Sahabat Ngopi

Directions Website

Sahabat Ngopi ☕ SAHABAT NGOPI ☕
~ sahabat foundation ~
" menikmati rokok keretek dan kopi hitam tanpa gula "

Presiden Iran di podium majelis umum PBB, berbicara mengenai hak-hak bangsa Iran, harapan dunia yang berkeadilan,  Pales...
25/09/2026

Presiden Iran di podium majelis umum PBB, berbicara mengenai hak-hak bangsa Iran, harapan dunia yang berkeadilan, Palestina dan pelanggaran AS dan Israel...

Berikut ini teks lengkap pidato Presiden Pezeshkian yang disampaikan dalam 18 menit dalam Sidang ke-81 Majelis umum PBB .

Silakan dibaca sampai habis :

Bismillahirrahmanirrahim

Bapak Ketua; Bapak Sekretaris Jenderal; hadirin sekalian;

Kemarin Presiden Amerika Serikat mengatakan bahwa kami adalah teroris. Kami adalah korban terorisme.

Saya datang dari Iran yang pemimpin kami telah mereka bunuh, tanpa alasan hukum apa pun, tanpa bukti apa pun. Saya datang dari Iran yang pada kenyataannya sebuah sekolah telah mereka bom.

Anda melihat anak-anak ini. Anak-anak ini mereka bom dan mereka bunuh, dengan senjata-senjata yang digunakan oleh Amerika Serikat dan Israel.

Mereka tidak memiliki kesalahan apa pun, tidak melakukan kejahatan apa pun.

Lamerd adalah salah satu kota kecil di Iran. Di sana ada sebuah gedung olahraga. Anak-anak sedang berolahraga di sana. Amerika membombardir tempat itu dengan bom tandan yang pecah menjadi beberapa ribu bagian. Mereka membunuh para ilmuwan kami, rakyat, perempuan dan anak-anak kami, anak-anak tak berdosa yang pada kenyataannya tidak melakukan kesalahan apa pun. Mereka yang teroris dan membesarkan teroris justru mengatakan kepada kami bahwa kalian adalah teroris. Kami hanya membela diri. Kami bukan teroris.

Rakyat kami yang tidak berdosa pada kenyataannya menjadi sasaran serangan-serangan tidak manusiawi yang mereka paksakan kepada negara kami, dan kami membela diri dengan kekuatan. Amerika Serikat dan Israel menyerang kami dengan teknologi dan peralatan paling mutakhir, dan rakyat kami berdiri dengan kuat dan membalas. Tetapi kami tidak menundukkan kepala di hadapan mereka dan kami membalas. Namun kami tidak menyerang rakyat. Dari wilayah-wilayah tempat mereka datang dan diperlengkapi, mereka menyerang sekolah kami, rumah sakit kami, universitas kami, jembatan-jembatan dan infrastruktur kami. Semua ini bertentangan dengan hukum internasional. Ketika saya mengambil alih tanggung jawab, pada hari pertama mereka membunuh Ismail Haniyeh di Teheran. Israel membombardir dan melakukan pembunuhan terhadap pemerintah mana pun, pemerintahan mana pun, dan wilayah mana pun yang dikehendakinya.

Di Gaza, mereka membantai lebih dari 80 ribu manusia tak berdosa. Lebih dari seratus ribu orang mengungsi. Mereka sedang melakukan genosida dengan sarana dan teknologi yang mereka miliki. Setelah itu mereka mengatakan pihak lain adalah teroris, mereka adalah penyebab ketidakstabilan. Apakah kami penyebab ketidakstabilan? Kami yang ingin hidup merdeka, tidak ingin menundukkan kepala, apakah kami penyebab ketidakstabilan? Jika mereka yang melakukan pembunuhan, membunuh, dan melakukan kejahatan dianggap sebagai penyebab keamanan dan perdamaian.

