Yayasan Forum Badranala Berdaya

Yayasan Forum Badranala Berdaya Kami hadir untuk mengulas isu-isu sosial, budaya, dan politik lokal. Melalui konten inspiratif.

DESA PERLU DIDENGAR, BUKAN SEKADAR DIARAHKANPembangunan daerah yang kuat selalu dimulai dari desa yang sehat, mandiri, d...
10/04/2026

DESA PERLU DIDENGAR, BUKAN SEKADAR DIARAHKAN

Pembangunan daerah yang kuat selalu dimulai dari desa yang sehat, mandiri, dan dihargai. Desa bukan hanya pelaksana kebijakan, melainkan ruang hidup masyarakat yang memahami secara langsung kebutuhan warganya. Karena itu, setiap kebijakan yang menyentuh desa semestinya lahir dari dialog, bukan sekadar penyampaian instruksi.

Dalam beberapa waktu terakhir, muncul berbagai dinamika terkait pengelolaan program dan keuangan desa yang memunculkan beragam pandangan di tingkat pemerintahan desa. Situasi ini seharusnya menjadi momentum refleksi bersama bahwa komunikasi dua arah antara pemerintah daerah dan desa adalah kebutuhan, bukan pilihan. Kebijakan akan lebih kuat ketika dibangun dari kesepahaman, bukan dari persepsi keterpaksaan.

Tokoh masyarakat sipil memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga agar ruang demokrasi lokal tetap sehat. Kritik bukan berarti perlawanan, dan aspirasi bukan bentuk pembangkangan. Justru melalui penyampaian pandangan secara terbuka, pemerintah memperoleh energi korektif agar kebijakan semakin tepat sasaran dan diterima masyarakat.

Hari ini yang dibutuhkan bukan siapa yang paling benar, tetapi siapa yang paling mau mendengar. Desa ingin berjalan bersama pemerintah daerah sebagai mitra pembangunan yang setara: saling percaya, saling menguatkan, dan sama-sama menjaga kepentingan masyarakat.

Karena pada akhirnya, keberhasilan pemerintah daerah tidak diukur dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi dari seberapa jauh desa merasa dilibatkan, dihargai, dan dipercaya.

Yayasan Forum Badranala Berdaya
Untuk Desa yang Kuat, Daerah yang Bermartabat bersama Wong Ino Johaeni Rokhman Mustika Aji Bpriyo Priyambodo Kebumen Beriman Dirgo Yuswo

KEKOSONGAN JABATAN: MASALAH NYATA YANG TAK BOLEH DIABAIKANMasyarakat Kebumen kini tidak lagi terjebak dalam perdebatan t...
10/04/2026

KEKOSONGAN JABATAN: MASALAH NYATA YANG TAK BOLEH DIABAIKAN

Masyarakat Kebumen kini tidak lagi terjebak dalam perdebatan teknis mengenai perlu atau tidaknya perubahan SOTK. Fokus publik telah bergeser pada persoalan yang jauh lebih mendesak: banyaknya jabatan strategis yang dibiarkan kosong tanpa pejabat definitif. Persoalan utama bukan lagi desain organisasi, melainkan lambatnya pengisian kepemimpinan yang berpotensi melumpuhkan ritme birokrasi daerah.

Membiarkan kekosongan jabatan berlarut tanpa keputusan pengisian adalah bentuk stagnasi pemerintahan yang nyata. Bupati memang memiliki kewenangan penuh dalam menentukan struktur organisasi, namun kepemimpinan sejati diuji melalui keberanian mengambil keputusan. Tanpa pejabat definitif, kewenangan strategis terbatas pada pejabat pelaksana tugas (Plt), sehingga banyak kebijakan penting tidak dapat berjalan optimal.

Dampaknya langsung dirasakan pada akselerasi pembangunan daerah. Ketiadaan nahkoda di berbagai level eselon melemahkan eksekusi program, memperlambat serapan anggaran, serta menunda realisasi janji pembangunan kepada masyarakat. Pelayanan publik pun berisiko menurun karena mesin birokrasi berjalan tanpa formasi kepemimpinan yang lengkap.

