Saprodi Agro

Saprodi Agro Saprodi Agro. Menyediakan Sarana dan Prasarana Produksi Pertanian. distribusi penjualan. pengelolaan

25/08/2024
25/08/2024

Ready Pupuk Kohe Kambing Murni
Rp. 35

Tersedia kemasan 1 kg Repak hanya 15 K
06/06/2024

Tersedia kemasan 1 kg Repak
hanya 15 K

06/06/2024

JANGAN BUANG NASI BASI!!!

Punya nasi sisa yang sudah tidak bisa dikonsumsi lagi? Jangan dibuang dulu ya, Sob. Belum banyak yang tahu, ternyata nasi sisa atau nasi basi ini masih bisa Anda manfaatkan.

Jika biasanya nasi basi digunakan sebagai pakan ternak atau terkadang hanya dibuang begitu saja di tempat sampah, kini nasi basi di rumah bisa Anda gunakan sebagai pupuk organik untuk menyuburkan tanaman.

Seperti kita ketahui, tumbuh dan berkembangnya tanaman sangat membutuhkan tanah yang subur dan nutrisi yang cukup. Nah, salah satu zat organik yang mampu menyuburkan tanah dan tanaman adalah nasi basi.

Sebab, di dalam nasi terdapat sejumlah nutrisi penting di antaranya karbohidrat, protein, mineral seperti besi (Fe), fosfor (P), mangan (Mn), selenium, magnesium (Mg), kalium, dan sejumlah vitamin.

Pertama, di dalam nasi terdapat sekitar 39% karbohidrat. Sesuai dengan namanya, yakni karbo dan hidrat, maka nasi terdiri dari ion karbon dan hidrogen. Karbon dan hidrogen tadi dalam bentuk kompleks, yakni karbohidrat akan diubah ke dalam bentuk yang lebih sederhana, yakni gula.

Gula merupakan sumber energi bagi mikroorganisme yang ada di tanah untuk berkembang biak dan bereproduksi sehingga dapat membantu tanah kita untuk memperbaiki strukturnya, baik secara kimia maupun biologi.

Selanjutnya protein, nantinya protein ini akan dipecah menjadi sumber nitrogen N yang dapat digunakan sebagai hormon pertumbuhan untuk tanaman. Berikutnya kalsium akan bekerja sama dengan kalium untuk membentuk dinding sel di dalam tanaman.

Di dalam nasi juga terdapat beberapa vitamin, di antaranya vitamin A, B1, B2, dan B3 di mana nantinya akan menjadi unsur yang bisa digunakan untuk tanaman. Melihat banyaknya kandungan zat pada nasi, sebetulnya masih banyak manfaat lainnya dari nasi basi untuk tanaman, yakni kandungan tembaga, besi, dan seng menyediakan unsur hara mikro untuk tanaman.

Sayangnya, nasi basi ini tidak serta merta dapat diaplikasikan secara langsung untuk tanaman. Nasi basi harus diolah terlebih dahulu agar dapat bermanfaat untuk tanaman, salah satunya dengan membuat Mikro Organisme Lokal (MOL)

Membuat MOL nasi.

Kali ini saya akan sharing cara pembuatan MOL nasi yang bermanfaat untuk tanaman sesuai permintaan dari teman-teman follower.

Pembuatan larutan MOL ini sangat sederhana sekali, yakni hanya melalui proses fermentasi yang ditambahkan dengan larutan gula. Sebelumnya, syarat yang harus dipenuhi ketika membuat MOL adalah harus tersedia tiga jenis komponen, yaitu:

1. Karbohidrat, seperti air cucian beras (Tajin), nasi basi, singkong, kentang, gandum.

2. Glukosa, seperti molase, gula merah yang diencerkan dengan air, cairan gula pasir, gula batu yang dicairkan, air kelapa.

3. Sumber bakteri, seperti EM4, keong sawah yang ditumbuk, buah-buahan yang busuk, bonggol pisang, dll.

Peralatan:

Wadah untuk nasi basi
Ember atau baskom
Botol bekas air kemasan
Corong

Bahan:

Nasi basi
Air (direkomendasikan menggunakan air hujan karena tidak mengandung pengawet, tawas, atau klorin).
Molase (tetes tebu), gula merah, atau gula pasir.

Cara Pembuatan:

1. Masukkan nasi sisa ke dalam wadah, kemudian simpan di tempat terbuka dan jauh dari jangkauan sinar matahari selama 3-5 hari, hingga muncul jamur berwarna oranye bernama rhizopus oligosporus ─jamur yang berperan penting dalam proses fermentasi pembuatan MOL.

2. Masukkan nasi basi tadi ke dalam ember, kemudian remas-remas nasi agar spora menyebar ke seluruh bagian dan tercampur merata

3. Tambahkan air secukupnya paling tidak 1:4, kemudian aduk hingga merata
Maksud dari perbandingan 1:4 adalah 1 bagian nasi: 4 bagian air. Ini bukan perbandingan baku atau pasti, Anda bisa memilih cara yang termudah.

4. Masukkan molase secukupnya, kemudian aduk kembali seluruh bahan hingga merata.
Molase digunakan sebagai nutrisi tambahan untuk rhizobium oligosporus dan mikroorganisme lain yang terdapat dalam nasi basi.

5. Jika sudah tercampur merata, pindahkan cairan MOL ke dalam botol air kemasan 3/4-nya saja dengan bantuan corong.

6. Biarkan selama 5-7 hari hingga berbau seperti bau tape.

7. Buka tutup botol setiap hari untuk membuang gas yang dihasilkan, lalu kocok botol agar nasi basi yang digunakan lebih hancur lagi dan buka tutup botol kembali sedikit saja untuk membuang gas.

Kita bisa menggunakan cairan MOL dari nasi basi sebagai pupuk tanaman dengan cara disiram atau disemprotkan ke tanaman. Untuk penggunaan dengan cara disiram ke tanaman, cairan MOL biasanya diencerkan dengan dosis antara 5 hingga 10 kali atau 1 liter cairan MOL : 5-10 liter air. Sementara untuk disemprotkan ke tanaman, encerkan cairan MOL paling tidak 20 kali atau 1 liter cairan MOL : 20 liter air.

Semoga bermanfaat 🥰
Ayoooh Bersama FP: Pusat Bibit Super selalu berbagi informasi dan pengalaman untuk kemajuan petani Indonesia👍
🙏🏻Saling berbagi kebaikan 🙏🏻

06/06/2024
BOSTERNYA KANGKUNG PUPUK MEMPERCEPAT TUNAS DAN DAUN. TAHAN HAMA DAN LINGKANGAN
04/06/2024

BOSTERNYA KANGKUNG PUPUK MEMPERCEPAT TUNAS DAN DAUN. TAHAN HAMA DAN LINGKANGAN

Address

Jalan Raya Masbagik/Mataram
Masbagik Utara
83661

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Saprodi Agro posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Saprodi Agro:

Share