07/12/2020
Bismillah,
Sedikit berbagi pengalaman mungkin yang saya lakukan sedikit berlebihan Dimata orang lain / keluarga, tapi apakah akhirat itu bisa menjamin ada toleransi??? Atau jika rapot kita merah (banyak dosa ketimbang pahala) ada kesempatan perbaikan???
Sekarang yang bisa dilakukan cuma belajar lebih baik dan lebih dalam lagi mengenai syariat Islam yang sesuai Sunnah Rasulullah, dan kalopun ada konsekuensi ekstrim yah mikir lagi aja yang diatas (rapot merah ga ada perbaikan)
Wallahualam
.id
---
Tau gak? Ada tiga amalan yang pahalanya akan terus mengalir walaupun setelah kita meninggal dunia. Apa sajakah itu?
Pertama, sedekah jariyah
Sedekah jariyah ini seperti membangun masjid, menggali sumur, nulis buku yang bermanfaat & berbagai macam wakaf yang dimanfaatkan dalam hal ibadah
Ke dua, ilmu yang bermanfaat
Ilmu yang lebih ditekankan disini adalah ilmu syar’i (ilmu agama) yang diajarkan pada orang lain dan terus mereka amalkan, atau seseorang menulis buku tentang agama yang bermanfaat dan terus dibaca/dimanfaatkan setelah ia meninggal dunia
Ke tiga, anak yang sholeh/sholehah
Karena anak sholeh itu hasil dari didikan & kerja keras orang tuanya. Makanya, islam sangat mendorong ummat untuk memperhatikan pendidikan anak-anaknya dalam hal agama, sehingga nantinya anak tersebut tumbuh menjadi anak yang sholeh & sholehah
Anak inilah yang kemudian menjadi sebab orang tuanya masih mendapat pahala meskipun sudah meninggal dunia. Ketika si anak mendo'akan orang tuanya, atau ketika ia beramal sholeh yang ia niatkan untuk orang tuanya
Inilah maksud dari sabda Rasulullah ﷺ, “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)
Wallahu waliyyut taufik was sadaad
Repost:
#