Tanpa kerangka apa pun, mereka sama sekali tidak mematuhi satu pun hukum internasional. Inilah yang sedang kami hadapi. Kami tidak menginginkan apa pun. Kami telah menemukan jawaban kami sendiri. Kami membutuhkan kekuatan, karena bangsa yang tidak mampu membela dirinya sendiri akan dihancurkan. Di dunia ini, dunia tempat pihak-pihak yang kuat, bukannya memikirkan rakyat, kemanusiaan, keadilan, dan demokrasi, justru menjadi penyebab kehancuran, perusakan, dan pemusnahan.

Siapa pun yang ingin mereka hancurkan, mereka memberinya label teroris. Selama 200 tahun Iran tidak menyerang negara mana pun, 200 tahun. Kami selalu membela diri. Tetapi sekarang kami harus dituduh sebagai teroris dan sebagai penyebab ketidakamanan di kawasan. Dan hal ini menyebabkan kami memilih strategi bagi diri kami sendiri: kami menginginkan kekuatan untuk membela diri. Kami tidak menginginkan kekuatan untuk melakukan agresi. Kami menginginkan energi untuk pembangunan, bukan untuk membuat bom, menghancurkan dan mengancam masyarakat, dan kami ingin berpartisipasi dalam menciptakan keamanan.

Bangsa Iran selama tujuh bulan terakhir, rakyat kami setiap malam berada di jalan-jalan untuk mempertahankan Iran kami dan agar tidak membiarkan orang-orang yang telah diprovokasi oleh Amerika Serikat dan Israel dan diberi senjata oleh mereka datang dan menciptakan ketidakamanan di dalam negeri.

Sudah tujuh bulan rakyat Iran siang dan malam berada di jalan-jalan. Rakyat adalah kekuatan kami dan kami berdiri dengan kekuatan rakyat. Iran harus sedemikian kuat sehingga kelangsungan hidup dan kemajuannya tidak dapat diancam, sedemikian bertanggung jawab sehingga tidak menggunakan kekuatannya untuk mendominasi, dan sedemikian berpandangan jauh sehingga tidak mencari keamanannya sendiri dalam ketidakamanan negara-negara tetangga.

Mengenai pertahanan Iran, kami membangun sistem pertahanan kami agar tidak seorang pun membayangkan bahwa pemboman kota-kota Iran akan dibiarkan tanpa balasan. Kekuatan militer Iran adalah untuk pertahanan, tetapi kami menyatakan dengan jelas bahwa kami tidak meminta izin kepada siapa pun untuk mempertahankan negara kami. Kami menginginkan energi untuk pembangunan. Selama bertahun-tahun mereka berbicara tentang program nuklir damai Iran dengan bahasa sentrifugal, pengayaan, sanksi, dan bom. Namun bagi bangsa kami, teknologi nuklir adalah bagian dari hak pembangunan. Energi nuklir bagi pasien kami adalah pengobatan, bagi pertanian adalah keamanan pangan, bagi industri adalah teknologi, dan bagi masa depan adalah listrik yang berkelanjutan.

Iran tidak menerima bahwa pengetahuan nuklir menjadi hak eksklusif beberapa negara. Iran tidak menganggap senjata nuklir sebagai sumber keamanan, tetapi juga tidak akan melepaskan haknya atas ilmu pengetahuan, industri, dan energi damai. Kami mengatakan dengan tegas: tidak untuk senjata nuklir, dan tidak untuk pelarangan terhadap pengetahuan nuklir.

Persoalan nuklir Iran tidak dapat diselesaikan di medan perang. Solusinya adalah sebuah kesepakatan yang memberikan jaminan yang dapat dipercaya kepada dunia mengenai sifat damai program Iran dan memberikan jaminan kepada bangsa Iran mengenai terpeliharanya hak-haknya.

Prinsip ketiga kami adalah partisipasi untuk keamanan. Kami hidup di kawasan tempat perang tidak mengenal perbatasan, krisis suatu negara menjalar kepada negara-negara tetangganya. Karena itu Iran tidak memandang negara-negara tetangganya sebagai pesaing bagi keamanannya sendiri. Kami menginginkan negara-negara tetangga kami kuat.

Di jalur perairan Selat Hormuz, tidak mungkin semua pihak memanfaatkan jalur perairan itu, sementara pada saat yang sama penjaga historis perairan tersebut, akibat sanksi-sanksi zalim, dihalangi dari hak menggunakan kebebasan pelayaran bahkan di perairannya sendiri.

