Hijrah by Niqob

Hijrah by Niqob Membersamai para muslimah tuk hijrah menuju hidayah Allah meski perlahan dan tertatih itu adalah keba

11/05/2026

“Kerja kamu apa?” 🌙

Kadang pertanyaan itu terdengar sederhana…
tapi tidak semua pekerjaan bisa dijelaskan dengan angka, jabatan, atau seragam.
Ada muslimah yang bekerja dari rumah—
menjaga anak sambil menyelesaikan pekerjaannya diam-diam di sela waktu tidur.
Ada ibu yang mungkin tidak digaji,
tapi setiap hari membesarkan manusia kecil dengan cinta dan kesabaran yang luar biasa.

Ada juga anak perempuan yang memilih merawat orang tua yang renta,
mengantar berobat, menemani makan, memastikan mereka tidak merasa sendiri.

Dan semua itu… juga bentuk karir yang hebat.

Karena karir bukan hanya tentang pergi pagi pulang petang.

Kadang, karir paling mulia justru lahir dari pengorbanan yang tidak banyak dilihat manusia.

Dunia mungkin tidak selalu memberi tepuk tangan,
tapi Allah melihat setiap lelah yang dijaga dengan ikhlas 🤍

Jadi tidak perlu merasa kecil hanya karena jalan hidupmu berbeda.

Sebab menjadi muslimah yang hadir untuk keluarga,
tetap bisa menjadi pencapaian yang istimewa 🌿

Save postingan ini untuk pengingat 🤍
Share ke muslimah hebat di sekitarmu
Follow untuk konten muslimah yang hangat

Dan komen di bawah:
menurutmu, apa arti “muslimah karir” versi kamu?

10/05/2026

“Ku kira jadi wanita baik itu harus selalu terlihat sempurna,
Harus pintar,
Harus cantik,
Dipuji banyak orang.
Sampai suatu hari aku membaca nasihat sederhana…
bahwa wanita terbaik bukan yang paling ramai dipuji manusia,
tapi yang kehadirannya menenangkan.
Yang saat dipandang membawa nyaman.
Yang lisannya dijaga.
Yang tidak s**a membantah untuk hal yang sia-sia.
Dan yang berusaha taat kepada suaminya dalam kebaikan karena Allah 🤍
Ternyata menjadi wanita baik itu bukan soal siapa yang paling menonjol.
Tapi siapa yang paling tulus menjaga adab ketika tidak dilihat siapa-siapa.
Jujur… itu nggak mudah.
Kadang ego masih tinggi.
Kadang ingin dimengerti terus.
Kadang ingin menang sendiri.
Tapi pelan-pelan aku belajar…
rumah yang tenang lahir dari hati yang mau belajar lembut 🌙
Dan aku sadar,
wanita yang benar-benar cantik bukan hanya enak dilihat mata,
tapi juga menenangkan hati orang di sekitarnya.
Masih banyak kurangnya.
Masih sering gagal.
Tapi semoga Allah terus membimbing kita menjadi wanita yang dicintai-Nya ✨
Save postingan ini sebagai pengingat diri 🤍

Share ke sobat hijrahmu 🌷
Follow untuk konten hijrah & self reminder lainnya ✨

Komen “aku bisa baik” dan tag sobat hijrahmu 🫶

09/05/2026

“Lucunya… selama ini aku sibuk mencari diri sendiri ke mana-mana,
padahal yang paling jauh justru hubunganku dengan Allah.” 🌙
Aku pernah capek berusaha jadi versi yang dis**ai semua orang.
Ngikutin standar dunia.
Takut nggak diterima.
Takut dianggap kurang.
Sampai akhirnya aku sadar…
semakin aku mengenal Allah,
semakin aku paham siapa diriku sebenarnya.
Aku jadi tahu,
nilai diriku bukan dari validasi manusia.
Bukan dari jumlah likes.
Bukan dari pujian orang.
Tapi dari bagaimana Allah melihat hatiku 🤍
Saat dekat dengan Allah,
aku belajar menerima kekurangan diri.
Belajar tenang tanpa harus pura-pura kuat.
Belajar bahwa menjadi diri sendiri jauh lebih indah daripada memaksa jadi orang lain.
Karena ternyata…
jalan mengenal Allah adalah jalan paling panjang untuk mengenal diri sendiri 🌷
Kalau kamu baca ini sampai akhir, mungkin Allah sedang mengingatkanmu untuk pulang lebih dekat kepada-Nya ✨
Save postingan ini untuk pengingat saat kamu mulai kehilangan diri sendiri 🤍
Share ke teman yang sedang belajar menerima dirinya 🌙
Follow untuk konten hijrah aesthetic & self reminder lainnya ✨
Komen “be your self” dan tag sobat hijrahmu 🫶

