11/01/2026
Memulai Senin pagi dengan konsistensi, layaknya logo Nike.
Logo ini lahir saat masih bernama Blue Ribbon Sports. Pendirinya, Phil Knight, ingin menciptakan merek sepatu sendiri setelah sebelumnya hanya menjadi distributor untuk sepatu Jepang (Onitsuka Tiger).
Logo ini dibuat oleh Carolyn Davidson, seorang mahasiswi desain grafis di Portland State University pada tahun 1971. Phil Knight meminta sebuah logo yang "terlihat cepat" dan bisa membedakan sepatunya dari garis-garis milik Adidas.
Davidson menghabiskan sekitar 17,5 jam untuk mengerjakan desain ini sebelum menyerahkannya kepada Knight.
Salah satu cerita paling terkenal dalam sejarah desain adalah bahwa Carolyn Davidson pada awalnya hanya dibayar $35 (sekitar $2 per jam pada waktu itu) untuk logo tersebut.
Namun, sejarah ini memiliki akhir yang bahagia:
Reaksi Awal: Phil Knight awalnya tidak terlalu menyukai logo tersebut. Ia berkata, "Saya tidak mencintainya, tapi mungkin logo ini akan tumbuh di hati saya."
Pada tahun 1983, setelah Nike menjadi perusahaan raksasa, Phil Knight mengundang Davidson ke acara makan siang perusahaan dan memberinya sebuah cincin emas berbentuk Swoosh yang bertahtakan berlian, serta 500 lembar saham Nike sebagai bentuk terima kasih.
Sejak tahun 1995, Nike secara resmi menghapus tulisan "NIKE" dari logonya untuk banyak produk, membiarkan simbol Swoosh berdiri sendiri. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya logo tersebut; orang di seluruh dunia sudah tahu itu adalah produk Nike hanya dengan melihat satu garis melengkung tersebut.