Jurnal Peristiwa

Jurnal Peristiwa Kami akan memberikan informasi mengenai sekitaran cikarang terupdate, support kami dengan cara like

12/06/2026

Warga di sekitar Jalan Gedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad pria tanpa identitas yang mengapung di aliran Kali Bekasi, Jumat (12/6/2026).

Jasad tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di sekitar lokasi. Saat ditemukan, kondisi korban sudah dalam keadaan membusuk dan mengeluarkan bau tidak sedap, sehingga diduga korban telah meninggal dunia lebih dari satu hari.

Nisun (60), warga sekitar, mengatakan awalnya warga tidak menyangka benda yang terlihat di aliran kali merupakan jasad manusia. Warga kemudian mendekati lokasi setelah melihat bagian tubuh yang muncul ke permukaan air.

"Awalnya kita kira bukan mayat. Pas didekati ternyata benar manusia, kelihatan bagian kaki dan tubuhnya," ujar Nisun.

11/06/2026

Seorang anak laki-laki berusia 2 tahun yang terkunci di dalam kamar berhasil dievakuasi oleh Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bekasi di Perumahan Taman Kebalen Blok N3 Nomor 9, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kamis (11/6/2026).

Peristiwa tersebut bermula saat petugas Disdamkar Kabupaten Bekasi menerima laporan adanya balita yang terjebak di dalam kamar sekitar pukul 17.45 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan.

Sesampainya di lokasi, petugas berupaya membuka pintu kamar yang terkunci dengan menggunakan peralatan rescue. Setelah berjibaku membongkar kunci selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil membuka pintu dan mengeluarkan balita tersebut dalam kondisi selamat.

Proses penanganan selesai pada pukul 19.30 WIB. Keberhasilan evakuasi tersebut mendapat apresiasi dari keluarga korban yang merasa lega setelah anak mereka berhasil diselamatkan tanpa mengalami cedera.

10/06/2026

Satu Unit bus milik PO Shantika dengan nomor polisi K-7898-OB mengalami kebakaran di ruas Tol Jakarta–Cikampek KM 38.400 arah Cikampek, tepatnya di wilayah Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Rabu malam (10/06/2026) sekitar pukul 22.20 WIB.

Menurut keterangan pengemudi, insiden bermula saat ban kanan belakang bus mengalami pecah. Tak lama kemudian muncul percikan api yang membakar bagian ban hingga merembet dan membesar di area belakang kendaraan.

Pengemudi segera menepikan bus ke bahu jalan dan mengarahkan seluruh penumpang untuk menyelamatkan diri. Beruntung, seluruh penumpang dan kru bus berhasil dievakuasi dengan selamat sebelum api membesar.

Petugas PJR, Jasa Marga, serta tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi bergerak cepat melakukan penanganan hingga kobaran api berhasil dipadamkan. Kendaraan kemudian dievakuasi ke pool ruas KM 41 arah Cikampek.

Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

10/06/2026

Fasilitas umum trotoar di Jalan Fatahillah, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, mengalami kerusakan setelah adanya pekerjaan galian pemasangan jaringan p**anisasi yang dikerjakan oleh PT Mulia Teknik Toolsindo.

Pantauan di lokasi pada Rabu (10/6/2026), sejumlah bagian trotoar yang sebelumnya dibangun menggunakan anggaran negara tampak mengalami kerusakan dan tidak dapat digunakan secara maksimal oleh pejalan kaki. Kondisi tersebut membuat warga harus mencari jalur alternatif saat melintas di area tersebut.

Kerusakan terjadi setelah adanya aktivitas pembongkaran trotoar untuk keperluan pemasangan p**a. Sejumlah material trotoar terlihat tidak kembali pada kondisi semula sehingga mengganggu fungsi fasilitas publik tersebut.

Salah seorang pekerja proyek mengatakan, pihaknya telah mengantongi izin untuk melakukan pekerjaan galian tersebut. Ia memastikan, kerusakan fasilitas umum akibat pengerjaan proyek akan diperbaiki kembali setelah pekerjaan selesai.

