'' tulis Ustadz YM kepada HP saya. Saat saya di Amerika.

Ali-Pay adalah salah satu sistem pembayaran mobile terbesar di Tiongkok. Dari grup Alibaba. Milik Jack Ma.

Sambil menunggu istri di rumah sakit saya kontak beliau. Via HP. Sekaligus menanyakan Pay-Tren-nya.

''Sekarang sistem teknologi Pay-Tren sudah sekelas Ali-Pay,'' ujar Ustadz YM kemarin.

Ustadz YM menghayati benar bisnis ini. Hafal istilah-istilah dan aturannya. Sebagai ustadz yang hafal Quran tentu mudah menghafalkan semua itu.

''Alhamdulillah. Saya sudah dapat tiga izin,'' ujar ustadz YM. ''Izin dari Bank Indonesia, izin dari OJK dan izin dari Allah,'' tambahnya. (dis)

Info daftar paytren, WA: 087848528659

Jakarta, CNN Indonesia -- Bank Indonesia (BI) akhirnya memberikan izin penyelenggaraan uang elektronik Paytren milik Jam...
01/06/2018

Jakarta, CNN Indonesia -- Bank Indonesia (BI) akhirnya memberikan izin penyelenggaraan uang elektronik Paytren milik Jam'an Nurchotib Mansur alias Yusuf Mansur.

"Alhamdulillah (sudah kantongi izin dari BI) dah," ujar Yusuf Mansur kepada CNNIndonesia, Rabu (30/5).

Rencananya, Yusuf Mansur akan meluncurkan kembali uang elektronik Paytren pada Jumat (1/6). Peluncuran tersebut dilakukan bersamaan dengan penerimaan izin secara simbolis dari Bank Indonesia.

"Kerja keras selama 300 hari telah membuahkan hasil gemilang diperolehnya izin e-money dari BI," terang dia.

Uang elektronik Paytren sempat dibekukan oleh Bank Indonesia lantaran harus terlebih dahulu mengurus perizinan.

Selain memiliki bisnis uang elektronik, Yusuf Mansur juga memiliki PayTren Aset Manajemen yang sudah lebih dulu mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Setelah mengantongi izin, kedua perusahaan tersebut rencananya bakal disinergikan guna saling menunjang bisnis.

Direktur Utama PayTren Aset Manajemen Ayu Widuri sebelumnya mengaku pihaknya akan berupaya mengejar jumlah pemegang rekening uang elektronik Paytren yang mencapai sekitar 500 ribu pada 2018.

"Setelah Paytren yang pembayaran mendapatkan izin, kami akan sinkronkan. Nantinya, produk kami bisa dijual di aplikasi Paytren pembayaran yang ada saat ini," ujar Ayu.(agi)

NGOTOTISME ALA YMBarakallah, ijin E-Money sudah keluar untuk PayTren. Entitas marketplace kakap saja gagal urus E Money,...
01/06/2018

NGOTOTISME ALA YM

Barakallah, ijin E-Money sudah keluar untuk PayTren. Entitas marketplace kakap saja gagal urus E Money, tetapi karunia Ramadhan tercurah untuk PayTren, yang mendapatkan ijin e-money untuk entitas non perbankan.

Kalo ngerti sejarah PayTren dari VSI, dan berbagai rintisan ustadz Yusuf, kita bakal ngerti jika semua yang diraih PayTren hari ini adalah buah dari kengototan seorang YM sebagai business leader.

Ijin E Money ini ibarat SIM untuk berenang di pasar transaksi keuangan di masyarakat. Dengan member jutaan orang, kapitalisasi transaksi PayTren bisa trilunan rupiah. Yang membanggakan, inilah start up 100% karya anak bangsa, dan 100% milik anak bangsa. 100% merah putih.

Menuju prestasi hari ini, proses berliku penuh keringat dan linangan doa munajat adalah jalan yang harus ditempuh ustadz Yusuf dan manajemen PayTren. Beliau memikiki jutaan alasan untuk berhenti dan baper, tetapi beliau tetap NGOTOT. Hanya berpegang.. bahwa lahuu maa fissama wati wammaa fil ardh.

Hari ini Saya diundang syukuran terbatas 150 rekan dekat PayTren. Ada 7 menteri hadir. Tokoh masyarakat. Tokoh Ummat. Khutbah Jumat oleh KH Ma'ruf Amien. Dan pengalaman terbaik shalat jumat dengan Imam ustadz YM. Surah al a'la sangat terasa mengobrak ngabrik keangkuhan hati.

