Banyumas Satria

Directions

Banyumas Satria Banyumas Jawa Tengah penuh keindahan

Bukan hanya sekedar lokasi tapi ada sebuah cerita saat sudah tak lagi bersama eh 🫢Ada yang paham ini kawasan mana ?
15/10/2026

Bukan hanya sekedar lokasi tapi ada sebuah cerita saat sudah tak lagi bersama eh 🫢

Ada yang paham ini kawasan mana ?

14/10/2026

Bener begitu ya guys 😅

12/10/2026

🐊 TERNYATA ADA PENANGKARAN BUAYA DI BANYUMAS! 😱

Berlokasi di Dawuhan Kulon, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas, Penangkaran Buaya Dawuhan ini pernah menampung ratusan buaya. Kini, tersisa 86 ekor, dengan 62 ekor di antaranya merupakan satwa milik negara.

Menariknya, buaya-buaya di sini berasal dari berbagai kondisi, mulai dari hasil penyitaan hingga evakuasi. 🐊

⚠️ REMINDER PENTING!
Penangkaran Buaya Dawuhan saat ini BELUM DIBUKA UNTUK UMUM. Jadi, jangan langsung datang berkunjung, ya! Pastikan menghubungi pihak pengelola terlebih dahulu sebelum datang.

Baru tahu ada tempat ini di Banyumas? Tulis di kolom komentar dan bagikan ke temanmu! 👇

10/10/2026

Yuh sapa sing kangen bagian barat 😁

09/10/2026

PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI JATENG DAPAT APRESIASI MENTERI PKP

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, memberikan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendukung penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi, program perumahan menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman.
Salah satu perhatian pemerintah adalah penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), agar masyarakat berpenghasilan rendah memiliki kesempatan tinggal di hunian yang lebih layak.
Upaya ini juga menjadi bagian dari penanganan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan tempat tinggal yang memadai.

09/10/2026
Gubernur Ahmad Luthfi Bayar Kos 3 Bulan 224 Mahasiswa NTT Korban Gempa, Total Rp 374,2 JutaSEMARANG - Sebanyak 224 mahas...
09/10/2026

Gubernur Ahmad Luthfi Bayar Kos 3 Bulan 224 Mahasiswa NTT Korban Gempa, Total Rp 374,2 Juta

SEMARANG - Sebanyak 224 mahasiswa Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima bantuan biaya kos gratis dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Mereka adalah mahasiswa asal NTT yang kuliah di Jateng dan keluarganya menjadi korban gempa pada Agustus lalu.

Total bantuan yang diberikan sebanyak Rp 374,2 juta untuk 224 mahasiswa yang kini menempuh pendidikan di berbagai kampus di Kota Semarang. Penyerahan bantuan secara simbolis telah dilakukan oleh Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah, Imam Maskur dan pelaksana Bidang Pendayagunaan baznas Provinsi Jateng Imam Ihwandi pada Kamis 8 Oktober 2026.

Imam Maskur menyampaikan sebelumnya Gubernur Ahmad Luthfi telah berkunjung secara langsung di salah satu kos atau asrama mahasiswa NTT di Kota Semarang. “Dan Bapak Gubernur langsung memberikan perhatian pada adik-adik mahasiswa dengan memberikan bantuan biaya kos selama tiga bulan,” kata Imam Maskur.

Dengan adanya bantuan tersebut, harapannya bisa meringankan beban para mahasiswa. Sehingga tetap bisa fokus pada pendidikan dan bagi mahasiswa semester akhir bisa segera menyelesaikan secara tepat waktu. Bantuan itu juga sangat berarti karena diantara mahasiswa ada yang kesulitan berkomunikasi dengan orangtuanya pasca gempa.

Sejumlah mahasiswa NTT pun mengucapkan rasa terimakasihnya pada bantxuan yang bdiberikan oleh Gubernur Ahmad Luthfi. Meski saat penyerahan tidak hadir secara langsung, namun bantuan itu sangat terasa bagi mahasiswa.

“Terima kasih pada Bapak Gubernur Jateng atas bantuan kos selama tiga bulan kedepan,” kata mahasiswa.

Sebelumnya, Gubernur Ahmad Luthfi telah mengunjungi kos mahasiswa NTT pada September lalu. Saat itu, bantaun logistik makanan juga diberikan pada mahasiswa. Selain itu Pemprov Jateng juga mengirimkan bantuan logistik, relawan, tenaga medis, obat-obatan ke NTT sebanyak dua tahap di bulan Agustus dan September.

09/10/2026

AHMAD LUTHFI TEGASKAN PENTINGNYA MEMPERTAHANKAN LAHAN PERTANIAN JATENG!

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya melindungi lahan pertanian agar tidak terus beralih fungsi menjadi kawasan nonpertanian.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi II DPR RI di Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Berdasarkan data Pemprov Jawa Tengah, luas lahan pertanian di Jateng mencapai sekitar 1,5 juta hektare. Pada 2025, produksi gabah kering giling di provinsi ini hampir mencapai 11 juta ton atau berkontribusi sekitar 15,6% terhadap produksi gabah nasional.

Ahmad Luthfi juga meminta percepatan sertifikasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) agar status lahan lebih jelas, termasuk menentukan lahan yang dapat dimanfaatkan untuk investasi dan lahan yang harus tetap dilindungi.

Selain itu, ia mengusulkan pemberian insentif bagi kabupaten/kota yang memenuhi target perlindungan lahan pertanian.

Upaya ini menjadi bagian dari menjaga produktivitas pangan sekaligus menyeimbangkan kebutuhan pembangunan dan investasi di Jawa Tengah.

Sumber: Humas Pemprov Jawa Tengah

09/10/2026

HAMPIR 12 KAWASAN INDUSTRI JATENG TERKENDALA IZIN, AHMAD LUTHFI MINTA SOLUSI

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengungkapkan adanya kendala perizinan dalam pengembangan hampir 12 kawasan industri di Jawa Tengah saat rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Persoalan ini menjadi perhatian karena pengembangan kawasan industri berpotensi mendorong investasi, memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Ahmad Luthfi berharap adanya pelimpahan sebagian kewenangan perizinan kepada pemerintah daerah agar proses pengembangan kawasan industri dapat berjalan lebih efektif.

Langkah ini diharapkan dapat membantu Jawa Tengah mengoptimalkan potensi investasinya.

Menurut kamu, apakah penyederhanaan perizinan bisa menjadi kunci untuk mempercepat pertumbuhan industri di daerah?

Address

Penambangan Cilongok Banyumas
Purwokerto
53162

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Banyumas Satria posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share