14/01/2026
Orang "Hilang"
Hati-hati terhadap orang ini.
Orang ini bernama Agus Maulana.
Pernah bekerja berpindah-pindah.
Kebanyakan di Percetakan di Sekitar Cilegon.
Ternyata penipu.
Diduga pelaku asal Lampung ini masih berkeliaran di Cilegon atau Serang. Ada kemungkinan melamar pekerjaan di Percetakan lain lalu melancarkan aksi penipuannya yang diduga sudah sering dilakukan. Mulai dari pinjam uang teman sampai pinjam kendaraan teman.
Kronologis:
Datang ke tempat kami pada 27 November 2025. Dengan hanya membawa pakaian di badan. Tidak punya HP, tidak punya uang dan tidak punya tempat tinggal. Menurut pengakuannya sudah sepekan tidur di masjid.
Sebenarnya beberapa tahun lalu orang ini pernah bekerja disini sekitar 1 tahun. Lalu tiba-tiba pergi tanpa pamit. Beberapa bulan kemudian ternyata sudah bekerja di percetakan lain. Diketahui belakangan dulu saat pergi ternyata meninggalkan hutang ke teman-teman sesama karyawan.
Merasa kasihan dan berharap berubah, kami menerimanya untuk sementara waktu. Kami beri kesempatan menunjukkan perubahan selama 1 bulan. Kami beri tempat tinggal dan dijamin makan, serta diberi pakaian. Perilaku terlihat ada perubahan baik. Shalat rajin, selalu datang awal waktu dan di shaf pertama. Perubahan yang menenangkan semua pihak.
Sampai suatu hari setelah 1 bulan berlalu, tepatnya Sabtu 3 Januari 2026 dia melancarkan beberapa skenario. Dan bertingkah seperti orang sedang sakit. Badan lemas, mengeluh demam (di grup WA kerja) dan tidak masuk kerja. Meminjam uang ke beberapa teman karena butuh mendesak. Beberapa temannya memberinya pinjaman. Dengan nominal bervariasi, dari 50ribu sampai 500rb.
Hingga puncaknya setelah 3 hari tidak masuk kerja, tanggal 7 meminjam motor teman kerjanya (karyawan lain) yang kebetulan masih baru juga. Merasa kasihan dan tidak enak menolak karena lebih junior maka motornya yg juga masih baru dipinjamkan. Pelaku mengatakan hanya pinjam 1 jam untuk berkunjung ke Serang. Tapi hingga beberapa jam kemudian tidak kembali. Nomor HP tidak aktif, WA centang satu. Yang membuat pemilik motor semakin khawatir.
Berbekal foto KTP pemilik motor meminta tolong temannya yang dekat dengan alamat rumahnya untuk mengecek ke alamat tsb, minimal mendapatkan informasi dari keluarganya.
Hasilnya mengejutkan, saat ketemu adiknya ternyata semua keluarganya sudah tidak mau ikut campur terhadap pelaku ini. Pasalnya sudah sering membuat malu keluarga. Bahkan keluarganya pun mengaku sudah 2 motor keluarga yang menjadi korban akibat tindakannya.
Maka pemilik motor kemudian memutuskan untuk membuat laporan ke kantor polisi (surat laporan terlampir).
Informasi ini kami share agar tidak ada lagi korban berikutnya.
Dan bagi yang menemukan motor atau pelaku seperti dalam foto ini bisa menghubungi nomor WA.me/6289653951711 (Ali F)