Mereka menutup jalan bagi kami, kemudian senjata, bahan peledak, rudal, dan energi untuk menghancurkan negara-negara justru mereka pindahkan melalui jalur perairan yang sama. Hal ini tidak dapat diterima. Mereka tidak dapat melakukan hal ini dan kami tidak akan membiarkan peristiwa seperti itu terjadi di negara kami. Penempatan permanen armada-armada yang bermusuhan dan perluasan perang tidak membawa keamanan. Keamanan pelayaran tidak dapat dipisahkan dari keamanan negara-negara pesisir.

Yang Mulia,

Namun mengenai Palestina;

Palestina masih merupakan luka pada tubuh hati nurani masyarakat dunia dan Gaza masih menjadi simbol kegagalan mekanisme-mekanisme internasional dalam mencegah penderitaan warga sipil. Selama puluhan tahun resolusi-resolusi telah dikeluarkan, tetapi pendudukan dan kekerasan terus berlanjut.

Kita tidak dapat berbicara tentang perdamaian tetapi mengabaikan Palestina. Perdamaian berkelanjutan di Asia Barat tidak akan bertahan tanpa keadilan bagi Palestina. Selama pendudukan, agresi, dan ketidakadilan ada di dunia, perlawanan akan terus berlangsung. Jika salah satu bentuknya mengalami kerusakan, ia akan kembali muncul dalam bentuk-bentuk lain dan mungkin bahkan lebih kuat.

Gaza, meskipun mengalami pembantaian tanpa henti dan kehancuran luas, memperlihatkan keyakinan rakyat bahwa perlawanan tidak dapat dipaksa menyerah dengan bom dan blokade.

Ini adalah sifat manusia, sifat alami manusia. Jika seorang manusia diusir dari tanahnya, ia akan melawan. Jika rumah dan tempat tinggal seseorang dibombardir, ia akan melawan. Kalau tidak melawan, apa yang harus ia lakukan? Menerima bahwa mereka melakukan intimidasi? Menerima bahwa mereka diusir dari rumah dan tempat tinggalnya, lalu mereka harus diam menghadapi agresi ini, dan ketika ingin membela diri justru dikatakan bahwa mereka adalah teroris?

Inilah bahasa baru yang tampak di dunia yang kita tinggali saat ini. Persoalan-persoalan kawasan kita, sebelum menjadi dalih bagi perang kekuatan-kekuatan yang jauh, memiliki kesempatan untuk diselesaikan di dalam kawasan dan oleh negara-negara kawasan. Kemandirian strategis berarti hubungan dengan kekuatan asing mana pun tidak boleh berubah menjadi sarana perang terhadap negara tetangga. Dan sekarang saya ingin menyampaikan sesuatu kepada semua pihak yang bertanggung jawab dalam pengambilan keputusan, perencanaan, dan pelaksanaan serangan terhadap tanah air kami.

Bangsa kami telah mengalami dari dekat kekuatan militer dan akibat keputusan-keputusan destruktif mereka, dan mereka telah menguji ketahanan Iran. Kini mereka mengetahui dengan baik bahwa Iran tidak dapat dipaksa menyerah melalui perang. Iran tidak pernah menjadi pihak yang memulai perang apa pun, dan selalu menunjukkan komitmennya terhadap meja perundingan. Perang dipaksakan kepada kami, tetapi kami membuktikan bahwa untuk membela diri kami tidak takut terhadap perang, dan demi perdamaian kami tidak menghindari perundingan, dan kami akan berdiri sampai titik darah penghabisan untuk membela Iran tercinta.

Hadirin sekalian,

Tema pertemuan ini adalah membangun kembali kepercayaan. Kepercayaan tidak dibangun dengan kata-kata, tetapi membutuhkan penghindaran dari standar ganda. Bom atom dan senjata pemusnah massal lainnya di kawasan ini berada di tangan rezim Israel, tetapi inspeksi diminta dari Iran. Israel membantai 70 ribu orang di Gaza, tetapi Iran dibombardir ketika berada di meja perundingan. Israel memiliki bom atom, bukan anggota NPT, sepanjang sejarahnya yang memalukan tidak pernah mengizinkan seorang inspektur pun memasuki wilayahnya, tetapi menerima hadiah berupa senjata gratis senilai miliaran dolar dan memiliki kekebalan untuk membombardir ibu kota mana pun yang diinginkannya.

