18/09/2026
Masuk tahun kedua kepemimpinannya, Presiden Prabowo Subianto menilai periode ini menjadi momentum yang sangat pas untuk melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih. Menurut beliau, waktu dua tahun sudah lebih dari cukup bagi para menteri dan jajarannya untuk menunjukkan kapabilitas serta membuktikan kemampuan terbaik mereka dalam mengemban amanah rakyat.
Meski demikian, Presiden menegaskan bahwa evaluasi kinerja dilakukan secara terus-menerus dan mengapresiasi kinerja timnya yang sejauh ini telah bekerja sangat baik. Sebagai contoh, target swasembada pangan yang awalnya dipatok tercapai dalam empat tahun ternyata mampu diwujudkan oleh Kementerian Pertanian hanya dalam kurun waktu satu tahun saja.
Presiden menjelaskan bahwa perombakan kabinet nantinya tidak selalu soal evaluasi negatif, melainkan bisa dilandasi berbagai alasan termasuk promosi jabatan demi menempatkan figur yang tepat di posisi yang tepat. Prinsip utama organisasi harus tetap dijaga agar kompetensi terjaga dan penempatan posisi berjalan optimal, termasuk belum lama ini saat posisi Menteri Keuangan resmi diserahterimakan kepada Suahasil Nazara.
Bagaimana tanggapan Anda mengenai dinamika Kabinet Merah Putih di tahun kedua ini?