Obrolan Nikah

Obrolan Nikah yuk belajar...

Jatuh cinta sebelum menikah itu adalah ujian, maka selesaikan ujian itu dengan menikah. pict by : IG remaja.islami
01/07/2018

Jatuh cinta sebelum menikah itu adalah ujian, maka selesaikan ujian itu dengan menikah.

pict by : IG remaja.islami

Cintailah Sewajarnya (Majelis Mahabbah)Saya akan menyampaikan satu kisah yg saya ambil dari kitab Tarikh Damaskus oleh I...
30/06/2018

Cintailah Sewajarnya (Majelis Mahabbah)

Saya akan menyampaikan satu kisah yg saya ambil dari kitab Tarikh Damaskus oleh Ibnu ‘Asakir 35/34 dan Tahzibul Kamal oleh Al Mizzi 16/559. Pada suatu hari Abdurrahman bin Abi Bakar radhiallahu ‘anhubepergian ke Syam untuk berniaga. Di tengah jalan, ia melihat seorang wanita berbadan semampai, cantik nan rupawan bernama Laila bintu Al Judi. Tanpa diduga dan dikira, panah asmara Laila melesat dan menghujam hati Abdurrahman bin Abi Bakar radhiallahu ‘anhu. Maka sejak hari itu, Abdurrahmanradhiallahu ‘anhu mabuk kepayang karenanya, tak kuasa menahan badai asmara kepada Laila bintu Al Judi. Sehingga Abdurrahman radhiallahu ‘anhu sering kali merangkaikan bair-bait syair, untuk mengungkapkan jeritan hatinya. Berikut di antara bait-bait syair yang pernah ia rangkai:


Aku senantiasa teringat Laila yang berada di seberang negeri Samawah

Duhai, apa urusan Laila bintu Al Judi dengan diriku?

Hatiku senantiasa diselimuti oleh bayang-bayang sang wanita

Paras wajahnya slalu membayangi mataku dan menghuni batinku.

Duhai, kapankah aku dapat berjumpa dengannya,

Semoga bersama kafilah haji, ia datang dan akupun bertemu.


Karena begitu sering ia menyebut nama Laila, sampai-sampai Khalifah Umar bin Al Khattab radhiallahu ‘anhu merasa iba kepadanya. Sehingga tatkala beliau mengutus pasukan perang untuk menundukkan negeri Syam, ia berpesan kepada panglima perangnya: bila Laila bintu Al Judi termasuk salah satu tawanan perangmu (sehingga menjadi budak), maka berikanlah kepada Abdurrahman radhiallahu ‘anhu. Dan subhanallah, taqdir Allah setelah kaum muslimin berhasil menguasai negeri Syam, didapatkan Laila termasuk salah satu tawanan perang. Maka impian Abdurrahmanpun segera terwujud. Mematuhi pesan Khalifah Umar radhiallahu ‘anhu, maka Laila yang telah menjadi tawanan perangpun segera diberikan kepada Abdurrahman radhiallahu ‘anhu.


Anda bisa bayangkan, betapa bahagianya Abdurrahman, pucuk cinta ulam tiba, impiannya benar-benar kesampaian. Begitu cintanya Abdurrahman radhiallahu ‘anhu kepada Laila, sampai-sampai ia melupakan istri-istrinya yang lain. Merasa tidak mendapatkan perlakuan yang sewajarnya, maka istri-istrinya yang lainpun mengadukan perilaku Abdurrahman kepada ‘Aisyah istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang merupakan saudari kandungnya.


Menyikapi teguran saudarinya, Abdurrahman berkata: “Tidakkah engkau saksikan betapa indah giginya, yang bagaikan biji delima?”


Akan tetapi tidak begitu lama Laila mengobati asmara Abdurrahman, ia ditimpa penyakit yang menyebabkan bibirnya “memble” (jatuh, sehingga giginya selalu nampak). Sejak itulah, cinta Abdurrahman luntur dan bahkan sirna. Bila dahulu ia sampai melupakan istri-istrinya yang lain, maka sekarang iapun bersikap ekstrim. Abdurrahman tidak lagi sudi memandang Laila dan selalu bersikap kasar kepadanya. Tak kuasa menerima perlakuan ini, Lailapun mengadukan sikap suaminya ini kepada ‘Aisyah radhiallahu ‘anha. Mendapat pengaduan Laila ini, maka ‘Aisyahpun segera menegur saudaranya dengan berkata:


“Wahai Abdurrahman, dahulu engkau mencintai Laila dan berlebihan dalam mencintainya. Sekarang engkau membencinya dan berlebihan dalam membencinya. Sekarang, hendaknya engkau pilih: Engkau berlaku adil kepadanya atau engkau mengembalikannya kepada keluarganya.


