KFM - Tresnah Madhureh

KFM - Tresnah Madhureh Gunakan wall kfm Tresnah Madhureh dengan bijak, yang bertanggung jawab & persaudaraan. Dengan sasaran peselancar di dunia maya baik facebook agar bermanfaat

Group FB : kfm Tresna Madhureh diciptakan untuk memberikan layanan infomasi dari masyarakat Madura baik aktif maupun pasif.

SIARAN PERS BNPB21 Januari 202256/Pers-PusdatinKK/BNPB/Dis.02.01/I/2022*Banjir Kembali Landa Jember, Kini Meluas Hingga ...
21/01/2022

SIARAN PERS BNPB
21 Januari 2022
56/Pers-PusdatinKK/BNPB/Dis.02.01/I/2022

*Banjir Kembali Landa Jember, Kini Meluas Hingga Lima Kecamatan*

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur melaporkan wilayahnya kembali dilanda banjir pada Kamis, (20/1) pukul 21.50 WIB. Sebelumnya, Senin (17/1) banjir merendam tiga desa di tiga kecamatan, kali ini banjir meluas hingga merendam lima kecamatan dengan Tinggi Muka Air (TMA) bervariasi mulai dari 70 hingga 90 sentimeter.

Banjir yang terjadi setelah hujan lebat, menyebabkan meluapnya Sungai Petung dan berdampak pada beberapa desa di lima Kecamatan, antara lain Desa Pakis di Kecamtan Panti, Desa Badean dan Desa Petung di Kecamatan Bangsalsari. Selanjutnya Desa Rambigudam dan Desa Pecoro di Kecamatan Rambipuji, Desa Klungkung di Kecamatan Sukorambi dan Kecamatan Kaliwates.

Dari laporan Tim Reaksi Cepat yang melakukan kaji cepat di lapangan, tercatat sebanyak 124 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 455 jiwa terdampak, sementara 10 diantaranya mengungsi di Masjid Baiturrahman Pecoro. Selain itu, kerugian materi tercatat 16 unit rumah terdampak dan 3 unit rumah rusak sedang.

Petugas BPBD Kabupaten Jember telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan korban, terutama untuk evakuasi dan bantuan logistik korban terdampak. Kondisi di lokasi kejadian saat ini beberapa lokasi sudah surut, termasuk di wilayah Jembatan Badean yang sebelumnya terendam juga telah surut. Akan tetapi, kondisi aliran sungai masih deras, untuk itu warga diimbau tetap waspada jika air kembali naik. Pembersihan material lumpur sisa banjir juga dilakukan petugas dibantu para relawan.

Pada kajian inaRISK, BNPB mengidentifikasi sebanyak 31 kecamatan memiliki potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Tiga kecamatan yang saat ini terdampak termasuk pada wilayah dengan potensi bahaya tersebut.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk waspada dan siap siaga dalam mengantisipasi dan melakukan mitigasi dampak bencana hidrometeorologi basah pada puncak musim hujan pada Januari hingga Februari nanti. Antisipasi dapat dilakukan dengan berbagai langkah, seperti memantau dan membersihkan material yang menghambat aliran sungai, persiapan tempat evakuasi sementara dengan protokol kesehatan, dan sosialisasi kepada warga untuk rencana kesiapsiagaan keluarga terutama kepada warga yang lokasi rumahnya rawan banjir.

Abdul Muhari, Ph.D.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

Facebook :
Twitter :
Instagram :
Youtube : BNPB Indonesia





Viral di media sosial adanya temuan benda yang diduga granat di depan SDI Al Munawwarah Pamekasan, di Jln Brawijaya Pame...
20/01/2022

Viral di media sosial adanya temuan benda yang diduga granat di depan SDI Al Munawwarah Pamekasan, di Jln Brawijaya Pamekasan.

Mirip granat ditemukan abang PKL di depan rumah warga depan SDI. Sudah ada Tim Jihandak Polda Jawa Timur untuk mengecek benda dugaan granat .

Di Lokasi kejadian ada pengamanan dari pihak kepolisian untuk menjaga agar warga tidak mendekat ke lokasi.

