16/10/2017
JAKARTA - Memiliki rumah tentunya menjadi impian bagi setiap orang, apalagi bagi Anda yang akan dan sudah berumah tangga. Memiliki tempat tinggal sendiri tentu menjadi hal yang paling diinginkan. Namun, saat ini membeli rumah bukanlah hal yang mudah, hal ini karena harga tanah dan properti yang terus meningkat setiap tahunnya, sehingga membuat Anda harus ekstra bekerja keras untuk mendapatkannya.
Apalagi jika gaji yang dimiliki pas-pasan atau setara dengan UMR, tentunya akan membuat Anda menunda memiliki rumah idaman. Jika terus menundanya, Anda akan semakin tidak dapat memiliki rumah karena harganya yang terus meningkat. Nah berikut ini beberapa tips untuk yang bergaji UMR namun ingin membeli rumah idaman.
1. Buat Target Waktu yang Tepat untuk Membeli Rumah
Cobalah untuk menentukan target kapan Anda akan membeli rumah idaman yang diinginkan. Misalnya saja Anda menargetkan akan membeli rumah dalam 3-5 tahun mendatang, maka cobalah untuk menentukan produk investasi apa yang cocok untuk dikerjakan selama kurun waktu tersebut. Jadi, tentukan terlebih dahulu targetnya dan kemudian baru menentukan produk investasi yang tepat.
Tetapi, jika Anda tak mampu untuk berinvestasi, tidak perlu dipaksakan. Yang terpenting adalah Anda memulai untuk mengumpulkan uang. Tentukan berapa jumlah yang akan ditabung setiap bulannya. Meskipun jumlahnya sedikit, namun lama-lama akan terkumpul banyak.
2. Jangan Terpaku pada Persentase
Bagi karyawan yang hanya memiliki pemasukan dari gaji saja, saat menerima gaji, hal pertama yang perlu dilakukan adalah langsung menyisihkan beberapa bagian dari pendapatan Anda untuk tabungan DP rumah. Pemasukan yang diterima tersebut kemudian dihitung berapa banyak untuk kebutuhan pokok sehari-hari serta kebutuhan lainnya. Dari sana lah Anda mengetahui berapa banyak uang yang bisa disisihkan untuk ditabung setiap bulannya. Jangan menggunakan persentase karena perhitungannya bisa salah. Semakin banyak jumlah uang yang disisihkan, semakin cepat tabungan yang terkumpul.
3. Tentukan Harga Rumah yang Anda Inginkan
Setelah itu, tentukan target harga rumah yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan. Anda bisa menggunakan cara perhitungan kasar dengan menghitung DP serta cicilan yang dibayarkan setiap bulannya. Anda bisa melakukan survei untuk melihat berapa harga rumah, lokasi, serta cicilan yang sesuai dengan kemampuan. Dengan begitu, cicilan rumah Anda tidak akan mengganggu kebutuhan lainnya.
4. Cari KPR yang Tepat
Jangan lupa untuk memilih KPR yang tepat untuk kredit rumah yang dilakukan. Saat ini, banyak bank-bank ternama yang menawarkan program KPR, tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Untuk itu, akan lebih baik untuk mencari informasi sebanyak mungkin mengenai KPR yang tepat untuk Anda. Biasanya jangka waktu dalam cicilan KPR antara 15-20 tahun. Pilihan jangka waktu tersebut akan berpengaruh pada besarnya cicilan yang dilakukan setiap bulannya. Pilihlah bank yang terpercaya, sehingga transaksi KPR terasa aman dan menyenangkan.
5. Perhatikan Lingkungan Rumah
Lingkungan juga bisa memengaruhi nilai dari sebuah rumah, dengan memerhatikan lingkungan rumah yang akan dibeli, Anda dapat menganalisa tingkat dari harga rumah tersebut. Pastikan juga pemilihan lokasi rumah tersebut memang sesuai dengan kemampuan keuangan. Pemilihan lokasi di lingkungan yang ramai tentu merupakan keinginan banyak orang karena dapat menjadi aset investasi penting untuk masa depan.
6. Cari Usaha Sampingan
Karena gaji yang masih pas-pasan, tak ada salahnya jika Anda mencari pendapatan lainnya yang dapat membantu pemasukan rumah tangga. Untuk mendapat penghasilan tambahan, cobalah untuk keluar dari zona nyaman selama ini. Anda bisa memulai membangun bisnis yang sesuai dengan kemampuan. Kemudian, sesuaikan p**a bisnis ini dengan pekerjaan utama Anda, jangan sampai bisnis yang dibangun nantinya akan menganggu pekerjaan utama.
Jangan Takut Membeli Rumah Meski Gaji Pas-Pasan
Meskipun gaji yang dimiliki pas-pasan, namun bukan berarti Anda harus mematahkan impian untuk membeli rumah idaman. Dengan perencanaan gaji yang baik dan tepat, memiliki rumah bukanlah hanya sebatas impian.