Hari ini kita semua belajar tentang NGOTOT.
Ngotot untuk memperbaiki diri...
Ngotot untuk menyelesaikan apa yang sudah dimulai...
Ngotot untuk bergerak membela apa yang memang diyakini hati...

Salah-salah langkah dimasa lalu...
Pembelajaran yang harus ditelan dimasa lalu...
Ketidak sempurnaan langkah saat memulai...
Harusnya bukan menjadi alasan untuk berhenti, tetapi benar-benar menjadi pondasi untuk melangkah maju...

Ngototlah untuk terus bergerak...
Ngototlah untuk terus berdoa... tanpa henti...
Ngototlah untuk terus memperbaiki diri....

Barakallah PayTren...
Barakallah Ustadz YM and the team...
Barakallah Bangsa Indonesia...

*Rendy Saputra*
Serikat Saudagar Nusantara

Ketika anda semua pake PayTrenbit.ly/PayTrenBillion
25/05/2018

Ketika anda semua pake PayTren

bit.ly/PayTrenBillion

Saya penasaran dengan PayTren. Berharap Indonesia bangkit benar. Dengan kebangkitan yang Indonesia 100%. Doakan kami kua...
21/05/2018

Saya penasaran dengan PayTren. Berharap Indonesia bangkit benar. Dengan kebangkitan yang Indonesia 100%. Doakan kami kuat dan dijaga Allah.

Daftar WA. 087848528659

Rumah Ibu Cuan di KediriSalah satu mitra PayTren.Totalitas Bisnis itu bisa menghasilkan karya..Modal 350.000 masih mikir...
18/05/2018

Rumah Ibu Cuan di Kediri
Salah satu mitra PayTren.

Totalitas Bisnis itu bisa menghasilkan karya..
Modal 350.000 masih mikir kalau hasil nya seperti ini?
PayTren
Transaksi menjadi sumber Rezeki.
Semoga segera nyusul ya semuanya, yang belum punya rumah semoga segera punya rumah :) Aamiin yaa Robb
Konsultasi & bimbingan Aktivasi bisnis Syari'ah Ust. Yusuf Mansur disini >> bit.ly/PayTrenBillion

🔘 Ingat Bayar Ingat PayTren

HIDUP ADALAH BELAJARTidak ada yang instant...semua berproses.Dulu buka patungan usaha...kemudian terbentur regulasiApaka...
18/05/2018

HIDUP ADALAH BELAJAR

Tidak ada yang instant...semua berproses.
Dulu buka patungan usaha...kemudian terbentur regulasi
Apakah berhenti....Tidak! Terus berproses
Kembali berbuat....lewat VSI....bermasalah

Memulai lagi dengan PayTren.....dicemooh
Terus bergerak.....Halal MUI diraih....sudah 2 juta member
Alhamdulillah....

Apakah berhenti...Tidak! lahir lagi PAM >> https://payor.paytren-am.co.id

Lanjut lagi membeli saham BRI Syariah

Semua pencapaian diatas adalah karena berjamaah.
Semua aset diatas adalah milik bersama mereka yang terus membersamai

Anda bisa terus membersamai, melalui langkah kecil.
Bermula dari sini >> bit.ly/PayTrenBillion

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ustaz Yusuf Mansur merealisasikan niatnya membeli saham BRI Syariah. Seperti diketahui, anak usaha Bank Rakyat Indonesia (BRI) itu baru saja resmi melakukan Initial Public Offering (IPO)...

Bandung - Potensi ekonomi digital lewat bisnis e-Commerce berpeluang untuk berkembang di Indonesia, khususnya di Jawa Ba...
18/03/2018

Bandung - Potensi ekonomi digital lewat bisnis e-Commerce berpeluang untuk berkembang di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 250 juta jiwa, Indonesia dituntut untuk menjadi pelaku bisnis ekonomi digital di kancah dunia.

Apalagi, data e-Marketer menyebutkan jumlah pengguna internet di Indonesia setiap tahun terus bertambah. Pada 2013, jumlah pengguna internet tercatat 72,8 juta, yang kemudian naik menjadi 102,8 juta di 2016. Di 2017, pengguna internet Indonesia diprediksi mencapai 112,6 juta.

Masih mengutip e-Marketer, Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar mengungkapkan bahwa Indonesia menempati urutan ke-6 pengguna internet terbanyak dunia. Bahkan Indonesia diproyeksikan menyalip Jepang ke peringkat lima tahun ini.