SIARAN PERS BNPB18 Januari 202248/Pers-PusdatinKK/BNPB/Dis.02.01/I/2022*Sebanyak 45 Rumah Warga Jember di Tiga Desa Tere...
18/01/2022

SIARAN PERS BNPB
18 Januari 2022
48/Pers-PusdatinKK/BNPB/Dis.02.01/I/2022

*Sebanyak 45 Rumah Warga Jember di Tiga Desa Terendam Banjir*

JAKARTA – Banjir merendam rumah-rumah warga di wilayah Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, pada Senin (17/1). Peristiwa ini berlangsung setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut pada petang hari sekitar pukul 18.00 WIB.

Sebanyak 45 rumah warga pada tiga desa yang tersebar di tiga kecamatan terendam banjir. Data sementara Pusat Pengendalian Operasi BNPB pada Selasa (18/1), pukul 06.40 WIB mencatat wilayah terdampak yaitu Kelurahan Jember Kidul di Kecamatan Kaliwates, Kelurahan Jember Lor di Kecamatan Patrang dan Desa Klungkung di Kecamatan Sukorambi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember mencatat 45 KK terdampak dan masih mendata warga yang mengungsi sementara. BPBD bersama unsur TNI, Polri, serta aparat desa dan kecamatan membantu warga yang evakuasi ke tempat aman. Tidak ada laporan korban jiwa atau pun luka-luka akibat kejadian banjir kemarin.

Selain populasi terdampak, satu jembatan terdampak imbas banjir tersebut. BPBD belum mengkonfirmasi tingkat kerusakan jembatan penghubung antar desa ini.

Berdasarkan prakiraan cuaca, wilayah tiga kecamatan terdampak banjir ini masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan-sedang-hingga hujan petir pada hari ini hingga esok (19/1). Sementara itu, peringatan dini cuaca wilayah Jawa Timur pada hari ini, Selasa (18/1), berpotensi hujan lebat yang dapat disertai petir atau kilat serta angin kencang.

Pada kajian inaRISK, BNPB mengidentifikasi sebanyak 31 kecamatan memiliki potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Tiga kecamatan yang saat ini terdampak termasuk pada wilayah dengan potensi bahaya tersebut.

Di sisi lain, pemerintah daerah dan masyarakat perlu mewaspadai potensi bahaya lain, yaitu gerakan tanah. Analisis Gerakan tanah dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada Januari 2022 ini menyebutkan sejumlah wilayah dengan potensi bahaya banjir, sedangkan tujuh kecamatan juga berpotensi banjir bandang, seperti di wilayah Kecamatan Bangsalsari, Ledokombo, Mayang, Panti, Rambupuji, Silo dan Sumberjambe.

*Kesiapsiagaan Bahaya Hidrometeorologi Basah Pekan Ini*

Melihat analisis dinamika atmosfer BMKG, semua pihak perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem pada pekan ini atau periode 17 – 22 Januari 2022. Fenomena itu secara signifikan dapat meningkatkan potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi. Menurut BMKG, wilayah dengan potensi hujan sedang hingga lebat diprediksi terjadi di beberapa wilayah berikut ini.

Sumatra Barat, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Barat dan Papua.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk waspada dan siap siaga dalam mengantisipasi dan melakukan mitigasi dampak bencana hidrometeorologi basah pada puncak musim hujan pada Januari hingga Februari nanti. Antisipasi dapat dilakukan dengan berbagai langkah, seperti memastikan saluran air berfungsi dengan baik, persiapan tempat evakuasi sementara dengan protokol kesehatan, atau sosialisasi kepada warga untuk rencana kesiapsiagaan keluarga.

