Hasil Mina Laut

Hasil Mina Laut produk olahan ikan tambak dan ikan laut yang murah dan berkualitas

27/10/2015

Yang langka itu???

Istri yg tunduk patuh pada suami.
Yg senantiasa berseri-seri saat dipandang.
Yang ridha terdiam saat suami marah.
Tidak merasa lebih apalagi meninggikan suara.
Tercantik di hadapan suami.
Terharum saat menemani suami beristirahat.
Tak menuntut keduniaan yang tidak mampu diberikan suaminya.
Yang sadar bahwa ridhaNya ada pada ridha suaminya.

Yang langka itu...
Suami yang mengerti bahwa istrinya bukan pembantu.
Sadar tak melulu ingin dilayani.
Malu jika menyuruh ini itu karena tau istrinya sudah repot seharian urusan anak dan rumah.
Yang tak berharap keadaan rumah lapang saat pulang karena sadar itulah resiko hadirnya amanah-anak yang masih kecil.
Yang sadar pekerjaan rumah tangga juga kewajibannya.
Yang rela mengerjakan pekerjaan rumah tangga karena rasa sayangnya terhadap istrinya yang kelelahan.

Yang langka itu...
Anak lelaki yang sadar bahwa ibunya yang paling berhak atas dirinya.
Yang mengutamakan memperhatikan urusan ibunya.
Yang lebih mencintai ibunya dibanding mencintai istri dan anak-anaknya.
Yang sadar bahwa surganya ada pada keridhaan ibunya.

Yang langka itu...
Orang tua yang sadar bahwa anak perempuannya jika menikah sudah bukan lagi miliknya.
Yang selalu menasehati untuk mentaati suaminya selama suaminya tidak menyuruhnya kepada perkara munkar.
Yang sadar bahwa keridhaan Allah bagi anaknya telah berpindah pada ridha suaminya.

Yang langka itu...
Seorang ibu yg meskipun tau surga berada di bawah telapak kakinya.
Tapi tidak pernah sekalipun menyinggung hal tersebut saat anaknya ada kelalaian terhadapnya.
Yg selalu sadar bahwa mungkin segala kekurangan pada anak-anaknya adalah hasil didikannya yang salah selama ini.
Yg sadar bahwa jika dirinya salah berucap atau doa keburukan maka malaikat akan mengijabah doanya.

Yang langka itu...
Anak yang senantiasa mendoakan kebaikan bagi orangtuanya dalam keheningan sepertiga malam terakhir.
Meskipun sehari hari dalam kesibukan rumah tangganya.
Dalam kesibukan usahanya.
Dalam kesibukan pekerjaannya.

Yang langka itu...
Orang orang yang saling memberikan uzur.
Yg saling memaklumi jika hal-hal di atas lupa atau lalai dilakukan.
Sehingga saling memaafkan diantara mereka.
Maka rahmat Allah berada diantara mereka.
Dan Allah dengan kemurahanNya memaafkan kesalahan-kesalahan mereka.

Selamat beraktivitas di hari ini, semoga sukses menyertai kita semua yang dibarokahi & diridhoi Allah.

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

Semoga Bermanfaat.

19/10/2015

"Hidup Sekali, Berarti/Bermanfaat, Lalu Mati".

Betapa ruginya manusia yang hidup sangat pendek di dunia, sekitar 60 sd 90 tahun, jika tidak Bermanfaat.

Lalu apa yang mau dibawa saat mudik keakherat nanti. Padahal apa yang kita miliki nantinya ditinggal di dunia, kecuali ilmu yang dimanfaatkan & bermanfaat, amal jariyah serta adanya anak-anak yang sholeh/sholehah.

Bagaiman menurut Rasululloh tentang orang bermanfaat tersebut.
Diriwayatkan dari Jabir berkata,”Rasululloh Shallallahu alaihi wassalam bersabda, "Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Thabrani-Daruquthni).

Dari Ibnu Umar bahwa seorang lelaki mendatangi Rasululloh Shallallahu alaihi wassalam dan berkata, ”Wahai Rasululloh, siapakah orang yang paling diicintai Allah? dan amal apakah yang paling dicintai Allah swt?” Rasululloh Shallallahu alaihi wassalam menjawab,”Orang yang paling dicintai Allah adalah orang yang paling bermanfaat buat manusia dan amal yang paling dicintai Alloh adalah kebahagiaan yang engkau masukkan kedalam diri seorang muslim atau engkau menghilangkan suatu kesulitan atau engkau melunasi utang atau menghilangkan kelaparan.