“Capek banget ya jadi orang baik terus…”Pernah nggak sih kepikiran begitu? 🌧️Menjaga sholat di tengah sibuk.Nahan diri d...
07/05/2026

“Capek banget ya jadi orang baik terus…”
Pernah nggak sih kepikiran begitu? 🌧️
Menjaga sholat di tengah sibuk.
Nahan diri dari hal yang Allah nggak s**a padahal kita s**aaa banget
Belajar ikhlas walau nggak dihargai manusia.
Tersenyum padahal hati lagi sakit berat
Kadang yang bikin lelah bukan amalnya…
tapi berjuang sendirian tanpa banyak yang ngerti.
Tapi ,
lelah itu wajar.
Karena kita manusia.
Yang harus dijaga adalah… jangan sampai lelah itu membuat niat lillah ikut hilang 🤍
Nggak apa kalau langkahmu pelan.
Nggak apa kalau hari ini masih tertatih.
Allah nggak meminta kita langsung sempurna.
Allah hanya s**a hamba yang terus kembali mencoba.
Kalau hari ini kamu sedang capek dalam perjalanan hijrahmu…
semoga Allah peluk hatimu dengan tenang yang nggak bisa dijelaskan manusia 🌷
Save postingan ini buat pengingat di hari beratmu nanti 🤍
Share ke teman yang lagi berjuang diam-diam 🌙
Follow untuk konten hijrah aesthetic & reminder lembut lainnya ✨
Dan komen “semangat” biar kita saling menguatkan 🫶

05/05/2026

“Harus hitam ya biar lebih taqwa?” 🖤
Pertanyaan itu dulu sering singgah di pikiranku.
Seolah-olah warna bisa mengukur isi hati.
Padahal…
taqwa tidak pernah punya warna.
Ia bersemayam di hati, tumbuh dari iman,
dan terlihat dari ketaatan—bukan dari pilihan kain semata.
Lalu kenapa banyak muslimah memilih hitam?
Aku pelan-pelan memahami…
bukan karena ingin terlihat lebih baik dari yang lain,
tapi karena ingin lebih aman bagi diri sendiri.
Hitam itu sederhana.
Tidak mencuri perhatian, tidak mencolok,
dan membantu hati tetap tenang saat melangkah.
Seperti jejak para wanita salaf,
yang memilih kesederhanaan dalam penampilan,
agar fokusnya tetap pada ketaatan.
Bukan kewajiban…
tapi pilihan yang terasa paling menjaga.
Dan dari situ aku belajar,
setiap orang punya prosesnya masing-masing.
Ada yang nyaman dengan warna gelap,
ada yang memilih warna lain—
selama tetap dalam batas syariat, semuanya adalah bagian dari perjalanan 🤍

Simpan ini sebagai pengingat 🌿
Share ke temanmu agar tidak salah paham
Follow untuk perjalanan hijrah yang hangat 🤍
Dan tulis di komentar…
warna apa yang paling kamu s**ai?

01/05/2026

Dulu sibuk mengejar dunia…
sekarang sibuk mengejar ridha-Nya 🌙
Pelan-pelan berubah.
Bukan tiba-tiba jadi sempurna…
tapi arah sibuknya yang mulai berbeda.
Sibukkan diri belajar membaca Al-Qur’an, mengeja satu per satu dengan hati yang ingin dekat.
Waktu luang yang dulu terisi hal biasa,
kini perlahan berganti…
dengan mendengarkan kajian,
meski kadang belum paham sepenuhnya, tapi tetap ingin bertahan.
Aku juga mulai sibuk memilih…
amalan mana yang lebih Allah cintai,
mana yang bisa aku jaga walau sedikit, tapi konsisten.

Kadang terasa sepi,
kadang terasa berat…
tapi ada tenang yang tak bisa dijelaskan.
Ternyata…
kesibukan yang mengarah ke Allah,
tidak membuat lelah atau sia-sia 🤍
Hijrah ini memang pelan,
tapi setiap langkahnya seperti sedang dibimbingNya

Simpan ini sebagai pengingat saat kamu mulai lelah 🌿

Share ke teman yang sedang berproses

Follow untuk perjalanan hijrah yang hangat 🤍

Dan tulis di kolom komentar…
apa kesibukanmu saat pertama kali hijrah?

30/04/2026

Pernah nggak ?
ngerasa “aku tuh lagi hijrah…

tapi kok rasanya beda-beda ya?”

