Darjo Pomo

Darjo Pomo Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Darjo Pomo, Advertising/Marketing, Jln. Sawo apel Kranggan tengah Rt. 01/05 Jatisampurna, Bekasi.

14/09/2023
 DAWUH KYAI (02)Ada kaidah yang mengatakan :المحافظة على القديم الصالح والاخذ بالجديد الاصلحArtinya : “Memelihara (menja...
30/10/2022



DAWUH KYAI (02)

Ada kaidah yang mengatakan :

المحافظة على القديم الصالح والاخذ بالجديد الاصلح

Artinya : “Memelihara (menjaga) nilai atau ajaran lama yang baik, dan mengambil nilai atau ajaran baru yang lebih baik”.

Namun, menurut mbah Yai Muqorrobin Alazizst : "Pertahankan istri tua yang sudah nyata² cantik dan baik, serta boyonglah istri muda yang jauh lebih cantik dan jauh lebih baik".

Kalo berani?😀😀

Jatisampurna Bekasi, 31 Oktober 2022.
Salam dino Senen wayahe panen.

(Masuk boskuh....)

 TERSESAT Sejak awal jalan kita salah kiblat.Di sini kita berserakan bersama tulang-tulang yang mungkin juga tersesat.Da...
19/06/2022



TERSESAT

Sejak awal jalan kita salah kiblat.
Di sini kita berserakan bersama tulang-tulang yang mungkin juga tersesat.
Dari sini matahari seharusnya terbit, dari sini seharusnya kita mulai berjalan, bukan tenggelam.

Tiadakah engkau takut cinta mati dengan mata yang masih berdebat?
(Sastra pustaka)

Jatisampurna Bekasi, 19 Juni 2022
Kopiku masih hangat tersisa

[ ]

13/02/2022



CERITAKAN PRODUKMU

Rob Walker dan Joshua Glenn adalah peneliti dan antropolog yg mendirikan Significantobjects.com.

Mereka berdua melakukan penelitian yang sangat menarik. Mereka berhipotesa, bahwa seorang penulis yang mampu menambahkan kisah pada benda, akan menaikkan nilai benda tersebut berkali-kali lipat.

Penelitian pun dimulai. Mereka mengumpulkan benda2 bekas "tak bernilai" dengan harga tak lebih dari 2 dolar (sekitar 30 ribu). Mereka pun mulai menambahkan kisah dan cerita pada benda tersebut sebelum dijual kembali di Ebay.

Hal mengagumkan pun terjadi. Sebuah mainan pisang yang awalnya berharga 25 sen (8000 rupiah), setelah ditambahkan cerita, laku terjual dengan harga $76 (Rp 1.140.000). Mainan miniatur ayam yg diperoleh dengan gratis, mampu dijual kembali dengan harga $30 (Rp. 450.000).

Cerita yang ditambahkan pada benda-benda tersebut ternyata mampu menyentuh perasaan, emosi, hingga hati pembaca untuk membelinya.

Modal barang bekas yang awalnya $128,74 (sekitar 2 jutaan), saat ditambahkan cerita menghasilkan omset $3.612,51 (54 jutaan). Hipotesis mereka benar. Bahkan melebihi ekspektasi. Sebuah cerita mampu meningkatkan nilai produk hingga 2700 kali lipat.

Story telling saat ini sudah berubah menjadi story selling. Sebuah needs dalam bisnis. Kebutuhan yang mampu menyentuh jiwa pembeli.

Sekarang, saatnya kita merefleksikan diri. Bila kita merasa kemasan produk kita keren. Bahan-bahannya terbaik. Marketingnya brutal. Namun masih sulit menjual. Mungkin kita harus stop sejenak. Lalu menuliskan kisah produk tersebut. Perjuangannya. Nilai manfaatnya. Kebaikannya. Bangkitkan sisi manusiawinya. Karena kita juga berinteraksi dengan manusia.

Sakmene paham ?

Jatisampurna Bekasi, 13 Februari 2022
Salam menyerah bukan pilihan.

(Pagi² buta bicara cuan)

03/02/2022



CEK KESEHATAN MURAH

Untuk kalian yang nggak punya duit, namun hari-hari terasa kurang enak badan, ini da cara cek kesehatan murah meriah:

Kencinglah di pohon dan amati...

1. Jika dikerubungi semut, berarti diabetes.
2. Cepat kering, berarti sodiumnya terlalu tinggi.
3. Jika berbau pesing, berarti kolesterol tinggi.
4. Lupa menutup celana, berarti alzheimer (pikun) .
5. Jika anda berpegangan di pohon, berarti parkinson (buyuten).
6. Jika pipis kena sepatu, berarti gangguan prostat.
7. Jika tidak bisa mencium bau pipis, berarti covid.
8. Pipis bau menyengat berarti abis makan jengkol/petai.
9. Jika langsung kesurupan berarti pohonnya ada penunggunya😛🤪

Kalau pohonnya tetiba mati berarti kamu sakti...

