Ponorogo Komunitas Online

Ponorogo Komunitas Online Forum Komunitas dan Informasi Online Ponorogo. Media aspirasi warga dan menciptakan suasana kampung Ponorogo dimanapun berada. matur nuwun.
(2)

Perhatian untuk para member :
- Halaman ini merupakan sarana diskusi umum.
- Halaman ini sangat berguna jika semua anggota dapat saling membantu dalam mendapakan informasi yang dibutuhkan.
- Komunitas ini merupakan komunitas bersama jadi harap menjaga sopan santun dan etiket dalam berdiskusi
- Semua anggota diharapkan berpartisipasi aktif dalam memberikan tanggapan dan respon terhadap topik disku

si tertentu.
- Semua anggota diwajibkan membaca aturan umum ini dan etiket forum, serta menghormati karyawan lainnya.
- Mohon sekiranya untuk TIDAK meng-IKLAN-kan sesuatu apapun kecuali tentang wilayah PONOROGO!
- DILARANG MENAWARKAN BARANG ( JUAL BELI ) DALAM BENTUK APAPUN!
- DILARANG saling MENGHUJAT MENGOLOK ataupun sejenis yang bisa menimbulkan isu SARA! bagi sedulur yang berminat menjadi Donatur/Sponsor, silakan salurkan donasi anda ke Rekening Bank POzone

atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Siswi SMA Terhempas Ombak Saat Berswafoto di Tebing Apparalang BulukumbaPeristiwa tragis terjadi di kawasan wisata Tebin...
11/06/2026

Siswi SMA Terhempas Ombak Saat Berswafoto di Tebing Apparalang Bulukumba

Peristiwa tragis terjadi di kawasan wisata Tebing Apparalang pada Minggu, 7 Juni 2026. Seorang siswi SMA bernama Elmi Febrianti (17) meninggal dunia setelah terjatuh ke laut akibat diterjang ombak besar saat sedang berswafoto di ujung anjungan tebing.

Korban diketahui datang bersama rombongan keluarganya untuk menikmati liburan di objek wisata yang terkenal dengan panorama laut dan tebing curam tersebut. Saat berada di sebuah papan kayu yang menjorok ke arah laut untuk mengambil foto, ombak besar tiba-tiba menghantam area tempat korban berdiri.

Hantaman ombak membuat korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke perairan laut di bawah tebing. Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, korban sempat terlihat terombang-ambing di tengah laut dan melambaikan tangan meminta pertolongan. Namun derasnya arus, tingginya gelombang, serta kondisi tebing yang curam membuat upaya penyelamatan secara langsung tidak memungkinkan dilakukan oleh warga maupun pengunjung yang berada di lokasi.

Tim SAR gabungan bersama BPBD, kepolisian, dan warga setempat segera melakukan pencarian setelah menerima laporan kejadian. Operasi penyisiran berlangsung hingga larut malam dengan menggunakan perahu karet dan berbagai peralatan pencarian.

Setelah hampir 10 jam pencarian, korban akhirnya ditemukan pada Senin dini hari, 8 Juni 2026 sekitar pukul 00.10 WITA. Jenazah ditemukan mengapung sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal korban terjatuh. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

Pascakejadian tersebut, kawasan wisata Tebing Apparalang ditutup sementara untuk evaluasi menyeluruh terkait aspek keselamatan pengunjung. Pemerintah daerah juga melakukan peninjauan terhadap pengelolaan objek wisata tersebut, termasuk kelengkapan izin operasional dan standar keamanan yang harus dipenuhi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh wisatawan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkunjung ke destinasi alam, khususnya kawasan pantai dan tebing yang berhadapan langsung dengan laut lepas. Keindahan alam tidak boleh membuat pengunjung mengabaikan potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat terjadi akibat perubahan kondisi gelombang dan cuaca.