Karena didesak oleh saudarinya demikian, maka akhirnya Abdurrahman pun memulangkan Laila kepada keluarganya. setelah membaca kisah cinta sahabat Abdurrahman bin Abi Bakar ini, saya harap anda tidak berkomentar atau berkata-kata buruk tentang sahabat Abdurrahman bin Abi Bakar. Karena dia adalah salah seorang sahabat nabi, sehingga memiliki kehormatan yang harus di jaga. Adapun kesalahan dan kekhilafan yang terjadi, maka itu adalah hal yang biasa, karena dia juga manusia biasa, bisa salah dan bisa khilaf. Amal kebajikan para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam begitu banyak sehingga akan menutupi kekhilafannya. Wallahua'lam bi As-shawab.

Wibowo Suhariyanto

Disampaikan dalam Majelis Mahabbah "Cintailah Sewajarnya" di Universitas Jember, Jawa Timur

HAFALAN DAN PENDAMPING HIDUP __________________________________________Salah satu cara menjaga Al-Qur’an adalah dengan m...
29/06/2018

HAFALAN DAN PENDAMPING HIDUP
__________________________________________

Salah satu cara menjaga Al-Qur’an adalah dengan memerhatikan siapa yang akan dijadikan istri. Waduh, rasanya kok tidak nyambung ya? Apa kaitannya hafalan pribadi dengan istri? Bukankah ibadahnya kita ya.. ibadahnya kita, sebagaimana ibadahnya istri ya ibadahnya istri?

mungkin alangkah baiknya kita membaca kisah yang dinukil ibnul jauzi ini

أبو يوسف البزاز قال تزوج رياح القيسي امرأة فبنى بها فلما أصبح قامت الى عجينها فقال لو نظرت الى امرأة تكفيك هذا فقالت إنما تزوجت رياحا القيسي ولم أرني تزوجت جبارا عنيدا فلما كان الليل نام ليختبرها فقامت ربع الليل ثم نادته قم يا رياح فقال أقوم فقامت الربع الآخر ثم نادته فقالت قم يا رياح فقال أقوم فلم يقم فقامت الربع الآخر ثم نادته فقالت قم يا رياح فقال اقوم فقالت مضى الليل وعسكر المحسنون وأنت نائم ليت شعري من غرني بك يا رياح قال وقامت الربع الباقي

Abu Yusuf Al-Bazzar berkata,

Riyah Al-Qaisi menikahi seorang wanita, lalu ia membangun rumah tangga dengannya. Ketika pagi hari, wanita ini beranjak menuju adonannya.

Maka, Riyah berkata, “Seandainya Engkau mencari seorang wanita yang dapat mengerjakan pekerjaanmu ini….”

Istrinya menjawab, “Aku hanyalah menikah dengan Riyah Al-Qaisi dan aku tidak membayangkan menikah dengan orang yang sombong dan ingkar.”

Pada malam harinya, Riyah tidur untuk menguji istrinya. Ternyata istrinya tersebut bangun pada seperempat malam pertama kemudian memanggilnya seraya berkata, “Bangun (untuk ibadah/shalat malam-ed), wahai Riyah!”

Riyah menjawab, “Aku akan bangun.” Namun, ia tidak bangun juga.

Lalu, istrinya bangun lagi pada seperempat malam berikutnya, kemudian memanggilnya lagi seraya berkata, “Bangun, Wahai Riyah!”

Dia menjawab, “Aku akan bangun.” Akan tetapi, ia masih tidak bangun.

Maka, istrinya tersebut akhirnya berkata,

“Malam-malam telah berlalu dan orang-orang yang berbuat kebajikan meraih keuntungan, sedangkan Engkau tidur. Duhai siapa yang tega menipuku hingga aku menikah denganmu, wahai Riyah?”

Akhirnya, Riyah pun bangun pada seperempat waktu yang tersisa.

(Shifatus-Shafwah, IV/43-44, pasal ذكر المصطفيات من عابدات البصرة المعروفات بغيرهن , nomor 613)

Setelah membaca nukilan di atas, barulah saya mulai memahami apa yang dimaksudkan dangan hal di atsa.

Semoga kita dipertemukan dengan istri yang “galak” eh… istiqomah seperti istri Riyah di atas ^__^

di dapat dari FB Alif Furqoni Aulia Wisudawan pada 20 Juni 2012 pukul 22:34

KENAPA PEMUDA SEKARANG OGAH MAIN-MAIN KE MASJID ??-----------------------*Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masji...
06/11/2017

KENAPA PEMUDA SEKARANG OGAH MAIN-MAIN KE MASJID ??
-----------------------
*Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid ?*
karena sejak kecil didoktrin "Masjid bukan tempat main"
maka mainlah mereka di tempat PS

*Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid ?*

karena yang di pikiran mereka Masjid itu cuma tempat Ibadah ritual, Tobat, Inget Dosa, sama Inget Mati

*Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid ?*
karena Masjidnya tidak menyediakan tempat mencari jati diri
maka mereka carinya di mall

*Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid ?*
karena penjaga di Masjidnya galak, gak kayak penjaga warnet,
Padahal Rasulullah sangat memanjakan anak-anak di Masjid

*Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid ?*

"Pelit, tiduran aja gak boleh !"
Padahal Ibnu umar waktu bujang numpang tidur siang malam di Masjid

*Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid ?*
"Gimana mau nongkrong, jam 8 tutup"
Padahal Masjid zaman Nabi buka 24 jam

*Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid ?*
karena mereka tidak melihat Masjidnya sebagai sentral kemakmuran Umat, yang ada minta dimakmurin mulu

*Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid ?*

"Emang ada apaan ? paling orang Shalat sama baca Al Qur'an"
Padahal di zaman Nabi Masjid bisa jadi tempat latihan Beladiri

*Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid ?*

Karena doktrin "di Masjid gak boleh ngomongin Politik"
Maka mereka mencari ideologi lain di luar

*Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid ?*

Doktrin "Masjid bukan tempat nyari jodoh, luruskan niat !"
Padahal, Nabi pernah "dilamar" seorang wanita di Masjid yang sedang mencari jodoh
-----------------
-------------
"Kalau orang ke Masjid niatnya untuk nongkrong/nyari jodoh/berpolitik/tidur/wifi-an/, apa jadinya ?"
Jawabannya : lho memang ada larangannya ? justru ketika Masjid dijadikan sentral kegiatan positif, maka masjid akan makmur seperti di zaman Nabi.

Tugas kita jangan cuma neriakin anak muda untuk datang ke Masjid, tapi datangi mereka untuk membuat mereka tertarik ke Masjid. Ayo ajarkan dan biasakan kangen dengan Masjid.

cinta itu akan menjadi semu dan tak abadi bila landasan mencinta adalah memata. kegelisahan akan mewarnai hari2nya seiri...
23/09/2017

cinta itu akan menjadi semu dan tak abadi bila landasan mencinta adalah memata. kegelisahan akan mewarnai hari2nya seiring dg ketidakkekalan pesona perawakannya. namun jika pijakan mencinta adalah keelokan perangai laku niscaya ia menemukan kedamaian dikediaman cintanya.

Via . Majelis Mahabbah

Menikahi orang yang dicintai adalah kemungkinan, dan mencintai orang yang dinikahi adalah kewajiban
23/09/2017

Menikahi orang yang dicintai adalah kemungkinan, dan mencintai orang yang dinikahi adalah kewajiban

Nahkoda yang gagah bukan terlahir dari laut yg tenang, suami yang kokoh bukan terlahir dari rumah tangga yang penuh sena...
22/09/2017

Nahkoda yang gagah bukan terlahir dari laut yg tenang, suami yang kokoh bukan terlahir dari rumah tangga yang penuh senang.

Salah satu tujuh golongan yang akan mendapat berkah naungan Allah adalah dua orang yang saling mencinta, bertemu dan ber...
22/09/2017

Salah satu tujuh golongan yang akan mendapat berkah naungan Allah adalah dua orang yang saling mencinta, bertemu dan berpisahnya cinta karena Allah. Saling cinta mereka bukan penghenti saling menasehati, sebab cinta bukan hanya alasan untuk saling bermesra di dunia, melainkan bekal bersama menuju surga
Via : Majelis mahabbah

22/09/2017

Keren sekali ungkapan para pemudi arab pada foto ini : "Laisal Fataah bimaalihaa wa jamaalihaa kallaa wa laa bi mafaahiril aabaa' lakinnahaa bi'afafihaa wa bi thuhrihaa wa shalaahihaa lil zauji wal abnaa". Artinya : "Pemudi itu bukanlah karena harta dan kecantikannya, sekali-kali tidak, dan bukan p**a karena menjadi kebanggaan para bapak-bapak, tetapi pemudi itu karena menjaga kehormatannya, karena kesuciannya, dan kebaikannya terhadap suami dan anak-anak".
via : Majelis Mahabbah

Bagi wanita tak setiap rindu harus dinyatakan... Tak jarang, mereka harus menabung rasa rindu itu di dalamm hati. Maka t...
21/09/2017

Bagi wanita tak setiap rindu harus dinyatakan...
Tak jarang, mereka harus menabung rasa rindu itu di dalamm hati. Maka tabungan itu akan dikeluarkan saat benar-benar saat nya dikeluarkan dg rasa yg tak tergambarkan...
Via :majelis mahabbah

Wanita yang tidak mau dinikahi tinggalkan, dan laki laki yang tidak mau menikahi juga tinggalkanvia : Majelis Mahabbah
21/09/2017

Wanita yang tidak mau dinikahi tinggalkan, dan laki laki yang tidak mau menikahi juga tinggalkan
via : Majelis Mahabbah

Karena obat patah hati yang paling manjur adalah pernikahan, menikahlah niscaya akan sembuh luka hatimu yang mengangah.v...
21/09/2017

Karena obat patah hati yang paling manjur adalah pernikahan, menikahlah niscaya akan sembuh luka hatimu yang mengangah.
via : Majelis mahabbah

Address

Jalan Raya Jetis No. 118
Malang
62581

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Obrolan Nikah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share