Jatisampurna Bekasi,3 Februari 2022
Salam grayak-grayak

(Inpo masszehhhh...)

 RENUNGAN MALAMRemember to take care of yourself.Sometimes you get so busy taking care others that you forget that you a...
07/01/2022



RENUNGAN MALAM

Remember to take care of yourself.
Sometimes you get so busy taking care others that you forget that you are important too.

Jangan lupa untuk menjaga dirimu sendiri, terkadang kamu terlalu sibuk mengurus orang lain sehingga kau lupa bahwa kamu juga penting.


Jatisampurna Bekasi, 7 Januari 2022
Salam mengkis-mengkis

(Pasukan gembus)

26/12/2021



MASIH ADA HARAPAN

Untuk kalian yang di 2021 ini masih gagal dalam segala hal, saranku di 2022 nanti datanglah ke kota Bekasi.

Sebab di Bekasi masih ada :
1. Harapan Mulya
2. Harapan Jaya
3. Harapan Indah
4. Ujung Harapan

😛😛😛

Selamat pagi dan jangan lupa bahagia..

Jatisampurna Bekasi, 27 Desember 2021
Salam kopi lendot sor jembatan.

(Cek lokasi : Pasar Bojong Kulur Gunung putri Bogor)

24/10/2021



KONCO BUDHO

Suatu hari Bapak-ku berpesan ;

" Le.... Suk Yen anak-anakmu wayah mlebu sekolah dasar, ojo mbok lebokne sekolah Islam terpadu, putu-putuku ben ndwe konco Budho masalah agomo ben ngaji Diniyah ning Madin wae.."

( Nak... Nanti bila anak-anakmu sudah saatnya Sekolah Dasar, jangan kau daftarkan ke sekolah Islam terpadu, cucu-cucuku biar punya teman Budho (Maksudnya : berbeda keyakinan) untuk masalah agama biar ngaji di Madin (Madrasah Diniyah) saja.. )

Dan hanya kujawab nggih tanpa bertanya apa dan kenapa.

Ternyata setelah kuteliti memang benar adanya ; sekolah terpadu "kebanyakan" tak pernah mengadakan Upacara bendera dan di ruang kelas tak ada gambar Pancasila dan presiden serta wakil presiden RI.

Dan buku-buku LKS mapel khusus (seperti Qur'an hadist) kebanyakan berisi ayat-ayat perang.


Jatisampurna Bekasi, 25 Oktober 2021
Salam ngopi tengah wengi.

(Kupingmu rungokno)

 AKIBAT ANAK DISEKOLAHKAN TERLALU DINI Ada yang beranggapan bahwa anak-anak yang disekolahkan formal sejak dini mempermu...
21/05/2021



AKIBAT ANAK DISEKOLAHKAN TERLALU DINI
Ada yang beranggapan bahwa anak-anak yang disekolahkan formal sejak dini mempermudah mereka dalam menyerap setiap ilmu yang telah diajarkan di sekolah. Anggapan itu pun tak sepenuhnya salah, tetapi juga tak sepenuhnya bisa dikatakan benar.

Anggapan tersebut mungkin dapat dikatakan benar karena memang usia perkembangan anak khususnya usia dini adalah masa keemasannya dalam bertumbuh kembang. Pada fase tersebut, anak memiliki kemampuan berkembang yang sangat pesat dibandingkan dengan fase usia pertumbuhan lain. Anak akan sangat sensitif dalam menerima segala informasi lingkungan sekitar dan pengaruh dari luar.

Perkembangan tersebut berkaitan dengan perkembangan dari sisi berpikir, emosi, dan kecerdasan serta perkembangan motorik, maupun sosialnya.

Namun, di sisi lain, kemampuan anak secara mental belumlah matang secara sempurna. Hal tersebut berpotensi mengakibatkan anak akhirnya cepat jenuh dalam mengikuti proses belajar mengajar.

Mereka (orang tua) yang tak peka terhadap kondisi anak juga rentan membuat anak mengalami kondisi tertekan. Kondisi tertekan tersebut disebabkan oleh proses belajar mengajar berbasis pendidikan formal yang cenderung menjemukan. Anak yang seharusnya bahagia dengan dunia bermainnya harus dihadapkan dengan pelajaran-pelajaran yang tak semuanya sesuai dengan umur perkembangannya.

Problem lain pun hadir dari rekan-rekannnya yang secara umur lebih dewasa dari usianya. Masalah tersebut dapat berupa kemampuan berinteraksi dengan dunia seusia rekannya, yang notabenenya berusia lebih dewasa dari dirinya. Jika anak tak mampu untuk mengikuti dunia dan pola pikir anak yang lebih dewasa, ditakutkan sang anak berpotensi mengalami pengucilan atau bulliying dalam peer groupnya.