Turut berduka cita atas meninggalnya Elmi Febrianti. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan menghadapi musibah ini. (DetikSulsel/Awesome)

Penjelasan Presiden Prabowo tentang 10 Juni dalam PidatonyaPresiden Prabowo Subianto menjadi sorotan saat membuka Musyaw...
11/06/2026

Penjelasan Presiden Prabowo tentang 10 Juni dalam Pidatonya

Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI di Lampung, Rabu (10/6/2026). Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan dua hal yang menarik perhatian publik, yakni soal "angka keberuntungan" tanggal 10 Juni dan penjelasannya terkait kunjungan kerja ke luar negeri.

Pada awal pidato, Prabowo mencoba mengaitkan tanggal pelaksanaan acara dengan angka keberuntungan. Dengan gaya santai dan penuh humor, beliau sempat salah menghitung saat menyebut bahwa angka 10 dan bulan 6 jika dijumlahkan menghasilkan 17. Kesalahan tersebut langsung disambut gelak tawa para peserta yang hadir.

Menyadari kekeliruannya, Prabowo kemudian memperbaiki perhitungan tersebut. Ia menjelaskan bahwa angka 10 Juni dihitung menjadi 1 + 0 + 6 = 7. Sementara tahun 2026 dihitung menjadi 2 + 0 + 2 + 6 = 10. Kemudian angka 7 dan 10 dijumlahkan menjadi 17, lalu 1 + 7 menghasilkan angka 8.

Menurut Prabowo, angka 8 merupakan angka yang memiliki makna khusus karena identik dengan dirinya sebagai Presiden Republik Indonesia ke-8. Karena itu, ia berkelakar bahwa HIPMI lahir pada tanggal yang memiliki "angka baik" dan merasa cocok dengan organisasi tersebut.

Selain membahas angka keberuntungan, Prabowo juga menanggapi kritik yang selama ini muncul terkait frekuensi kunjungan kerjanya ke luar negeri. Ia membandingkan situasi yang dialaminya dengan Presiden Joko Widodo yang pada masa pemerintahannya pernah dikritik karena dianggap terlalu jarang melakukan lawatan internasional.

Prabowo menegaskan bahwa kondisi geopolitik dunia saat ini sedang penuh ketidakpastian dan berbagai tantangan global. Oleh sebab itu, Indonesia perlu aktif memenuhi undangan dari berbagai negara guna menjaga kepentingan nasional, memperkuat kerja sama ekonomi, serta mempertahankan politik luar negeri yang bebas aktif dan tidak berpihak pada blok mana pun.

Melalui pidato tersebut, Presiden Prabowo tidak hanya mencairkan suasana dengan humor tentang angka keberuntungan, tetapi juga menyampaikan pesan penting mengenai peran aktif Indonesia di tengah dinamika global yang terus berkembang. (Awesome)

Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) ###I Tahun 2026 ini, akan menghadirkan sejumlah kontingen reog terbaik dari berba...
11/06/2026

Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) ###I Tahun 2026 ini, akan menghadirkan sejumlah kontingen reog terbaik dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari perguruan pencak silat, sekolah, hingga kelompok seni budaya.

Dua grup reog yang mewakili organisasi pencak silat besar di Indonesia, Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW TM) dan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), dijadwalkan tampil di Panggung Utama Alun-Alun Ponorogo, Kamis (11/6/2026).

Kehadiran kedua kontingen tersebut menjadi salah satu perhatian masyarakat, karena memiliki pengikut banyak di Karesidenan Madiun khususnya. Mereka akan menampilkan persembahan terbaiknya, sekaligus mempererat tali persaudaraan di tengah perayaan Grebeg Suro Ponorogo 2026.

Adapun kontingen Reog Sardhulo Djoyo Gendhilo yang mewakili keluarga besar PSHW TM Pusat Madiun tercatat tampil dengan Nomor Urut 03. Sementara itu, Reyog Krida Satria Tama yang merupakan kontingen Komisariat PSHT Pusat Madiun dijadwalkan tampil dengan Nomor Urut 05.