Dan sesungguhnya aku berjalan bersama seorang saudaraku untuk (menuaikan) suatu kebutuhan lebih aku sukai daripada aku beritikaf di masjid ini, yaitu Masjid Madinah, selama satu bulan.
Dan barangsiapa yang menghentikan amarahnya maka Allah akan menutupi kekurangannya dan barangsiapa menahan amarahnya padahal dirinya sanggup untuk melakukannya maka Allah akan memenuhi hatinya dengan harapan pada hari kiamat.
Dan barangsiapa yang berjalan bersama saudaranya untuk (menunaikan) suatu keperluan sehingga tertunaikan (keperluan) itu maka Allah akan meneguhkan kakinya pada hari tidak bergemingnya kaki-kaki (hari perhitungan).” (HR. Thabrani).

Sudahkah kemarin dan hari ini kita bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain sekitar kita.

Kalau sudah bermanfaat alhamdulillah, namun jangan sombong kalau kita sudah bisa berbuat lebih.

Kalau belum bermanfaat, mari saudara & sahabatku, kita jadikan diri ini, menjadi penyebab baiknya diri & sekitarnya.

Robbana Taqobbal Minna. Ya Alloh terimalah dari kami (amal kami), aamiin.

Semoga Bermanfaat.

06/10/2015

Teori Kecoa untuk Pengembangan Pribadi

CEO Google memiliki kisah inspiratif tentang kecoa. Ah masa iya sih! Kecoa yang menjijikkan itu? Yap betul! Kecoa yang lantas mengubah banyak hal dari dirinya tentang bagaimana memandang setiap tantangan dalam kehidupan.

Nama Sundar Pichai kini mulai banyak dikenal orang ketika menjabat pimpinan tertinggi raksasa perusahaan Google. Pichai terlahir di Tamil Nadu, India pada tahun 1972. Pichai dikenal oleh karyawan Google sebagai seseorang yang selalu berhasil merealisasikan rencana menjadi kenyataan. Beberapa proyek dia yang sukses yakni browser Chrome dan Android.

Sundar Pichai memang dikenal sebagai orang yang ramah, cerdas, dan pekerja keras. Ada sebuah kisah inspiratif dari pidato oleh Sundar Pichai kepada anak buahnya–
Ia berpidato tentang kecoa. Kisah inspiratif dibalik kecoa yang menjijikkan.

Di sebuah restoran, seekor kecoa tiba-tiba terbang dari suatu tempat dan mendarat di seorang wanita. Dia mulai berteriak ketakutan. Dengan wajah yang panik dan suara gemetar, dia mulai melompat, dengan kedua tangannya berusaha keras untuk menyingkirkan kecoa tersebut.

Reaksinya menular, karena semua orang di kelompoknya juga menjadi panik. Wanita itu akhirnya berhasil mendorong kecoa tersebut pergi tapi … kecoa itu mendarat di pundak wanita lain dalam kelompok. Sekarang, giliran wanita lain dalam kelompok itu untuk melanjutkan drama. Pelayan bergegas ke depan untuk menyelamatkan mereka. Dalam sesi saling lempar tersebut, kecoa berikutnya jatuh pada pelayan.

Pelayan berdiri kokoh, menenangkan diri dan mengamati perilaku kecoa di kemejanya. Ketika dia cukup percaya diri, ia meraih kecoa itu dengan jari-jarinya dan melemparkan nya keluar dari restoran.

Menyeruput kopi dan menonton hiburan itu, antena pikiran saya mengambil beberapa pemikiran dan mulai bertanya-tanya, apakah kecoa yang bertanggung jawab untuk perilaku heboh mereka? Jika demikian, maka mengapa pelayan tidak terganggu? Dia menangani peristiwa tersebut dengan mendekati sempurna, tanpa kekacauan apapun.

So, para hadirin.. CEO dari India ini kemudian bertanya: “Lalu apa yang bisa saya dapat dari kejadian tadi?” Ia melanjutkan pidatonya..

“Dari tempat saya duduk, saya berpikir. Kenapa 2 wanita karir itu panik, sementara wanita pelayan itu bisa dengan tenang mengusir kecoa? Berarti jelas bukan karena kecoanya, tapi karena respon yang diberikan itulah yang menentukan. Ketidakmampuan kedua wanita karir dalam menghadapi kecoa itulah yang membuat suasana cafe jadi kacau.

Kecoa memang menjijikkan. Tapi ia akan tetap seperti itu selamanya. Tak bisa kau ubah kecoa menjadi lucu dan menggemaskan.

Begitupun juga dengan masalah. Atau macet dijalanan, atau istri yang cerewet, teman yang berkhianat, bos yang sok kuasa, bawahan yang tidak penurut, deadline yang ketat, tetangga yang mengganggu, dsb.

Sampai kapanpun semua itu tidak akan pernah menyenangkan. Tapi bukan itu yang membuat semuanya kacau. Ketidakmampuan kita untuk menghadapi yang membuatnya demikian.” Yang mengganggu wanita itu bukanlah kecoa, tetapi ketidakmampuan wanita itu untuk mengatasi gangguan yang disebabkan oleh kecoa tersebut.