Di sisi lain, kekosongan jabatan juga merugikan sistem karier ASN profesional di Kebumen. Kaderisasi terhenti, promosi jabatan tertunda, dan motivasi aparatur menurun akibat ketidakpastian masa depan karier. Publik tidak membutuhkan penjelasan panjangโ€”publik membutuhkan tindakan nyata. Segera lakukan pelantikan dan isi jabatan yang kosong demi memulihkan ritme pemerintahan serta menjawab harapan masyarakat Kebumen.




SOTK BELUM TUNTAS, PUBLIK MENUNGGU KEPEMIMPINAN NYATASOTK adalah fondasi operasional pemerintahan daerah. Tanpa struktur...
10/04/2026

SOTK BELUM TUNTAS, PUBLIK MENUNGGU KEPEMIMPINAN NYATA

SOTK adalah fondasi operasional pemerintahan daerah. Tanpa struktur organisasi yang definitif, RPJMD hanya menjadi dokumen perencanaan tanpa tenaga penggerak. Program pembangunan tertahan, koordinasi birokrasi melemah, dan pelayanan publik berjalan tanpa kepastian arah.

Keterlambatan penetapan SOTK kini bukan lagi persoalan administratif, tetapi telah menjadi isu kepemimpinan. Setiap hari penundaan berarti memperpanjang stagnasi kebijakan, memperlambat realisasi janji pembangunan, serta menciptakan ketidakpastian di tubuh birokrasi.

ASN bekerja dalam sistem. Ketika sistem tidak segera dipastikan, maka profesionalisme aparatur ikut terdampak. Hak karier tertunda, promosi terhambat, dan semangat kerja melemah. Daerah tidak boleh kehilangan energi hanya karena keputusan strategis tidak segera diambil.

Hari ini publik membutuhkan kepastian:
Tuntaskan SOTK. Pulihkan ritme pemerintahan. Jawab harapan masyarakat.





๐™ˆ๐˜ฝ๐™‚ ๐˜ฝ๐™๐™†๐˜ผ๐™‰ ๐™Ž๐™Š๐˜ผ๐™‡ ๐˜ฟ๐˜ผ๐™‹๐™๐™, ๐™๐˜ผ๐™‹๐™„ ๐™Ž๐™Š๐˜ผ๐™‡ ๐™๐˜ผ๐™†๐™”๐˜ผ๐™Narasi yang berkembang hari ini seolah sederhana: membubarkan dapur SPPG dianggap ...
07/04/2026

๐™ˆ๐˜ฝ๐™‚ ๐˜ฝ๐™๐™†๐˜ผ๐™‰ ๐™Ž๐™Š๐˜ผ๐™‡ ๐˜ฟ๐˜ผ๐™‹๐™๐™, ๐™๐˜ผ๐™‹๐™„ ๐™Ž๐™Š๐˜ผ๐™‡ ๐™๐˜ผ๐™†๐™”๐˜ผ๐™

Narasi yang berkembang hari ini seolah sederhana: membubarkan dapur SPPG dianggap sama dengan mematikan ekonomi daerah. Padahal persoalan sesungguhnya bukan hidup atau mati ekonomi, melainkan siapa yang menikmati perputaran ekonomi itu.

Jika anggaran triliunan rupiah hanya berputar di ratusan dapur, maka ekonomi bergerak pada titik terbatas. Tetapi ketika Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diserahkan langsung kepada keluarga sasaran, uang negara masuk ke ribuan rumah tangga sekaligus.

Warung hidup.
Pasar ramai.
Petani dan pedagang kecil bergerak.

Ekonomi tidak lagi terpusat โ€” tetapi menyebar sampai tingkat RT.

