Hubungan pernikahan laki-laki dan perempuan


Hubungan pernikahan laki-laki dan perempuan Allah Ta‘ala berfirman dalam Kitab-Nya yang mulia: “agar kamu merasa tenteram kepadanya”.

Di Jepang, seorang ilmuwan Muslim bernama Kamal Okuda mengenalkan Islam kepada para mahasiswa dengan cara yang ilmiah da...
13/02/2026

Di Jepang, seorang ilmuwan Muslim bernama Kamal Okuda mengenalkan Islam kepada para mahasiswa dengan cara yang ilmiah dan penuh kelembutan.

Beberapa mahasiswa masuk Islam setelah memahami makna Al-Qur’an.
Sebagian lainnya belajar bahasa Arab agar bisa membaca Al-Qur’an langsung dari sumbernya.

Ini bukti bahwa dakwah dengan ilmu dan hikmah mampu menyentuh hati siapa pun, di mana pun.

📸 Momen kuliah ini menunjukkan bagaimana kebenaran disampaikan dengan damai dan penuh makna.

⭐ Dukung halaman ini dengan kirim bintang.
🔔 Ikuti kami untuk lebih banyak kisah inspiratif tentang Islam.

Sebuah surat kabar Inggris melaporkan bahwa setelah seorang penyanyi Inggris mengumumkan keislamannya baru-baru ini, rib...
12/02/2026

Sebuah surat kabar Inggris melaporkan bahwa setelah seorang penyanyi Inggris mengumumkan keislamannya baru-baru ini, ribuan penggemarnya turut menyatakan masuk Islam karena terinspirasi olehnya.

Peristiwa ini menegaskan besarnya pengaruh keteladanan dalam membentuk hati dan pola pikir; ketika seorang tokoh publik menerima kebenaran, hal itu dapat membuka pintu perenungan bagi banyak orang, terutama kalangan anak-anak dan remaja yang mudah terpengaruh oleh figur panutan.

Semoga Allah memuliakan Islam dan kaum Muslimin, serta menjadikan hidayah berlandaskan kesadaran, keyakinan, dan pemahaman yang benar — bukan sekadar mengikuti tren.

Selamat datang di halaman: Panduan Lengkap {Litaskunū Ilaiha}..Halaman ini bukanlah arena pertentangan antara laki-laki ...
12/02/2026

Selamat datang di halaman: Panduan Lengkap {Litaskunū Ilaiha}..

Halaman ini bukanlah arena pertentangan antara laki-laki dan perempuan, dan bukan p**a mimbar untuk kebencian atau penghinaan. Ia adalah ruang untuk menghidupkan kembali keseimbangan yang Allah turunkan antara kedua jenis: keseimbangan kepemimpinan dengan keadilan, kasih sayang dengan tanggung jawab, serta hak-hak tanpa berlebih dan tanpa mengurangi.

Kami meyakini bahwa qiwāmah (kepemimpinan laki-laki dalam keluarga) bukanlah bentuk penindasan, melainkan amanah dan kehormatan — sebuah tanggung jawab yang dibangun di atas keadilan, kebijaksanaan, dan rasa cemburu terpuji yang menjaga kehormatan.

Kami juga meyakini bahwa menjaga hak-hak perempuan tidak dilakukan dengan menghapus perbedaan fitrah, melainkan dengan melindungi mereka dari eksploitasi, serta membangun keluarga yang stabil yang menjamin martabat dan keamanan mereka.

Kami meyakini bahwa kejantanan bukanlah kekerasan kosong, melainkan kekuatan yang terkendali, kelembutan yang bijak, serta kemampuan untuk melindungi, menafkahi, dan memimpin dengan hikmah.

Kami menentang feminisme ekstrem ketika ia bertentangan dengan fitrah dan meruntuhkan institusi keluarga, sebagaimana kami menentang segala bentuk kezaliman terhadap perempuan yang mengatasnamakan agama atau adat.

Tujuan kami bukanlah memenangkan satu gender atas gender lain, melainkan memenangkan kebenaran, menjaga fitrah yang lurus, serta membela keluarga sebagaimana yang Allah kehendaki: sebagai tempat ketenangan, kasih sayang, dan rahmat.

Halaman ini adalah sebuah ajakan untuk kembali kepada asal… kepada kejantanan yang matang, kewanitaan yang terjaga, dan rumah yang menjadi tempat ketenangan — bukan arena konflik.

Selamat datang bagi siapa pun yang mencari kebenaran dengan keadilan, dan mengupayakan perbaikan dengan kebijaksanaan.

“Seburuk-buruk musibah adalah yang mengundang tawa.” 😂😂Ungkapan ini terasa nyata ketika kita menyaksikan Menteri Kehakim...
11/02/2026

“Seburuk-buruk musibah adalah yang mengundang tawa.” 😂😂

Ungkapan ini terasa nyata ketika kita menyaksikan Menteri Kehakiman Prancis harus menghadap pengadilan dalam kasus penetapan nasab anak perempuannya kepada salah satu dari delapan pria yang pernah memiliki hubungan dengannya. Pada saat yang sama, Presiden Prancis tampil menyatakan “kekhawatirannya” terhadap kondisi perempuan di Arab Saudi dan dunia Arab!

Kekhawatiran yang terlepas dari landasan moral dan nilai justru dapat menjerumuskan ke jurang kehancuran. Sementara foto sang menteri tersebar saat ia mengandung seorang anak dengan ayah yang tidak jelas, wacana Barat kembali mengulang narasi tentang “membebaskan” perempuan Muslim—mencari kebebasan semu yang mengosongkan perempuan dari keistimewaannya, serta mereduksi martabatnya hanya pada pelepasan hijab dan menyebutnya sebagai kemajuan.

Paradoks mencolok ini bukan sekadar konflik antara Timur dan Barat, melainkan pertanyaan mendasar tentang rujukan moral yang menjaga martabat manusia dan keutuhan keluarga.
Sebab kebebasan sejati bukanlah kekacauan, kesetaraan bukan berarti menghapus perbedaan, dan pembebasan tidak terwujud dengan meruntuhkan nilai, melainkan dengan mengangkatnya.

Dalam budaya Islam, perempuan dimuliakan sebagai ibu, anak, dan istri; nasabnya dijaga, hak-haknya dilindungi sebagai manusia yang utuh martabatnya—bukan sebagai komoditas atau sekadar tubuh. Kami tidak mengklaim bahwa masyarakat kami sempurna; setiap masyarakat memiliki kekurangan dan kelebihan. Namun, perbedaannya terletak pada metode dan prinsip yang kami jadikan rujukan.

Kami tidak membutuhkan impor model-model yang terdistorsi atau pengorbanan identitas kami. Yang kami butuhkan adalah memahami nilai-nilai kami sendiri dan menerapkannya dengan adil dan penuh kasih.
Sebab akhlak bukanlah sekadar slogan yang diangkat, melainkan perilaku yang dihidupi dan realitas yang dijaga.

Address

Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Hubungan pernikahan laki-laki dan perempuan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share