Timah yang bernama bapak H. Salihan BA. Beliau mulai terjun di dunia periklanan/advertising semenjak memutuskan untuk pensiun dini dari PT. Timah, yaitu sekitar tahun 1992. Di tahun tersebut beliau bekerja di perusahaan periklanan sampai beberapa tahun kedepan, sehingga beliau mengerti dan mengetahui seluk beluk periklanan. Hingga beliau mendapatkan kepercayaan dari rekan beliau untuk bekerjasama
membuat perusahaan periklanan dan mendapatkan banyak klien. Namun karena perbedaan visi akhirnya beliau memutuskan untuk mandiri dan membuat perusahaan periklanan sendiri di tahun 2011 dengan anaknya yang bernama Surjito. Lahirlah perusahaan PT. Rekam Jejak Nusantara sebagai perusahaan periklanan mandiri yang mementingkan nilai kepercayaan di dalam kerjasamanya dengan perusahaan-perusahaan lain yang membutuhkan jasa perusahaan ini. Sampai pada saat ini perusahaan ini tumbuh dan telah mengembangkan sayapnya dengan bekerjasama dengan beberapa perusahaan besar seperti PT. Gramedia, PT. Duta Intidaya, PT. TNT International Express, dll. Suasana kerja yang dibangun di dalam kantor PT. Rekam Jejak Nusantara pun berasaskan kekeluargaan, sehingga karyawan dan direksi perusahaan ini saling bahu-membahu untuk membangun perusahaan ini lebih besar agar dapat bertahan dalam persaingan yang semakin sengit. Saat ini PT. Rekam Jejak Nusantara juga sudah mengembangkan lini usahanya ke bidang perizinan periklanan, perizinan parkir, perizinan alat berat, dll.