04/12/2020
*Yang receh-receh itu pun bisa membahagiakan*
Jualan Rokok labanya juga receh-receh ratusan rupiah Tapi kalau dikumpulkan tidak receh lagi. Jualan gula bahkan jualan lagu , hasilnya juga receh-receh dibawah seribu Tapi kalau semua receh-receh itu menyatu, jadinya ya tidak receh lagi.
"Tapi orang lain dapatnya gede-gede kang" . Peduli setan. *Kita bukan orang lain*. Kalau ada peluang untuk mendapat yang gede, kejar dan dapatkan.
Tapi kalau menunggu yang gede, dengan melewatkan yang receh-receh, bodoh kali kau nak mental miskin itu namanya.
Jangan malu mengumpulkan uang receh. Malulah kalau tidak ada pemasukan.
"Tapi kan gaji sudah gede kang?"
Dapat uang receh di samping gaji tetap yang sudah besar itu bukan soal gengsi. Uang besar dan uang receh selalu hidup berdampingan secara damai keduanya teman, gak ada kecil gk ada besar begitu sebaliknya
Bagaimana menghasilkan uang?
Mulailah dari yang kita bisa. Saya bisa menulis dan ngoceh, itu yang saya olah jadi duit. Bisa masak, bisa makan pun bisa jadi duit
Yang punya koneksi ke supply barang, usahakan cari pasarnya. Yang punya koneksi ke pasar, usahakan cari barangnya. Yang bisa menerjemahkan, cari yang butuh. Ada yang mau menjual, carikan pembeli. Ada yang mau beli, carikan penjual.
Yang punya barang tak terpakai, sewakan.
Banyak orang dapat duit dari WAG, , Zoom, dan lain-lain.
Banyak juga yang cuma menghabiskan kuota internet di yutub,wa,fb,ig. Salah satu sebabnya, mereka enggan mengumpulkan duit receh.
Bagi saya setiap tambahan nominal di rekening saya, meski kecil, bisa jadi itu adalah langkah awal sebelum dapat rejeki besar
.hasan