"Dengan pertumbuhan pengguna internet, Bank Indonesia memperkirakan ada 24,7 juta orang yang berbelanja online. Nilai transaksi e-Commerce diprediksi mencapai Rp 144 triliun pada 2018, naik dari Rp 69,8 triliun di 2016 dan Rp 25 triliun di 2014," ujar Deddy ditemui Tekno Liputan6 usai membuka Cooperative Fair ke-14 di Metro Indah Mal, Bandung, akhir pekan lalu.

Selain itu, lanjut Deddy, nilai investasi teknologi di sektor e-Commerce dan teknologi finansial mencapai Rp 22,6 triliun. Hal tersebut memberikan gambaran bahwa aktivitas ekonomi digital berpeluang besar terus berkembang.

"e-Commerce tak saja menawarkan kemudahan, tetapi juga efisiensi waktu, tenaga, dan biaya. Saya mendorong pelaku usaha koperasi dan UMKM di Indonesia khususnya di Jawa Barat untuk sadar dan melek teknologi agar mampu bersaing dengan negara lain" katanya.

Menurutnya, Indonesia harus menjadi basis produksi di kawasan Asia Tenggara. Koperasi usaha mikro kecil dan menengah (KUMKM) harus terlibat di dalamnya. Apalagi, saat ini terdapat 8,7 juta UMKM di tanah air.

"Itu merupakan potensi yang cukup besar untuk menjadikan negara kita sebagai global player," pungkasnya.

Maka dari itu PayTren mengajak kita semua sebagai player di negeri sendiri dan di tingkat global, makanya yang belum daftar segera DAFTAR

Panduan daftar PayTren >> bit.ly/PayTrenBillion

Blockchain : The Next 7 Years RaceSalah satu yang akan menjadi tipping point tahun 2025 – 7 tahun dari sekarang – yang m...
03/03/2018

Blockchain : The Next 7 Years Race

Salah satu yang akan menjadi tipping point tahun 2025 – 7 tahun dari sekarang – yang muncul dari laporan World Economic Forum (WEF) adalah bahwa pada tahun tersebut 10 % GDP dunia diperkirakan akan tersimpan di dalam teknologi blockchain. Seperti pada sebuah perlombaan, posisi kita saat ini belum di depan – tetapi masih cukup waktu untuk mengejarnya.

Bila internet adalah exchange of information dari seluruh penjuru dunia ke penjuru yang lain, blockchain adalah next-step-nya ketika yang dipertukarkan adalah value, segala sesuatu yang berharga.

Bisa dibayangkan ketika sejumlah negara berlari kencang mengejarnya, sementara yg lain akan tergagap menerima dampaknya.

Disrupt or be disrupted, agar tdk ketinggalan di belakang kita harus bisa berlari lebih kencang.

Alhamdulillah tidak ketinggalan, PayTren akan segera menerapkan teknologi ini.

Namun sayang, anda tidak akan merasakan jika belum bergabung bersama PayTren

Info >> bit.ly/PayTrenBillion

http://m.republika.co.id/berita/ekonomi/fintech/18/02/26/p4rew6415-paytren-berencana-aplikasikan-teknologi-blockchain

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Paytren berencana mengaplikasikan teknologi blockchain untuk semua lini bisnisnya. Rencana tersebut diharapkan bisa terealisasi pada 2019.CEO dan Co-Founder Paytren, Hari Prabowo, menyatakan cara kerja blockchain berdasarkan prinsip...

Hari ini kita tunjukan keberpihakan kita.Rame-rame buka rekening di Bank Muamalat.Kalau jadi beli, insyaa Allah belinya ...
03/03/2018

Hari ini kita tunjukan keberpihakan kita.
Rame-rame buka rekening di Bank Muamalat.

Kalau jadi beli, insyaa Allah belinya rame-rame juga.

Bersama PayTren >> bit.ly/PayTrenBillion

Alhamdulillah jika niat dibarengi usaha, maka Allah akan tunjukan jalannya.Fa idza 'azzamta fa tawakkal 'alallah - Kemud...
20/02/2018

Alhamdulillah jika niat dibarengi usaha, maka Allah akan tunjukan jalannya.

Fa idza 'azzamta fa tawakkal 'alallah - Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Alloh (Ali Imran 159).

Insya Allah, selama dijalan-Nya, Allah pasti akan membersamai.
Maka kamipun juga akan membersemai engkau Ust. Yusuf Mansur.

Mari bersamai beliau disini >> bit.ly/PaytrenBillion

Ustaz Yusuf Mansur dikenal masyarakat luas sebagai seorang penceramah. Kini dia bertransformasi menjadi seorang pengusaha investasi.

Address

Bandung Satu
40265

Telephone

+6287848528659

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Billionaire PayTren posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Billionaire PayTren:

Share