17/08/2020
“Ko, gimana caranya bisa jualan laku sih?”
Menurut ane ini pertanyaannya gak spesifik ga ada penjelasan detail laku maksudnya gimana?
Tapi, biasanya yang sering ane temuin di medsos, apalagi sekarang ane yakin banyak UMKM sudah go digital karena pandemi yang akhirnya maksa bisnis offline menuju online
Dan sudah pasti UMKM baru yang terjun di online, belum tau dan baru belajar skill jualan online, dan biasanya mereka masih menggunakan prinsip yang sama seperti berdagang umumnya
Jualan produk paling murah yang penting laku ajee. Jual harga semurah-murahnya akhirmya pasarnya mati.
Bahkan ane kenal beberapa temen yang sama sekali gak ambil untung jualan produk di marketplace, hanya berharap dapat cashback ongkos kirim akhi.
Karena itu, kalau saat ini antum jualan produk prinsipnya banting-bantingan harga, yang penting jual murah dan laku banyak. mulai sekarang mulai stop deh yak.
Antum harus sadar ketika antum jual produk termurah, masih ada yang punya mindset juga kayak antum karena gak pake ribet dan gak butuh skill ini itu.
saat ini antum harus sadar gak bisa begini terus dan antum bakal punya kapasitas untuk bersaing dengan mereka, jadi antum mulailah punya mindset jualan produk anti perang hargaaaa
Pengen d**g jualan 1 produk untung minimal Rp. 500.000/Produk, dibandingkan jual 1 produk untung dikit? Tipis? Ambil jual rugi?
hadits dari Anas bin Malik, "Sesungguhnya banyak manusia datang kepada Rasulullah dan berkata, “Tentukanlah harga bagi kami, harga-harga kami.” Rasulullah bersabda, “Wahai manusia! Sesungguhnya naiknya (mahalnya) harga-harga kalian dan murahnya itu berada di tangan Allah Subhanahu Wata’ala, dan saya berharap kepada Allah ketika bertemu Allah (nanti), dan tidaklah salah satu orang terhadapku, (aku memiliki) kezaliman dalam harta dan tidak p**a dalam darah.”
Pasar yang diinginkan adalah pasar persaingan sempurna, tidak ada pihak-pihak yang bermain dalam penentuan harga pasar.
Nah jadi dengan keuntungan lebih besar, antum jadi bisa punya modal lebih banyak deh untuk ngatur Sumber daya manusia, ngiklan, pengembangan sektor aset dan lain lain untuk besarin bisnis antum.
Betul ga akhi?
Semoga bermanfaat!
Barakallahu fikum