Saya ulangi, bom atom ada di Israel, tetapi para inspektur berada di Iran. Israel membunuh, tetapi Iran yang dijatuhi sanksi. Dan ini adalah sebuah tragedi yang jika Anda ceritakan kepada siapa pun, orang akan tertawa. Dia membunuh dan kami yang dijatuhi sanksi, kemudian sanksi pada kenyataannya menyasar orang miskin, orang sakit, dan masyarakat yang tidak bersalah. Dan inilah yang ingin dilakukan Amerika terhadap negara-negara dan khususnya terhadap Iran, yaitu pada kenyataannya menjadikan rakyat sebagai korban dari niat-niat jahat dan keburukan yang dimilikinya. Jika kita mengejar keadilan, teman dan pesaing harus dinilai dengan satu standar.

Hak asasi manusia bukan alat persaingan geopolitik. Iran tidak menginginkan keistimewaan khusus, Iran menginginkan hak yang setara dan menerima tanggung jawabnya. Iran dalam sejarah panjangnya telah mempelajari satu kenyataan dengan jelas. Dunia tanpa memiliki kekuatan adalah berbahaya, tetapi dunia yang hanya memahami bahasa kekuatan tidak akan memiliki keamanan yang berkelanjutan.

Jika hukum internasional hanya diterapkan ketika sesuai dengan kepentingan pihak-pihak yang kuat, semakin banyak negara akan sampai pada kesimpulan bahwa untuk menjamin keamanan mereka hanya harus bergantung pada kekuatan mereka sendiri, dan ini akan menjadi awal dari dunia yang lebih berbahaya bagi kita semua.

Kita tidak boleh membiarkan abad ke-21 berubah menjadi masa kembalinya politik orang-orang yang menggunakan kekuatan dan pemerintahan para pemaksa. Kita tidak boleh membangun dunia di mana kekuatan militer menggantikan legitimasi, sanksi menggantikan diplomasi, pembunuhan menggantikan politik, dan perang menggantikan dialog.

Iran mengulurkan tangan kerja sama kepada dunia. Kami menyerukan kepada dunia bukan untuk perang yang lain, tetapi untuk perdamaian dan keadilan, bukan karena kelemahan, tetapi karena kepercayaan terhadap kekuatan kami sendiri dan pemahaman terhadap kenyataan bahwa tidak seorang pun di kawasan ini akan memiliki keamanan sendirian. Kita akan membangun keamanan bersama-sama atau kita akan menanggung ketidakamanan bersama-sama. Kami memikirkan pembangunan masa depan ketika keamanan, keadilan, dan martabat manusia menjadi hak bersama yang tidak dapat dicabut bagi semua bangsa. Masa depan ketika tidak ada bangsa yang disingkirkan ke pinggiran, tidak ada suara yang hilang dalam hiruk-pikuk kekuatan, dan tidak ada kekuatan yang berhak menentukan masa depan pihak lain menggantikan mereka.

Tatanan yang layak disebut sebagai tatanan internasional harus dibangun berdasarkan kesetaraan bangsa-bangsa, keadilan, kewajaran, dan kehendak bersama umat manusia. Sebab perdamaian yang tidak berlaku bagi semua bukanlah perdamaian, dan keadilan yang tidak mencakup semua bukanlah keadilan.

Dan sebagai kata terakhir, pidato Presiden Amerika Serikat kemarin, di mata opini publik dunia, para pemikir, politisi, dan ahli hukum, merupakan tanda yang jelas dari sifat intimidatif dan logika kekuatan, serta bertentangan dengan teks eksplisit Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa. Hendaknya ia mengetahui bahwa ancaman membuat bangsa kami semakin bersatu, semakin kuat, dan meningkatkan perlawanan rakyat Iran. Ia harus mengetahui bahwa bangsa Iran tidak akan menundukkan kepala terhadap paksaan dan akan membuat para agresor menyesal. Inilah yang harus dipahami Trump dan mereka yang ingin melakukan intimidasi. Kami siap untuk berdialog, tetapi hendaknya mereka mengetahui bahwa kami tidak akan menerima bahasa kekuatan.