Selain kedua kontingen tersebut, pada sesi yang sama juga akan tampil sejumlah grup reog lainnya, yaitu:
• Nomor Urut 02 – Sardhulo Kridho (Eks PB Somoroto)
• Nomor Urut 03 – Sardhulo Djoyo Gendhilo (PSHW TM Pusat Madiun)
• Nomor Urut 04 – Manggolo Projo Arjowinangun (Eks PB Arjowinangun)
• Nomor Urut 05 – Reyog Krida Satria Tama (Komisariat PSHT Pusat Madiun)
• Nomor Urut 06 – Taruno Jayengrono (SMAN 1 Pulung)
• Nomor Urut 07 – Gembolo Sardulo (Eks PB Jebeng)
• Nomor Urut 08 – Singo Mudo Kepuhrubuh (Desa Kepuhrubuh, Siman)

Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) ###I merupakan salah satu agenda utama dalam rangkaian Grebeg Suro 2026. Setiap peserta akan menampilkan kreativitas, kekompakan, serta kemampuan artistik dalam melestarikan kesenian Reog Ponorogo sebagai warisan budaya kebanggaan Indonesia.

Momentum tampilnya kontingen PSHW TM dan PSHT malam ini, diharapkan menjadi simbol kebersamaan, persaudaraan, dan semangat menjaga budaya adiluhung, REOG Ponorogo.
(Awesome)

Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) perempuan di lingkungan Pemerintah Kota Jambi menjadi sorotan publik setelah sebuah...
11/06/2026

Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) perempuan di lingkungan Pemerintah Kota Jambi menjadi sorotan publik setelah sebuah video mengenai penggunaan gaji ke-13 viral di media sosial.

Dalam video tersebut, para ASN secara bergantian mengungkapkan rencana pemanfaatan gaji tambahan yang mereka terima. Beragam jawaban disampaikan, mulai dari membeli emas batangan sebagai investasi, membeli iPhone baru, menabung untuk biaya haji, hingga membeli mobil.

Unggahan tersebut kemudian memicu beragam reaksi dari masyarakat. Sebagian warganet menilai konten tersebut kurang tepat di tengah kondisi ekonomi yang masih dirasakan berat oleh sebagian masyarakat. Kritik juga semakin menguat setelah diketahui bahwa beberapa ASN yang tampil dalam video tersebut kerap membagikan aktivitas perjalanan ke luar negeri melalui akun media sosial mereka.

Setelah menuai kontroversi, video yang dikenal dengan sebutan POV gaji ke-13 itu telah dihapus oleh pihak yang mengunggahnya. Namun, rekaman video tersebut terlanjur beredar luas dan masih menjadi bahan perbincangan di berbagai platform media sosial.

Belakangan, salah satu pihak yang terlibat dalam video tersebut dikabarkan menyatakan akan menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang masih menyebarluaskan video tersebut. Pernyataan itu kembali memancing respons publik, yang mempertanyakan sikap para ASN di tengah kritik yang hingga kini belum mendapatkan penjelasan secara terbuka.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari para ASN yang terlibat maupun dari instansi terkait mengenai polemik yang berkembang di tengah masyarakat.

Sumber: Instagram

Beredar di media sosial sebuah postingan yang menampilkan seorang siswa memamerkan sejumlah sertifikat prestasi yang dim...
10/06/2026

Beredar di media sosial sebuah postingan yang menampilkan seorang siswa memamerkan sejumlah sertifikat prestasi yang dimilikinya untuk keperluan pendaftaran sekolah. Dalam unggahan tersebut terlihat berbagai sertifikat dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional yang telah dikumpulkan sebagai bukti pencapaian selama masa pendidikan.

Unggahan itu kemudian memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian warganet mengapresiasi semangat dan kerja keras siswa dalam mengikuti berbagai kompetisi. Namun, tidak sedikit p**a yang mempertanyakan sejauh mana sertifikat prestasi dapat membantu siswa diterima di sekolah-sekolah favorit.

Bagi para orang tua yang sedang mendampingi putra-putrinya meraih prestasi, baik akademik maupun nonakademik, ada baiknya memahami bahwa tidak semua sertifikat memiliki nilai yang sama dalam proses seleksi penerimaan peserta didik. Jika memungkinkan, prioritaskan mengikuti pertandingan atau perlombaan yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) atau kegiatan yang sertifikat prestasinya telah dikurasi oleh Puspresnas.

