09/11/2016
PENTINGNYA BERPIKIRAN POSITIF
Suatu saat seorang peneliti dari Jepang melakukan riset, yang mana riset itu meneliti adakah hubungan antara pikiran positif dengan kondisi kejiwaan seseorang .
Sebagai bahan riset digunakanlah dua kepal nasi yang masih bagus kondisinya, dua kepal nasi itu diletakan di tempat yang terpisah dan masing-masing diperlakukan berbeda. Nasi yang pertama tiap hari diberikan kata-kata positif seperti :' kamu pintar','kamu hebat','kamu bagus', sedangkan nasi yang kedua diberikan kata-kata negatif seperti:' kamu bodoh','kamu jelek','saya sedih'.
Beberapa saat kemudian keadaan kedua nasi tersebut sungguh berbeda, jika nasi yang pertama kondisinya masih bagus , tapi nasi yang kedua keadaanya bertolak belakang terlihat busuk dan berjamur.
Setelah sukses meneliti nasi tadi, maka peneliti tersebut beralih ke air, untuk itu dia menggunakan mikroskop elektron yang bisa melihat struktur air yang berbentuk bunga kristal, dengan perlakuan yang sama seperti nasi tadi dan hasilnya juga seperti nasi tadi.
Air yang tiap hari mendapatkan kata yang positif, bentuk kristalnya lebih indah dan beraturan, sedangkan air yang mendapatkan kata negatif bentuk kriatalnya pecah tidak beraturan.
Sobat, masih ingat kan waktu pelajaran SMP bahwa tubuh manusia 70% terdiri dari air bahkan bagian dari otak manusia hampir sebagian terdiri atas air, maka ngga heran kita kurang minum yang terasa biasanya pusing-pusing.
Maka bayangkan sobat bila kita tiap hari selalu berpikiran negatif, berprasangka buruk,pesimis maka hal tersebut secara tak langsung akan berpengaruh fisik dan psikis kita. Orang tua yang s**a bertindak kasar dan s**a melampiaskan kemarahan kepada anaknya apalagi disertai makian "anak bodoh", dsb tentu akan berpengaruh ke kondisi kejiwaan anak.
Mari mulai sekarang berpikir positif,optimis dan salah satunya sebagai umat muslim dengan membiasakan dzikir dan bersyukur atas nikmat yang sudah dikaruniakan oleh Allah subhanahu wata'ala.
Semangat pagi & keep positve thinking 😊