19/07/2017
from **efriends_indo - .
Perbedaan paling mendasar dari rokok dan v***r adalah pada zat yang kita hisap.
Rokok berupa asap (zat padat dan gas), sedangkan v***r berupa uap (zat cair dan gas). Lalu pasti ada yang mengatakan, berarti v***r bikin paru-paru basah d**g?
Jawabannya TIDAK .
Alasannya .
1. Kita tidak mungkin bisa membanjiri paru2 kita dengan cara apapun, kecuali keadaan tenggelam. Jadi setiap kegiatan yang membuat paru2 kemasukan air akan dikeluarkan dalam bentuk lendir melalui 3 cara, dibatukkan, ditelan, atau melalui lymphatic system.
2. Liquid untuk v***r tidak mengandung air sama sekali. Seperti kita ketahui bahwa bahan dasar semua liquid adalah vegetable glycerin dan propylene glycol yang dicap oleh FDA aman untuk dihirup dan aman digunakan dalam jangka waktu lama.
3. Sebenarnya, kita menghirup lebih banyak uap air dalam kehidupan sehari2. Seperti berenang, mandi, memasak dll. Dan perlu diketahui, uap air dari v***r hanya berkadar sekitar 40ppm. Bandingkan dengan udara pegunungan keadaan berkabut yang lebih dari 100ppm. Kalau memang v***r membuat paru2 basah, seharusnya rumah sakit paru sudah penuh dengan warga yang tinggal di dataran tinggi.
4. Asap dalam rokok tidak semua nya di exhale karena memiliki zat padat didalamnya. Karena itu jika kita merokok, jumlah yang kita hisap selalu berkurang ketika dikeluarkan. Beda dengan v***r, jumlah yang kita hisap 95% kita keluarkan. Makanya asapnya ngebul.
5. Propylene glycol memiliki sifat hygroscopic. Yang maksudnya adalah, PG bersifat menyerap air dalam tubuh. Jadi liquid dalam v***r justru membuat tubuh merasa dehidrasi (kekurangan cairan) daripada sebaliknya membanjiri paru2. Oleh karena itu v**er pasti sering merasa haus kan? Hehehe.
Va**ng lebih sehat dari merokok? Jawabannya IYA.
Tapi, va**ng TIDAK membuat tubuh kita lebih sehat.
Sumber: qorax stan
By: **ngpoint