Namun, warga mengkhawatirkan kondisi serupa kerap terjadi pada sejumlah proyek galian. Setelah pekerjaan selesai, bekas galian dan fasilitas umum yang terdampak terkadang hanya diperbaiki seadanya sehingga tidak kembali seperti kondisi awal.

Akibatnya, masyarakat terutama pejalan kaki menjadi pihak yang terdampak karena trotoar yang seharusnya menjadi jalur aman untuk berjalan kaki justru tidak dapat digunakan dengan baik.

Warga berharap pihak pelaksana proyek dapat segera melakukan perbaikan secara menyeluruh dan mengembalikan kondisi trotoar sesuai standar, mengingat fasilitas tersebut merupakan bagian dari sarana publik yang dibangun untuk kepentingan masyarakat.

10/06/2026

Kekecewaan mendalam dirasakan setelah perjuangan panjang untuk mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) harus berakhir dengan kendala yang tidak terduga.

Di tengah proses pengerjaan, tepatnya pada menit ke-32, tiba-tiba terjadi pemadaman listrik yang membuat pelaksanaan OSN tidak dapat diselesaikan. Padahal, persiapan telah dilakukan selama berbulan-bulan dengan belajar siang dan malam demi memberikan hasil terbaik.

Rasa sedih dan sakit hati pun muncul karena perjuangan serta waktu yang telah dikorbankan harus terhenti bukan karena kemampuan, melainkan akibat gangguan teknis di luar kendali.

Meski demikian, semangat dan kerja keras yang telah dilakukan tetap menjadi pengalaman berharga. Perjuangan panjang tersebut menjadi bukti kesungguhan dalam mengejar prestasi.
Source : .0814

05/06/2026

Aksi tawuran berdarah antar kelompok remaja terjadi di kawasan Underpass Tambun, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat (5/6/2026) dini hari. Dalam insiden tersebut, seorang remaja dilaporkan tewas di lokasi kejadian setelah mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

Peristiwa yang terekam dalam sebuah video dan beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat sekelompok remaja berlari memasuki area disekitar underpass dan dikejar oleh kelompok lain yang diduga merupakan lawan tawuran mereka.

Seorang remaja tampak terjatuh setelah terkena sabetan senjata tajam. Korban kemudian kembali diserang menggunakan senjata tajam oleh pelaku lain hingga tergeletak tak berdaya di lokasi kejadian.

Tak hanya itu, korban yang sudah terkapar terlihat diseret ke arah depan lokasi awal kedua kelompok remaja tersebut datang. Berdasarkan informasi yang beredar, korban meninggal dunia di tempat akibat luka yang dideritanya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tambun Selatan terkait kronologi maupun identitas korban dan pelaku yang terlibat dalam tawuran tersebut.

Lokasi kejadian diketahui berada di kawasan Underpass Tambun dan diduga tidak jauh dari Markas Polsek Tambun Selatan. Polisi diharapkan segera mengusut kasus tersebut guna mengungkap para pelaku serta mencegah terulangnya aksi tawuran yang kerap meresahkan masyarakat.

03/06/2026

Puluhan warga Kampung Bojong Koneng, Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, menggeruduk rumah Ketua RT setempat setelah mengetahui terduga pelaku kekerasan seksual terhadap anak yang sebelumnya diamankan warga beberapa hari yang lalu dilepaskan karena alasan perdamaian antara pihak korban dan pelaku.

Aksi protes warga tersebut terekam dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, warga mempertanyakan keputusan pelepasan terduga pelaku dan mendesak agar kasus tersebut tetap diproses secara hukum.

Warga menilai dugaan kekerasan seksual terhadap anak merupakan tindak kejahatan serius yang tidak dapat diselesaikan hanya melalui jalur damai. Mereka khawatir pelaku dapat kembali mengulangi perbuatannya terhadap korban lain apabila tidak diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Kami ingin pelaku diproses hukum. Ini menyangkut keselamatan anak-anak dan tidak boleh dianggap sepele," ujar salah seorang warga dalam video tersebut, Rabu (3/6/2026).