Disitu saya menyadari bahwa, bukanlah teriakan ayah saya atau atasan saya atau istri saya yang mengganggu saya, tapi ketidakmampuan saya untuk menangani gangguan yang disebabkan oleh teriakan merekalah yang mengganggu saya.

Bukanlah kemacetan lalu lintas di jalan yang mengganggu saya, tapi ketidakmampuan saya untuk menangani gangguan yang disebabkan oleh kemacetan yang mengganggu saya.

Reaksi saya terhadap masalah itulah yang sebenarnya lebih menciptakan kekacauan dalam hidup saya, melebihi dari masalah itu sendiri.

Apa hikmah dibalik kisah inspiratif dari pidato ini?

Kita mengerti, kita tidak harus bereaksi dalam hidup. Akan lebih baik kita harus selalu merespon. Para wanita bereaksi, sedangkan pelayan merespon. Reaksi selalu naluriah sedangkan respon selalu dipikirkan baik-baik.

Sebuah cara yang indah untuk memahami ………… HIDUP.

Orang yang BAHAGIA bukan karena semuanya berjalan dengan benar dalam Kehidupannya..

Dia BAHAGIA karena sikapnya dalam menanggapi segala sesuatu di kehidupannya Benar..!

Itulah kira-kira hikmah yang dapat diambil dari sebuah kisah inspiratif dari pidato CEO Google, Sundar Pichai.

Semoga Bermanfaat
[Source.wa copas]

03/10/2015

Renungan Pagi

Setelah menikah & bekerja, ada catatan yang mungkin bisa menjadi pelajaran untuk kita semua, bahwa dalam kehidupan sehari hari ternyata tidak selamanya sesuai dengan pikiran kita, namun pastikan itu yg terbaik dari Allah untuk kita.
Selalu silih berganti antara senang & susah, termasuk dengan orang lain bisa siapa saja.
Survey membuktikan bahwa banyak orang yang tidak senang dibanding yang senang dengan kita. Bagaimana tips menghadapi orang yang tadak senang dengan kita?
Kami melakukan 5 hal, yaitu:
1. Maafkan dia.
2. Doakan yang baik untuknya.
3. Ajak ke yang baik.
4. Beri contoh yang baik.
5. Tawakal (berserah diri) total pada Allah.

Memang berat melakukan ini semua, karena pertolongan Allah dan kemauan untuk menjadi positif (walau masih jauh dari sempurna), alhamdulillah sudah bisa dirasakan nikmat melakukan 5 hal tersebut.

Insyaa Allah kita akan tentram, tenang & ceria sepanjang kehidupan, karena dalam hati tidak ada rasa negatif sedikitpun dan senantiasa khusnudhon (berprasangka baik).

Ada Hadist Rasulullah yang Diriwayatkan dari Sa'id Al Maqburi dari Abu Hurairah Ra, Beliau berkata : "Ada seseorang yang mencaci maki Abu Bakar Ash Shiddiq Ra, sementara Rosulullah Saw sedang duduk bersama Abu Bakar. Mendengar cacian orang itu Abu Bakar diam saja, Rosulullah Saw pun juga diam.
Setelah orang itu selesai mencaci maki nya, Abu Bakar angkat bicara, sehingga Rosulullah Saw bangkit & meninggalkannya.

Abu Bakar segera mengejar Rosulullah Saw seraya berkata : "Yaa Rosulullah! Orang itu mencaci maki aku dan Engkau diam saja di tempat, kenapa ketika aku berbicara Engkau berdiri meninggalkanku?".

Rosululloh Saw berkata : "Sesungguhnya Malaikat mengembalikan semua caci makian itu kepada nya sendiri, Namun ketika kau mulai berbicara, Malaikat pergi dan setan duduk disitu dan Aku tidak senang duduk bersama setan".

Lalu Rosululloh Saw bersabda :
"Ada 3 Hal yang semuanya adalah Haq (benar) :
1.Tidaklah seseorang di aniaya dengan suatu penganiayaan lalu dia
memaafkannya karena berharap Ridho Allah, melainkan Allah akan
menambah Kemuliaannya.
2.Tidaklah seseorang meminta minta dengan maksud memperbanyak
kekayaan, melainkan Allah akan menambah kemiskinannya.
3. Tidaklah seseorang menyedekahkan sesuatu karena mengharap Ridho Allah, kecuali Allah akan menambah banyak rizqi kepadanya".

Robbana Taqobbal Minna.
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

Semoga Bermanfaat.

Address

Tanjangawan Ujungpangkah
Gresik
61154

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Hasil Mina Laut posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Hasil Mina Laut:

Share