02/06/2026
Kisah Jumali Probolinggo h4bisi istrinya karena tahu bahwa istrinya sel¡ngkuh dan t¡dur dengan b4pak k4ndungnya , tapi anehnya Jumali tak sakit hati pada bapaknya yang telah men¡dur¡ istr¡nya..
Tak ada rasa penyesalan sedikit pun dari Jumali saat dihadirkan dalam press release di Mapolres Probolinggo, Senin 24 Desember 2018. Padahal ia ter4ncam huku*man maksimal 20 tahun penj4ra.
Warga Desa Batur, Kecamatan Gading itu dije*rat P4sal 338 KUHP tentang pemb*unuh4n karena mengh4bisi Siti Holifah (19), istrinya sendiri. Aksi Jumali itu karena istrinya disebut bersel¡ngkuh dengan mertu4nya alias b4pak k4ndungnya..
"Pel4ku mengaku memb"unuh istrinya sendiri, karena cemburu istrinya sel¡ngkuh dengan Pak Li yakni bap4k k4ndungnya sendiri," ujar Kapolres Probolinggo saat itu AKBP Eddwi Kurnianto.
K4sus pemb*unuh4n yang dilakukan Jumali terjadi pada Sabtu 30 Desember 2017 silam. Saat itu, di rumahnya Jumali menc*ekik istrinya yang tengah tidur hingga tew4s. Jumali berdalih istrinya meninggal karena sakit..
Awalnya semuanya percaya saja. Termasuk keluarga Holifah. Holifah pun dimak4mkan layaknya orang yang men¡nggal w4jar. Namun tanggal 8 Maret, keluarga Holifah kemudian curiga dan melap0rkan Jumali ke Polres Probolinggo..
Penyelidikan pun dimulai, sejumlah saksi diperiksa termasuk Jumali. Dalam keterangannya, Jumali membantah telah memb*unuh istrinya. Ia berdalih istrinya men¡ngg4l karena sakit kanker..
Namun keterangan berbeda diberikan keluarga istri Jumali. Dari informasi yang didapat, Holifah tak pernah punya riwayat kanker yang disebutkan Jumali..
Dugaan pemb*unuh4n yang sudah berlalu hampir tiga bulan ini tak menemui titik terang karena minimnya bukti. Namun p0lisi tak putus asa..
Akhirnya Sat Reskrim Polres Probolinggo meminta bantuan tim forensik Polda Jatim. Tujuannya untuk melakukan ekshumasi atau memb0ngkar mak4m Holifah untuk pr0ses aut0psi..
Hasilnya, tim forensik menemukan memang ada tanda bekas keker4san berupa cek¡k4n di m4y4t Holifah. Dari cek¡k4n ini lah, Holifah tak bisa bernafas dan tew4s. Hasil ekshumasi menyatakan Holifah men¡ngg4l bukan karena kanker..
Tanggal 12 Desember 2018, Jumali kemudian dit4ngk4p oleh anggota Satreskrim Polres Probolinggo. Ia tak bisa mengelak lagi dengan bukti yang disodorkan. Ia pun mengakui semua perbuatannya.
Di hadapan penyidik, Jumali sakit hati karena mengaku pernah suatu hari mengetahui sendiri istrinya t¡dur bersama Pak Li, ayah kandungnya. Meski demikian, Jumali mengaku tak sakit hati dengan ayahnya..
Alasannya, Jumali terlalu mencint4i ayahnya. Itu kenapa ayahnya tak ikut dibu*nuh karena Jumali berharap keluarganya tetap utuh dan lebih memilih memb"unuh istrinya saja.
Jumali sendiri mengaku seorang diri memb*unuh dengan mencek¡k istrinya pada dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB. Ia mengaku merasa gelisah saat itu karena mengetahui persel¡ngkuh4n Holifah deng4n ay4hnya.
Namun sepandai-pandainya Jumali membuat skenario, toh akhirnya terungkap juga. Meski demikian, Jumali tetap tenang saja dengan anc4m4n pid4na yang menantinya..