Ternyata, hijrah itu nggak cuma satu bentuk.
Dan mungkin… kamu lagi jalanin salah satunya tanpa sadar.

Ada yang disebut hijrah makna — ini tentang perubahan di dalam hati. Cara kita memandang hidup, niat yang mulai diluruskan, yang dulu biasa aja jadi lebih dijaga.usaha untuk lebih baik dari sebelumnya
Pelan, tapi dalam.

Ada juga hijrah tempat — berpindah dari lingkungan yang menjauhkan dari Allah, ke tempat yang lebih menenangkan iman. Kadang bukan soal pindah kota, tapi pindah circle, pindah kebiasaan, pindah arah dan seperti Hijrah Nabi ke Madinah atas perintah Allah.

Dan yang sering paling terasa… hijrah kesenangan.
Melepas hal-hal yang kita s**a, tapi ternyata nggak baik untuk akhirat.
Berat? Banget.

Tapi di situlah bukti cinta kita ke Allah diuji.

Setiap orang punya jalannya masing-masing. Nggak harus sama, nggak harus cepat. Yang penting…

terus bergerak, walau pelan.

Sekarang kamu lagi di fase yang mana? 🤍

Save postingan ini buat pengingat, share ke teman yang lagi berjuang juga, dan follow untuk perjalanan hijrah yang lebih hangat.

Jangan lupa komen ya, kamu lagi hijrah yang mana? ✨

29/04/2026

Hati berdebar.
Bukan karena tidak yakin…
tapi karena ada banyak rasa yang ikut berjalan.
Takut dikucilkan…
takut jadi bahan ghibah…
takut ada yang berbisik,
dinilai tanpa benar-benar sesuai.
Kadang juga canggung,
saat dipanggil “ustadzah”… padahal diri ini masih belajar.
Atau ketika ada yang bercanda berlebihan…
dan kamu hanya bisa diam, mencoba kuat.
Ini wajar dirasakan oleh banyak muslimah yang baru memulai.

Aku juga pernah di titik itu…
menata ulang keberanian, sambil menenangkan hati sendiri.

Lalu aku belajar satu hal…

kita tidak perlu menunggu berani untuk melangkah.
Justru dengan melangkah, keberanian itu tumbuh perlahan.
Karena hijrah bukan tentang bagaimana orang melihat kita,
tapi tentang bagaimana kita ingin dilihat oleh Allah 🤍

Dan pelan-pelan,
rasa takut itu berubah jadi tenang…
karena kita tahu, kita sedang menuju arah yang benar.

Simpan ini sebagai penguat saat kamu merasa ragu 🌿
Share ke teman yang sedang berproses
Follow untuk perjalanan hijrah yang lebih hangat 🤍

Dan coba cerita di kolom komentar…
apa ketakutanmu saat pertama kali hijrah?

28/04/2026

Bukan untuk menakut-nakuti,
tapi agar langkahmu nanti tidak mudah goyah dan berbalik

Dulu aku juga berfikir, hijrah itu cukup dengan niat berubah.

Ternyata di tengah jalan, aku sering hampir menyerah…

bukan karena jalannya salah,
tapi karena aku belum benar-benar siap.

hijrah itu bukan sekadar mulai…
tapi tentang menyiapkan hati untuk bertahan.

❤️ Niat yang ikhlas
agar langkahmu bukan untuk dilihat, tapi untuk Allah.
🪻 Ilmu agama
agar kamu tahu ke mana harus melangkah, bukan hanya ikut arah.
🌼 Sabar dan istiqomah
karena ujian akan datang… dan itu bagian dari perjalanan.
🫐 Pantang menyerah
meski jatuh berkali-kali, kamu tetap memilih bangkit lagi.
💌 Doa yang terus mengalir
karena tanpa pertolongan-Nya, kita tidak akan kuat.
🧶 Fisik yang dijaga
karena perjalanan ini panjang… dan butuh tenaga untuk tetap berjalan.

Aku pernah lelah,
pernah ingin berhenti…
tapi setiap kali terjadi ,berusaha kembali pada Allah,
Dan selalu ada kekuatan baru yang datang 🤍

Hijrah itu wonderful…
asal kita tidak hanya siap berubah,
tapi juga siap berjuang.

Simpan postingan ini sebagai bekal 🌿
Share ke teman yang sedang ingin berhijrah
dan temani perjalanan ini bersama 🤍
Follow

Address

Malang

Opening Hours

Monday 11:00 - 16:00
Tuesday 09:00 - 16:00
Wednesday 09:00 - 16:00
Thursday 09:00 - 16:00

Telephone

+6283111812040

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Hijrah by Niqob posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Hijrah by Niqob:

Share