04/11/2024
Bismillah
💦itu Dahulu...
Dahulu dia sering mengikuti kajian, catatannya penuh dengan kaedah dan nasihat...
Dahulu dia sering bangun malam untuk shalat tahajud...
Dulu dia sering sedekah, sampai-sampai dia mencari-cari siapa lagi yang bisa dia beri sedekah..."
"Dulu dia selalu jaga lima waktunya di masjid, bahkan kalau jeda shalat tidak lama, dia lebih memilih untuk duduk di masjid..."
"Dulu dia sering berpuasa, di luar puasa yang wajib, puasa ayamul bidh, bahkan puasa Daud pun dia lakoni..."
"Dulu dia sering membaca al Qur'an, tiada hari yang berlalu kecuali selembar dari al Qur'an telah selesai dia baca..."
itu DULU...
Ke mana dia sekarang? Apa yang dia lakukan sekarang?
Saudaraku seiman, bukankah Nabi sampaikan dalam potongan hadits riwayat Bukhari,
وَإِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالْخَوَاتِيمِ
Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada akhirnya...
Maka kami wasiatkan untukmu (termasuk diri ini) untuk istiqomah dalam beramal shalih. Buatlah goals untukmu dalam beramal, tidak mengapa jika sedikit, asalkan berkelanjutan, bukan sesaat. Bukankan Rasulullah ﷺ pernah bersabda dalam hadits riwayat Muslim,
أحَبُّ الأعمالِ إلى اللهِ تَعالى أدوَمُها وإن قَلَّ
Amal yang paling dicintai Allah adalah amal yang dikerjakan secara terus menerus meskipun sedikit...
Jika kamu merasa dirimu adalah salah satu dari kalimat "Dulu..." (di atas), maka kembalilah, kembalilah beramal, kembalilah ke jalan yang akan berujung ridha Allah Subhanahu wa ta'ala.
Jika kamu belum beramal, mulailah beramal dari saat ini, ikhlaskan niatmu untuk Allah, kejar ridha Allah, jangan pernah pedulikan ucapan orang lain, "kamu sudah shalih ya sekarang..." atau semacam itu, saudaraku surga atau nerakamu kelak, wallahi, tidak berasal dari lisan mereka.
Oleh karena itu fokuslah beramal shaleh, ikhlaskan untuk Allah, lakukan sesuai tuntunan Nabi, semoga Allah ta'ala memberkahi setiap usahamu untuk menggapai ridho-Nya
Barakallahu fiikum
Https://t.me/Faidah_Video