06/02/2026
Buku ini mengkaji Gerakan perlawanan rakyat Galela di Halmahera Utara terhadap Belanda dan Negara Indonesia Timur (NIT) yang mereka bentuk dari tahun 1946 hingga 1949. Buku ini mencoba mendekonstruksi narasi sejarah nasional yang cenderung berfokus pada peristiwa-peristiwa di Jawa dan Sumatra selama masa Revolusi Kemerdekaan. Dengan menggunakan metode sejarah kritis yang menggabungkan arsip kolonial, laporan militer Australia, dan tradisi lisan setempat, buku ini mengeksplorasi peran Yasin Gamsungi dan organisasi Gabungan Anak Tentara Indonesia (GATI). Buku ini menunjukkan bahwa perlawanan rakyat Galela merupakan hasil interaksi kompleks antara mantan anggota Heiho dengan kesadaran politik pemuda lokal setelah Proklamasi Kemerdekaan.