13/08/2026
Sebuah logo mungkin menjadi hal pertama yang kita lihat dari sebuah brand. Namun, di baliknya ada strategi dan nilai yang membentuk bagaimana sebuah brand dikenal maupun dipercaya.
Inilah yang menjadi salah satu pembahasan dalam sesi seminar โ๐๐ฟ๐ฎ๐ป๐ฑ ๐ถ๐ ๐ฎ ๐๐๐๐ถ๐ป๐ฒ๐๐ ๐ฆ๐๐ฟ๐ฎ๐๐ฒ๐ด๐, ๐ป๐ผ๐ ๐ฎ ๐๐ผ๐ด๐ผโ di ๐ ๐๐ฒ๐ด๐ฎ๐ฐ๐ ๐ผ๐ณ ๐ง๐ฟ๐๐๐. ๐ ๐๐๐๐๐ฟ๐ฒ ๐ถ๐ป ๐ ๐ผ๐๐ถ๐ผ๐ป, bersama ๐ฌ๐ฎ๐๐ฎ ๐ฆ๐ถ๐ป๐ด๐ด๐ถ๐ต, ๐๐ผ-๐๐ผ๐๐ป๐ฑ๐ฒ๐ฟ and ๐๐๐ข dari Buzzle ยฎ.
Dalam sesi ini, beliau berbagi bagaimana membangun brand yang kuat tidak cukup hanya dengan memiliki identitas visual yang menarik. Brand perlu memiliki identitas yang bermakna dan pesan yang jelas, kemudian menerjemahkan nilai tersebut ke dalam berbagai aspek bisnis, mulai dari produk, customer experience, hingga tim dan budaya perusahaan.
Brand yang kuat juga membutuhkan arah yang jelas. Memahami pasar yang ingin dituju, apa yang ingin diperjuangkan, serta bagaimana menyampaikan value secara konsisten menjadi bagian penting dalam membangun brand yang relevan dan bernilai bagi bisnis.
Pada akhirnya, brand dan bisnis tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Ketika keduanya memiliki arah yang sama, sebuah brand dapat menjadi fondasi yang lebih kuat untuk membangun bisnis yang terus tumbuh dan bertahan dalam jangka panjang.