06/02/2018
Social Media Branding and Marketing Full Day Workshop.
maroove.com/smbm
Seperti yang sudah kita ketahui bersama, hari ini sebagian besar orang menggunakan sosial media sebagai suatu kebutuhan dasar dalam hidupnya. Sehingga secara almiah sebuah "kolam" besar pun telah terbentuk.
Apakah anda hanya seekor ikan dalam kolam yang senantiasa dipancing oleh para nelayan setiap harinya? Ataukah seekor hiu yang juga memanfaatkan kolam ini untuk mencari makan?
Sadarkah anda jika sebuah produk diberikan gratis, maka andalah komoditas yang sedang dijualnya? Inilah yang terjadi sekarang, setelah dipupuk dan dirawat selama-bertahun-tahun Marjukiberg pun memutuskan untuk memanennya, bersama-sama dengan para nelayan pencari ikan di dalam sebuah kolam
bernama Facebook dan Instagram.
Anda pikir mudah berjualan di sosial media? Well, tidak sulit lah. Ilmu untuk dipelajari bertebaran di internet. Tinggal Search saja, maka tutorialnya akan keluar dan bisa anda akses. Namun waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan resource kelimuan itu tidaklah sebentar. Setidaknya anda harus membaca puluhan artikel dan melihat belasan video para "mastah" untuk memahami dasarnya saja.
Semua sudah bisa, lalu bagaimana cara anda bersaing dengan kompetitor?
Untuk bisa unggul dari kompetisi yang semakin penuh dan sesak, anda harus memiliki keunggulan dibandingkan mayoritas pasar. Produk/jasa yang ditawarkan harus memiliki selling point yang unik. Apakah itu dari benefit fisik atau propaganda emosional yang membuatnya dekat dengan produk anda? Sudahkah anda mengungguli kompetitor dengan menarik hati dari target market anda? Mungkin anda baru saja melakukannya, yaitu sebuah proses yang disebut dengan branding.
Branding adalah sebuah upaya untuk menanamkan ikatan emosional terhadap target market anda? Jika dilakukan dengan benar, maka anda akan memiliki sebuah posisi dalam ruang hati mereka. Hal ini akan menyebabkan mereka memilih anda dibandingkan dengan produk lainnya di pasar.
Proses ini bisa dilakukan dengan cepat dan massive tentunya jika anda memiliki budget milyaran untuk digelontorkan. Tinggal pekerjakan production house untuk membuat iklan, lalu pasang di televisi dan youtube selama satu tahun. Bisa dipastikan brand anda akan terngiang-ngiang di dalam benak target audiens anda. Mau tidak mau, itulah sebuah propaganda.
Namun, bisa dipastikan sebagian besar dari kita 99% pasti tidak punya budget sebesar itu untuk bisa meluncurkan produk kita ke publik. Di sinilah Sosial media masuk sebagai solusi para pengusaha kecil dengan budget terbatas. Bahkan tidak perlu membayar, kita bisa melakukan promosi di sosial media secara gratis dan organik. Hal ini mengarahkan para marketer untuk melakukan berbagai studi trial error untuk mendapatkan hasil maksimal dari promosi di sosial media.
Di dalam sosial media sekarang sudah mulai sesak dengan persaingan di antara para pengusaha. Sehingga update strategi terbaru akan menjadi sebuah perbedaan yang besar dalam kesuksesannya. Yang luar biasanya lagi, dua orang berjualan hal yang sama di sosial media. Satu diantaranya sukses luar biasa, namun entah mengapa pengusaha yang satu lagi tidak menghasilkan keuntungan yang berarti.
Hal inilah yang akan kita bahas lebih lanjut. Pertama, bagaimana mengoptimalkan sosial media sebagai alat untuk melakukan branding produk/jasa. Kedua, Bagaimana bisa menggunakan waktu dengan optimal untuk bisa menciptakan konten sosial media yang benar-benar berpengaruh terhadap goals.
Social Media Branding and Marketing full day workshop hadir untuk membantu UMKM memahami proses kampanye melalui sosial media. Bagi anda yang ingin meningkatkan pemahaman anda mengenai strategi marketing dan cara branding melalui sosial media maka acara ini sangat tepat untuk anda. Bagaimana anda bisa meningkatkan kelas anda? Cek lebih detail tentang acara ini di:
maroove.com/smbm
Semoga bermanfaat. Wasalamualaikum wr. wb.
Adryan Bepe
Brand Consultant