27/09/2026
ποΈ SYUKUR ATAS BEATO BARU DARI KELUARGA SALESIAN ποΈ
Puji dan syukur kepada Allah!
Hari ini, 27 September 2026, Gereja dengan sukacita merayakan beatifikasi Beato P. Elia Comini, SDB, imam Salesian dan martir, bersama P. Ubaldo Marchioni dan P. Martino Capelli, di Bologna, Italia.
Bagi Keluarga Salesian, hari ini menjadi saat penuh sukacita dan syukur: seorang putra Don Bosco diangkat sebagai Beato, karena kesetiaannya kepada Kristus sampai menyerahkan hidupnya demi sesama.
β¨ Sekilas Riwayat Beato P. Elia Comini, SDB
β’ 7 Mei 1910 β Lahir di Calvenzano di Vergato, Bologna, Italia.
β’ Sejak muda, ia bertumbuh dalam iman dan mendapat dorongan dari Mgr. Fidenzio Mellini untuk mengenal panggilan Salesian.
β’ 1926 β Mengucapkan kaul pertama sebagai Salesian.
β’ 16 Maret 1935 β Ditahbiskan menjadi imam di Brescia.
β’ Ia berkarya sebagai imam, pendidik dan guru di rumah-rumah Salesian di Chiari dan Treviglio.
β’ 1944 β Di tengah kekejaman Perang Dunia II, ia kembali ke daerah Salvaro untuk membantu masyarakat, mendampingi mereka yang menderita, dan melayani secara pastoral.
β’ 1 Oktober 1944 β P. Elia Comini dibunuh oleh pasukan SS Jerman di Pioppe di Salvaro. Ia tetap berada bersama umat dan mereka yang menderita hingga akhir hidupnya.
β’ Dalam dekret pengakuan martirnya, Gereja melihat dalam dirinya gambaran βgembala yang baikβ yang memberikan hidupnya bagi domba-dombanya.
β’ 27 September 2026 β Dinyatakan Beato dalam perayaan beatifikasi di Bologna.
β€οΈ Inspirasi bagi kita
P. Elia Comini mengingatkan kita bahwa kekudusan bukan hanya tentang melakukan hal-hal luar biasa, tetapi tentang tetap setia kepada Kristus ketika orang lain membutuhkan kita.
Ia memilih untuk tinggal bersama umatnya ketika keadaan menjadi berbahaya. Ia menjadi imam bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan seluruh hidupnya.
> βSaya percaya, saya berjanji, saya memberikan hidup saya.β
Kisah Beato Elia Comini menjadi undangan bagi kita, khususnya kaum muda, untuk tidak takut memberikan hidup bagi sesuatu yang lebih besar daripada diri sendiri: iman, kasih, kebenaran.