Abdul Muhari, Ph.D.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

Facebook :
Twitter :
Instagram :
Youtube : BNPB Indonesia






GEMPABUMI TEKTONIK M5,4 DIRASAKAN DI KABUPATEN SUKABUMI, JAWA BARAT DAN SEKITARNYA, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI  Kejadian d...
17/01/2022

GEMPABUMI TEKTONIK M5,4 DIRASAKAN DI KABUPATEN SUKABUMI, JAWA BARAT DAN SEKITARNYA, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI

Kejadian dan Parameter Gempabumi:
Hari Senin, 17 Januari 2022 pukul 07.25.58 WIB wilayah Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,55 ° LS ; 105,83° BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 100 km arah Barat Daya Kota Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 42 km.

Jenis dan Mekanisme Gempabumi:
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya deformasi di zona subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault ).

Dampak Gempabumi:
Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Bayah, Pandeglang, Cikeusik, Panimbang dengan skala intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), daerah Cikembar, Cireunghas, Pel. Ratu, Sumur, Bogor, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Tambun dengan skala intensitas II – III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Gempabumi Susulan:
Hingga hari Senin, 17 Januari 2022 pukul 07.42 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ) dengan magnitudo M3,9.

Rekomendasi:
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter ), website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.*

Jakarta, 17 Januari 2022
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG
BAMBANG SETIYO PRAYITNO, M.Si

SIARAN PERS BNPB16 Januari 202244/Pers-PusdatinKK/BNPB/Dis.02.01/I/2022 *Dua Hektar Sawah dan 26 Unit Rumah Terancam Ter...
17/01/2022

SIARAN PERS BNPB
16 Januari 2022
44/Pers-PusdatinKK/BNPB/Dis.02.01/I/2022

*Dua Hektar Sawah dan 26 Unit Rumah Terancam Tertimbun Longsor di Kabupaten Sumedang*

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang melaporkan 2 hektar sawah tertimbun longsor dan 26 unit rumah yang dekat longsoran terancam tertimbun longsor di Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada Minggu (16/1).

Longsor terjadi pascahujan dengan intensitas hujan cukup tinggi melanda pada pukul 13.20 s/d pukul 16.00 WIB yang mengakibatkan tebing dengan ketinggian sekitar 150 meter dan lebar sekitar 80 meter longsor, serta berdampak 2 hektar sawah tertutup dan sebagian sawah terbawa longsoran hingga menutup aliran sungai Cipo.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Sumedang terus melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Mengantisipasi longsoran susulan, BPBD mengarahkan masyarakat untuk mengungsi sementara ke rumah Saudara.

Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk 16 hingga 17 Januari berpotensi hujan ringan hingga sedang.

Dengan adanya peringatan dini dari BMKG tersebut, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, angin puting beliung maupun tanah longsor.

Adapun langkah-langkah pencegahan terjadi longsor yang dapat dilakukan seperti Jangan menebang pohon di sekitar lereng, melestarikan vegetasi dan memperbaiki drainase permukaan dan bawah permukaan tanah.

Abdul Muhari, Ph.D.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

Facebook :
Twitter :
Instagram :
Youtube : BNPB Indonesia





16/01/2022
Bupati Badrut Tamam (kanan) menerima penghargaan atas komitmen dan kerja keras dalam mendorong percepatan pembangunan de...
06/01/2022

Bupati Badrut Tamam (kanan) menerima penghargaan atas komitmen dan kerja keras dalam mendorong percepatan pembangunan desa di Pamekasan, dengan capaian status berkembang, maju dan mendiri dari Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transimigrasi Republik Indonesia, Rabu (29/12/2021) lalu. ( Berita Jatim)

KFM_TRESNAH MADHUREHKOMPAS.com - Pemerintah akan mengurangi durasi karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri di Indon...
05/01/2022

KFM_TRESNAH MADHUREH
KOMPAS.com - Pemerintah akan mengurangi durasi karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri di Indonesia menjadi 7 sampai 10 hari, dari yang sebelumnya 10 hingga 14 hari. Masa karantina dari luar negeri selama 7-10 hari ini dilakukan karena kasus Covid-19 di Indonesia dinilai sudah mulai membaik.

Perihal aturan masa karantina terbaru ini diumumkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers daring, Senin (3/1/2022).

Address

Masegit
Pamekasan

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when KFM - Tresnah Madhureh posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share