24/04/2026
Pernah lihat brand besar… tapi tiba-tiba dihujat netizen?
Itu yang terjadi pada Pepsi saat campaign mereka bersama Kendall Jenner.
Niatnya ingin terlihat “relevan” dengan isu sosial,
tapi yang terjadi justru sebaliknya.
Dalam hitungan hari, iklan itu jadi contoh klasik:
👉 Bagaimana digital marketing bisa backfire
👉 Bagaimana “viral” bisa berubah jadi bencana reputasi
Masalahnya bukan di budget.
Bukan juga di visual.
Tapi di satu hal yang sering diremehkan:
memahami audiens dan konteks.
Banyak brand hari ini masih melakukan kesalahan yang sama:
– Terlalu fokus viral
– Ikut tren tanpa makna
– Tidak validasi sebelum publish
Padahal…
Di era digital, satu konten bisa membangun brand, atau menghancurkannya.
Sekarang pertanyaannya:
Kamu bikin konten untuk viral… atau untuk dipercaya?
👇 Tulis di komentar
Menurut kamu, ini salah strategi atau salah eksekusi