Yang sering dilupakan, dapur memang mempekerjakan ribuan orang.
Namun distribusi langsung berpotensi menghidupi jauh lebih luas:

โœ” guru dan lingkungan sekolah
โœ” kader posyandu dan tenaga kesehatan
โœ” pendamping sosial
โœ” UMKM desa dan warung rakyat

Bukan 6647 pekerja saja, tetapi puluhan ribu warga ikut bergerak.

Ini bukan soal membubarkan.
Ini soal mengubah model ekonomi dari terpusat menjadi ekonomi rakyat.

Negara hadir bukan untuk membangun satu mesin besar, melainkan menyalakan ribuan mesin kecil di tangan masyarakat.

Karena tujuan MBG sejatinya bukan proyek dapur.
Tujuannya adalah:
โœ“ anak sehat,
โœ“ keluarga kuat,
โœ“ dan ekonomi rakyat berdaulat.

Jika ekonomi ingin benar-benar hidup,
maka uang negara harus terasa di meja makan rakyat โ€” bukan hanya di satu sistem distribusi.

๐— ๐—•๐—š ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ต ๐—ฝ๐—ฟ๐—ผ๐—ด๐—ฟ๐—ฎ๐—บ ๐—ธ๐—ฒ๐˜€๐—ฒ๐—ท๐—ฎ๐—ต๐˜๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐—ฎ๐—ป,
bukan sekadar program operasional.

Saatnya berpikir lebih luas.
Bukan mempertahankan model lama,
tetapi memastikan manfaatnya menyentuh lebih banyak warga Kebumen.



26/03/2026

Salah satu prestasi Gubernur Jateng adalah menaikkan Opsen PKB

Dengan Kebumen Beriman โ€“ Saya baru saja diakui sebagai salah satu penggemar beratnya! ๐ŸŽ‰
23/03/2026

Dengan Kebumen Beriman โ€“ Saya baru saja diakui sebagai salah satu penggemar beratnya! ๐ŸŽ‰

Dengan Nasirul Nasirulsk Sk โ€“ Saya baru saja diakui sebagai salah satu penggemar beratnya! ๐ŸŽ‰
22/03/2026

Dengan Nasirul Nasirulsk Sk โ€“ Saya baru saja diakui sebagai salah satu penggemar beratnya! ๐ŸŽ‰

Idul Fitri bukan sekadar perayaan spiritualโ€”melainkan momentum perenungan tentang arah kehidupan bersama.Atas nama Yayas...
20/03/2026

Idul Fitri bukan sekadar perayaan spiritualโ€”melainkan momentum perenungan tentang arah kehidupan bersama.

Atas nama Yayasan Forum Badranala Berdaya, kami memaknai hari kemenangan ini sebagai panggilan untuk kembali pada kejernihan hati dan kejernihan sikap dalam membangun ruang publik yang adil, beradab, dan berpihak pada kemaslahatan masyarakat.

Sebagaimana budaya mengajarkan kita tentang tepa salira, gotong royong, dan tanggung jawab sosial, maka advokasi kebijakan publik pun sejatinya berakar pada nilai yang sama: menghadirkan keadilan, memperjuangkan kepentingan rakyat, serta menjaga marwah kehidupan bersama agar tetap berlandaskan etika dan kemanusiaan.
Idul Fitri adalah titik awalโ€”bukan akhir.
Awal untuk memperkuat integritas, memperhalus nurani, dan mempertegas keberpihakan pada kepentingan publik.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.

Semoga langkah kita ke depan senantiasa dipenuhi keberanian untuk berpihak pada kebenaran, dan ketulusan untuk mengabdi bagi masyarakat.

Dengan PN Kirana Putri Kirana โ€“ Saya baru saja diakui sebagai salah satu penggemar beratnya! ๐ŸŽ‰
16/03/2026

Dengan PN Kirana Putri Kirana โ€“ Saya baru saja diakui sebagai salah satu penggemar beratnya! ๐ŸŽ‰

Address

Jalan Singomenggolo No. 45 RT. 03 RW. 04 Kelurahan Panjer
Kebumen
54311

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yayasan Forum Badranala Berdaya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Yayasan Forum Badranala Berdaya:

Share