Meski demikian, perlu dipahami bahwa banyaknya sertifikat prestasi, bahkan yang berasal dari ajang yang diakui sekalipun, tidak serta-merta menjamin seorang siswa diterima di sekolah favorit. Pada banyak kasus, sertifikat prestasi hanya berfungsi sebagai syarat administrasi atau prasyarat awal untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

Tahap yang sering kali menjadi penentu utama justru adalah kemampuan akademik yang dibuktikan melalui tes tertulis, tes akademik, atau ujian seleksi lainnya. Oleh karena itu, meskipun anak-anak aktif mengejar berbagai prestasi nonakademik, kemampuan akademik tetap harus dijaga, ditingkatkan, dan dipertahankan.

Prestasi nonakademik tetap penting karena menjadi bukti pengembangan bakat, karakter, kedisiplinan, dan kemampuan bersaing. Namun, fondasi akademik yang kuat masih menjadi salah satu faktor utama yang membuka peluang lebih besar untuk diterima di sekolah-sekolah unggulan.

Pada akhirnya, setiap prestasi yang diraih anak merupakan hasil dari proses belajar, latihan, pengorbanan waktu, dan kerja keras yang patut dihargai. Prestasi tidak boleh hanya dipandang sebagai alat untuk masuk sekolah favorit, tetapi juga sebagai bagian dari pembentukan karakter dan bekal menghadapi masa depan. (Awesome)

Investor Dapur MBG Geruduk Kantor BGN, Tuntut Kejelasan Nasib Modal Miliaran RupiahAksi protes yang dilakukan sejumlah i...
10/06/2026

Investor Dapur MBG Geruduk Kantor BGN, Tuntut Kejelasan Nasib Modal Miliaran Rupiah

Aksi protes yang dilakukan sejumlah investor dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kantor Pusat Badan Gizi Nasional (BGN) pada Senin, 8 Juni 2026, menjadi puncak kekecewaan para mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka menuntut kepastian terkait izin operasional yang dibekukan serta nasib modal investasi bernilai miliaran rupiah yang telah terlanjur dikeluarkan untuk membangun dapur program tersebut.

Permasalahan ini berawal ketika para investor memperoleh Surat Keputusan (SK) penunjukan titik dapur yang diterbitkan oleh pimpinan BGN periode sebelumnya. Berbekal dokumen tersebut, banyak pengusaha lokal, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), berani menggelontorkan investasi besar dengan membangun fasilitas dapur secara mandiri.

Tidak sedikit investor yang memanfaatkan SK tersebut sebagai dasar pengajuan pinjaman ke perbankan. Dana talangan bernilai miliaran rupiah kemudian digunakan untuk membangun dapur sesuai spesifikasi yang ditentukan pemerintah. Namun setelah pembangunan selesai dan proses verifikasi atau appraisal dilakukan, izin operasional yang diharapkan justru tidak kunjung terbit.

Akibatnya, banyak dapur yang telah selesai dibangun harus menganggur selama berbulan-bulan. Beberapa investor mengaku telah menunggu hingga tujuh bulan tanpa kepastian mengenai operasional maupun pencairan anggaran yang dijanjikan.

Situasi semakin memanas setelah Kejaksaan Agung menetapkan mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, beserta sejumlah pejabat lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG. Kasus tersebut disebut berkaitan dengan penyimpangan mekanisme pengelolaan program serta dugaan manip**asi dalam penunjukan yayasan mitra SPPG.

Pasca pergantian pimpinan, Kepala BGN yang baru, Nanik S. Deyang, mengambil langkah tegas dengan memberlakukan moratorium atau penghentian sementara pendaftaran dapur baru. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari audit menyeluruh terhadap program MBG. Dalam proses evaluasi tersebut, jumlah dapur operasional sementara dikunci pada angka 27.877 titik di seluruh Indonesia.