Dalam psikologi, pengaruh dari peer group seorang anak akan lebih kuat dibandingkan dengan pengaruh lingkungannya. Terlebih lagi jika hubungan orang tua dan anak memiliki kerenggangan.

Oleh karena itulah, orang tua perlu meninjau kembali keinginan menyekolahkan anak secepat mungkin dalam pendidikan formal. Pada usia dini, pendidikan terbaik adalah didikan orang tua.

Apabila dicitrakan dengan sebuah ketenaran seorang artis, anak yang disekolahkan terlalu cepat sebelum usianya mirip dengan seorang artis karbitan dari ajang pencarian bakat atau artis musiaman yang fenomenal akibat sosial media. Ia akan cepat untuk melejit, tetapi cepat p**a turun, jatuh, terperosok dan akhirnya hilang.

Diperlukan kesabaran bagi orang tua untuk mendidiknya di lingkungan keluarga. Ajarkan ia terlebih dahulu tentang nilai-nilai moral, sopan santun, dan akhlak yang baik dari keluarga. Jadilah orang tua yang menjadi role model utama bagi anak. Karena basis utama dari pendidikan terbaik adalah menanamkannya sebuah karakter yang bermartabat.

Terkadang kita lupa memperhatikan akhlak, nilai moral, dan sopan santun. Sebagian besar orang tua hanya terfokus pada pencapaian prestasi-prestasi yang bersifat keduniawian. Anak dituntut secara paksa mengikuti pola-pola pendidikan era kolonial yang harus pakem dengan pencapaian yang baku.

Akhirnya, kreativitas dan potensi anak yang dimiliki pun teredam dengan bentuk standar yang sudah dibakukan. Bahkan terkesan haram dilakukan pembaharuan oleh anak didik. Maka jangan heran jika banyak generasi bangsa saat ini yang menjadi intelektual, tetapi sepi dengan kreativitas yang membangun.

Selain itu, kesadaran orang tua mengenai apa yang paling tepat bagi anak terkadang luput untuk dilakukan. Perhatian orang tua hanya melihat dari pencapaian nilai di atas kertas. Tak sedikit yang menyunat waktu bermain anak dengan memberikan les ini dan itu yang justru bikin bosan bukan main kepalang bagi anak.

Pagi-pagi berangkat sekolah, p**ang sekolah les bahasa, malam les matematika, sep**ang les mengerjakan tugas sekolah begitu seterusnya setiap hari. Yang terpenting bagi anak usia dini hanyalah mereka bisa bahagia dengan bermain. Titik...

Sekolah seharusnya menjadi urusan nanti ketika anak memang sudah siap.
Takut jika anak tertinggal? Apakah benar anak merasakan hal yang sama? Yuk mari renungkan kembali pertanyaan tersebut.

Ketakutan tersebut alangkah lebih baiknya diinvestasikan dengan berusaha keras mencintainya dengan kasih sayang yang sebenar-benarnya. Tanpa ada embel-embel gengsi dan harapan pada pencapaiann selembar kertas.

Anak umur 5 tahun, bahkan kurang dari itu, merupakan masa-masa anak belum begitu memahami cara bersosialisasi dengan baik. Jika memaksanya bersekolah, ia tentu kesulitan mengikuti aturan-aturan yang diterapkan oleh pihak sekolah. Hal itu bisa membuat anak merasa tertekan dan tidak nyaman di lingkungan sekolahnya.

Jika anak tetap disekolahkan terlalu dini, potensi blast (Bored, Lonely, Afraid/ Angry, Stress, Tired) malah berkembang. Hal tersebut tentu tidak baik bagi perkembangannya kelak.

Membuat anak menjadi cemerlang tak mesti harus dimasukkan ke dalam pendidikan formal sedini mungkin. Anak bukanlah miniature atau benda mati yang dengan sesuka hati dapat kita perlakukan tanpa persetujuan sang anak. Ingatlah bahwa ia merupakan buah hati yang sudah sepatutnya untuk didengarkan pendapatnya p**a.

Karena kasih sayang adalah kasih yang tak mengekang dan menekan. Karena kasih adalah saling pengertian dan pemberian rasa aman dan nyaman yang di landasi cinta tulus ikhlas. Ingat, masa kecil yang sedemikian indahnya itu hanya bisa dinikmati sekali seumur hidup. Jangan rampas hak anak demi gengsi orang tuanya. Semangat pagi....


Oleh :
Pakde Guru Johan Wahyudi
Penggerak literasi dari Sragen Jawa tengah.

(Sekar and Ba-nana)

Address

Jln. Sawo Apel Kranggan Tengah Rt. 01/05 Jatisampurna
Bekasi
17433

Telephone

081384451265

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Darjo Pomo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share