Selain menuntut proses hukum, warga juga mempertanyakan pernyataan Bhabinkamtibmas setempat yang menyebut pihak korban telah mencabut laporan sehingga kasus tidak dilanjutkan. Warga mengaku ingin mendengar langsung dari keluarga korban terkait alasan pencabutan laporan tersebut.

Ketegangan sempat terjadi ketika warga terus mendesak penjelasan dari aparat yang hadir di lokasi. Mereka menegaskan bahwa perkara yang melibatkan korban anak tidak dapat diselesaikan melalui mekanisme restorative justice.

Di penghujung video, setelah mendapat desakan dari warga, Bhabinkamtibmas akhirnya membenarkan bahwa kasus yang berkaitan dengan perlindungan anak memang tidak dapat diselesaikan melalui restorative justice sebagaimana diatur dalam ketentuan hukum yang berlaku.

Saat ini pihak kepolisian melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Bekasi memastikan kasus tersebut masih tetap berlanjut dan para korban serta pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Metro Bekasi.

03/06/2026

Hiburan odong-odong dalam acara khitanan di Kampung Cibeureum RT 03 RW 03, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, berujung petaka. Tiga pemain kesenian odong-odong asal Kabupaten Subang tewas akibat tersengat aliran listrik, sementara dua lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Korban merupakan bagian dari rombongan kesenian odong-odong Alan Grup Dewa Tarompet asal Ciwera, Gambarsari, Pagaden, Kabupaten Subang, yang tengah mengisi hiburan dalam sebuah hajatan khitanan.

Satlinmas Desa Mekarmukti, Pitung (70), mengatakan insiden terjadi saat rombongan kembali melanjutkan perjalanan usai beristirahat setelah salat Ashar. Ketika kendaraan odong-odong melintas, mereka mendapati kabel listrik yang posisinya cukup rendah dan menghalangi laju kendaraan.

"Awalnya habis istirahat, terus jalan lagi. Pas maju, ketemu kabel. Ada yang mengangkat kabel supaya kendaraan bisa lewat," ujar Pitung di lokasi kejadian.

Menurutnya, salah seorang pemain yang berupaya mengangkat kabel diduga tersengat aliran listrik. Sengatan tersebut kemudian merambat ke pemain lain yang berada di sekitarnya.

"Awalnya satu orang yang kena. Begitu kesetrum, merambat ke yang lain. Yang mengangkat kabel itu langsung kena, terus yang memegang atau berada dekat dia ikut kesetrum," katanya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Metro Bekasi, AKP Alyani, membenarkan adanya insiden tersebut. Berdasarkan data sementara, terdapat lima korban yang dibawa ke rumah sakit.

"Korbannya ada lima orang. Tiga orang meninggal dunia dan dua orang lainnya masih menjalani perawatan," kata Alyani saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Ia menjelaskan, para korban berasal dari Subang dan datang untuk menghadiri acara khitanan di Desa Mekarmukti. Saat perjalanan, kendaraan yang mereka tumpangi diduga memiliki muatan cukup tinggi sehingga mengenai kabel yang melintang di atas jalan.

Karena kabel dinilai menghalangi perjalanan, salah seorang korban naik ke bagian atas kendaraan untuk mengangkat kabel tersebut. Namun, saat proses itu berlangsung terjadi sengatan listrik yang mengenai para korban.

01/06/2026

Seorang pria diduga pelaku pelecehan seksual terhadap anak laki-laki di Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi diamankan warga, Senin (1/6/2026) malam.

Aksi bejat pelaku terungkap setelah korban mengadukan perlakuan tak senonoh yang dialaminya kepada orang tua, kemudian hal tersebut dilaporkan ke ketua RT setempat.

Menurut salah satu warga, korban aksi bejat pelaku ada 4 orang dengan usia rata antara 9 tahun hingga 11 tahun.

Guna menghindari aksi warga yang geram terhadap pelaku, pihak kepolisian mengamankan terduga pelaku ke Polsek Cikarang Barat.

Address

Jalan Fatahilla
Cikarang
17535

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jurnal Peristiwa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Jurnal Peristiwa:

Share