21/12/2022
Seorang bapak tua datang ke Bina Kasih. Usianya sekitar 73 tahun. Dia mencari buku Tekad Gadis Kecil.
"Wah, maaf, Pak. Buku itu baru saja dipesan toko buku Momentum. Dan persediaan kami habis."
"Baik, saya akan ke Momentum," sahut Bapak itu dengan bersemangat.
Saya tidak menemuinya langsung. Rekan saya yang diajaknya bercakap-cakap cukup lama - dengan antusias. Bapak itu sangat terinspirasi oleh kisah Mary Jones, gadis 8 tahun, yang bersusah payah selama bertahun-tahun untuk bisa membeli satu Alkitab. Dia sangat terdorong untuk menceritakan kisah itu kepada anak-anak di sekolah. Dia bertanya, berapa biaya untuk mencetak buku itu. Rekan saya hanya punya perkiraan. Tiba-tiba dengan semangatnya dia bangkit berdiri dan berkata, "Bagus! Ini rencana hebat akhir tahun ini. Saya akan cari dananya!" Lalu dia segera mengajak rekan saya berdoa minta Tuhan buka jalan untuk kebutuhan dana tersebut.
*Menyemangati*
Tekad Gadis Kecil buku bagus. Kami memperbarui lay out, gambar cover dan isinya tahun 2013. Dan setelah dicetak ulang sekali lagi tahun 2014 kami belum mencetaknya lagi. Namun, iman Bapak itu menyemangati kami untuk mencetak ulang buku mungil itu.
Buku itu pertama kali terbit di Bina Kasih tahun 1973 setelah melihat LAI tidak menerbitkannya lagi. Disadur ulang kembali tahun 1981 dari berbagai sumber oleh H.A. Oppusunggu, dan diterbitkan lagi seizin LAI. Saya yakin Pak Oppu, begitu kami memanggilnya saat beliau menjadi direktur Bina Kasih yang pertama, menganggap buku itu istimewa karena kisahnya tentang perempuan, masih belia, gigih berjuang, dan yang terutama tak boleh terlupakan adalah perjuangannya melahirkan gerakan untuk menerjemahkan Alkitab ke berbagai bahasa di seluruh dunia.
Minggu lalu Bapak tua yang dulu bekerja sebagai supir taksi dan kerap menginjili penumpangnya itu datang lagi ke Bina Kasih. Dia bukan saja datang dengan cerita bahwa memang dia ke toko buku Momentum untuk membeli bukunya, tetapi juga dia membawa uang sebesar 500 ribu rupiah untuk mencetak buku tersebut. Di pikiran saya terlintas, kok mirip kisahnya dengan Mary Jones yang datang jauh-jauh membawa hasil tabungannya yang tak seberapa dari menjual telur ayam dll untuk membeli Alkitab. Ternyata dia pun menyebut dirinya "Tekad Kakek Tua" sambil tertawa bersama rekan saya.
Hari ini buku itu datang dari percetakan. Cetakan ke-10. Mari kita merayakannya dengan berdoa dan terus menyemangati generasi muda untuk makin mencintai Alkitab.
Si Arman untuk Penerbit Bina Kasih, 21 Desember 2022.
* Spesifikasi Buku
Judul: Tekad Gadis Kecil
Subjudul: Kisah yang menginspirasi penerjemahan Alkitab ke dalam berbagai bahasa di dunia
Penyadur: H.A. Oppusunggu
Penerbit: Bina Kasih
Ukuran: 11,5 x 16 cm
Tebal: 80 hlm
Kertas: HVS 70 gr
Harga: Rp 25.000