Kebijakan tersebut memicu keberatan dari para investor yang merasa dirugikan oleh perubahan kebijakan secara mendadak. Mereka menilai telah mengikuti prosedur yang berlaku pada saat investasi dilakukan, namun kini harus menanggung risiko akibat perubahan tata kelola program.

Salah satu investor asal Sukabumi bahkan secara resmi mengajukan tuntutan pengembalian dana talangan untuk hak kelola 100 dapur perintis. Nilai tuntutan tersebut disebut mencapai Rp218,25 miliar.

Menanggapi polemik yang berkembang, pemerintah menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis tidak dihentikan. Pemerintah justru sedang melakukan penataan ulang agar pelaksanaan program lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Untuk wilayah 3T, BGN berencana mengubah pendekatan operasional dengan memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia, seperti kantin sekolah atau sumber pendanaan berbasis tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), sehingga kebutuhan pembangunan dapur baru dapat ditekan.

Sementara itu, Kantor Staf Presiden (KSP) menyatakan evaluasi menyeluruh diperlukan demi menjamin asas keadilan dan akuntabilitas program. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah penunjukan titik dapur pada periode sebelumnya yang dinilai tidak tepat sasaran serta berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran akibat praktik penggelembungan biaya.

Hingga kini, para investor masih menunggu kepastian dari pemerintah mengenai status dapur yang telah mereka bangun serta mekanisme penyelesaian kerugian yang mereka alami. Polemik ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah dalam menjaga keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis sekaligus memulihkan kepercayaan para mitra yang telah terlibat sejak awal pelaksanaan program. (Awesome)

Waspada Modus Penipuan yang Diduga Dilakukan Warga AsingMasyarakat dan para pelaku usaha diimbau untuk meningkatkan kewa...
10/06/2026

Waspada Modus Penipuan yang Diduga Dilakukan Warga Asing

Masyarakat dan para pelaku usaha diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang belakangan dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah. Salah satu modus yang patut diwaspadai adalah berpura-pura menukarkan uang atau melakukan transaksi keuangan yang dapat mengalihkan perhatian korban.

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, sebuah agen BRILink di wilayah selatan Puskesmas Gandusari, Trenggalek dikabarkan didatangi oleh dua warga negara asing yang diduga menjalankan modus penukaran uang. Beruntung, petugas yang berjaga tetap waspada sehingga tidak menjadi korban dan berhasil menghindari potensi kerugian.

Peristiwa ini menambah daftar laporan dugaan penipuan dengan modus serupa yang sebelumnya juga sempat ramai diperbincangkan masyarakat. Karena itu, pemilik toko, agen perbankan, kasir, maupun pelaku usaha lainnya diharapkan tidak mudah teralihkan fokus saat melayani transaksi, terutama ketika berhadapan dengan orang yang tidak dikenal.

Namun demikian, penting untuk diingat bahwa kewaspadaan perlu ditujukan kepada perilaku dan modus kejahatannya, bukan berdasarkan kewarganegaraan seseorang. Tidak semua warga asing memiliki niat buruk, sehingga masyarakat tetap diimbau bersikap bijak dan mengedepankan fakta serta bukti dalam setiap informasi yang beredar.

Apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan, segera dokumentasikan jika memungkinkan dan laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku. (Awesome)

Becekan ora g*e amplop lur...
10/06/2026

Becekan ora g*e amplop lur...

Hulu Waduk Bendo Mengering, Pemancing Harus Turun Demi Menjangkau AirKondisi memprihatinkan terlihat di kawasan hulu Wad...
10/06/2026

Hulu Waduk Bendo Mengering, Pemancing Harus Turun Demi Menjangkau Air

Kondisi memprihatinkan terlihat di kawasan hulu Waduk Bendo. Akibat penurunan debit air yang sangat drastis selama musim kemarau, area yang biasanya dipenuhi genangan air kini berubah menjadi hamparan daratan kering yang dipenuhi retakan-retakan tanah.

Penyusutan volume air ini mengubah lanskap waduk secara ekstrem. Dasar waduk yang sebelumnya terendam kini tampak mengering dan membelah, menghadirkan pemandangan kecokelatan yang kontras dengan hijaunya perbukitan di sekelilingnya. Sejumlah perahu milik warga dan pemancing yang biasanya bersandar di tepian waduk juga terlihat terdampar di atas lumpur yang mulai mengeras akibat paparan panas matahari.

Dampak paling terasa dialami para pemancing serta warga yang selama ini beraktivitas di kawasan waduk. Menyusutnya permukaan air hingga puluhan meter membuat akses menuju titik perairan menjadi semakin sulit. Para pemancing kini harus menuruni tanah kering yang curam dengan berjalan kaki untuk mencapai sisa genangan air yang masih bertahan di bagian terdalam waduk. Selain menguras tenaga, kondisi tersebut juga meningkatkan risiko terpeleset maupun cedera saat membawa perlengkapan memancing.

Fenomena mengeringnya hulu Waduk Bendo diperkirakan masih akan berlanjut selama musim kemarau berlangsung dan curah hujan belum kembali normal. Warga berharap hujan segera turun agar volume air waduk dapat kembali meningkat, sehingga fungsi waduk sebagai sumber pengairan, penopang ekosistem perairan, serta destinasi wisata lokal dapat kembali berjalan optimal.

Dari Sooko, Ponorogo, Gusarif melaporkan.

Kabar yang cukup mengejutkan datang bagi para pengguna BBM nonsubsidi. Mulai Rabu, 10 Juni 2026, harga BBM Pertamax resm...
09/06/2026

Kabar yang cukup mengejutkan datang bagi para pengguna BBM nonsubsidi. Mulai Rabu, 10 Juni 2026, harga BBM Pertamax resmi naik menjadi Rp16.250 per liter untuk wilayah Provinsi Jawa Timur dan beberapa daerah lainnya. Penyesuaian harga ini dilakukan oleh PT Pertamina (Persero) setelah berkoordinasi dengan pemerintah, menyusul evaluasi berkala terhadap perkembangan harga minyak dunia dan kondisi pasar keekonomian global.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada Pertamax (RON 92) yang sebelumnya dijual Rp12.300 per liter, kini melonjak menjadi Rp16.250 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 (RON 95) juga mengalami kenaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Di sisi lain, beberapa jenis BBM lainnya masih dipertahankan pada harga sebelumnya. Pertamax Turbo (RON 98) tetap berada di angka Rp20.750 per liter, Dexlite tetap Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex masih dijual Rp24.800 per liter.

Untuk BBM bersubsidi, pemerintah dan Pertamina memutuskan tidak melakukan perubahan harga. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sedangkan BioSolar bersubsidi masih bertahan di harga Rp6.800 per liter.

Kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green disebut sebagai bagian dari penyesuaian terhadap harga pasar yang terus bergerak mengikuti dinamika global. Lonjakan harga minyak mentah dunia serta perubahan nilai keekonomian menjadi faktor utama yang mendorong penyesuaian tersebut. Dengan kenaikan ini, biaya yang harus dikeluarkan masyarakat untuk mengisi bahan bakar kendaraan, khususnya pengguna BBM nonsubsidi, dipastikan ikut meningkat.

Perlu diketahui, harga BBM dapat berbeda di setiap daerah. Untuk wilayah di luar Jawa Timur, termasuk beberapa provinsi di Sumatra, Kalimantan, maupun Indonesia Timur, harga Pertamax berpotensi lebih tinggi karena adanya perbedaan komponen pajak daerah dan biaya distribusi. Bahkan di sejumlah wilayah, harga Pertamax dilaporkan dapat menembus angka Rp17.000 per liter.

Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi resmi dari Pertamina terkait perkembangan harga BBM, mengingat penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan secara berkala sesuai kondisi pasar energi global. (Awesome)

Address

Ponorogo

Telephone

+6285655602627

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ponorogo Komunitas Online posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Ponorogo Komunitas Online:

Share