Terima kasih.

Syukur bukanlah sekadar ucapan terima kasih , melainkan sebuah sikap hati dan perbuatan yang menyeluruh .Ketika seseoran...
24/09/2026

Syukur bukanlah sekadar ucapan terima kasih , melainkan sebuah sikap hati dan perbuatan yang menyeluruh .

Ketika seseorang bersyukur dengan benar , didalamnya pasti terkandung empat pilar tersebut sebagai bukti nyata iman kepada Allah :

~ Rela ( Ridha ) : Menerima dengan lapang dada segala ketentuan dan bagian yang telah Allah tetapkan , baik yang disukai maupun yang tidak disukai .

~ Tho'at ( Ta'at ) : Mewujudkan rasa terima kasih atas nikmat-Nya dengan cara tunduk , patuh dan menjalankan segala perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya .

~ Shabar ( Sabar ) : Tetap konsisten berada di jalan yang benar sa'at diuji dengan kesempitan serta mampu menahan diri agar tidak menjadi sombong sa'at diberi kelapangan .

~ Tawakal ( Berserah Diri ) : Menyadari bahwa segala nikmat berasal dari Allah , sehingga ia menggantungkan segala urusan dan bersandar sepenuhnya hanya kepada-Nya setelah berikhtiar maksimal .

Kombinasi keempat hal ini membuat syukur seorang mukmin menjadi sempurna dan bernilai ibadah yang sangat tinggi .

Rasulullaah SAW pernah berkata dalam do'anya : " Yaa Allah ; Anugerahkanlah kepadaku cinta kepada-Mu dan cinta kepada or...
23/09/2026

Rasulullaah SAW pernah berkata dalam do'anya : " Yaa Allah ; Anugerahkanlah kepadaku cinta kepada-Mu dan cinta kepada orang yang cintanya bermanfa'at bagiku disisi-Mu . Yaa Allah ; Segala sesuatu yang Engkau karuniakan kepadaku dari apa yang aku cintai , jadikanlah ia sebagai kekuatan bagiku untuk melakukan apa yang Engkau cintai . Yaa Allah ; Segala sesuatu yang Engkau jauhkan dariku dan apa yang aku cintai , jadikanlah ia sebagai kesempatan bagiku untuk melakukan apa yang Engkau cintai . "

Do'a ini diriwayatkan dalam Hadits Riwayat At-Tirmidzi ( No. 3491 ) dan mencerminkan haqiqat cinta yang sejati serta berserah diri sepenuhnya kepada kehendak Allah SWT :

~ Penyelarasan Cinta ( Cinta yang Bermanfa'at ) : Kita memohon agar tidak hanya mencintai Allah , tetapi juga mencintai orang-orang atau hal-hal yang dapat membawa kita semakin dekat kepada-Nya . Cinta yang mendatangkan ridha Allah di akhirat .

~ Kesyukuran atas Nikmat : Ketika Allah memberikan apa yang kita sukai ( rezeqi , kesehatan , keluarga , jabatan ) , kita memohon agar semua itu tidak membuat kita lalai , melainkan menjadi modal dan kekuatan untuk beribadah dan melakukan apa yang dicintai-Nya .

~ Keikhlasan atas Kehilangan : Ketika Allah mengambil atau menjauhkan sesuatu yang kita cintai , kita memohon agar kekosongan atau hilangnya hal tersebut dijadikan waktu luang dan kesempatan untuk fokus mengejar apa yang diridhai oleh Allah .

Do'a ini mengajarkan kita untuk selalu berbaik sangka ( husnudzon ) kepada Allah , baik sa'at menerima nikmat maupun sa'at menghadapi ujian kehilangan .

Penguasa yang lalai dan dholim , harus diingatkan dan harus dilawan bila tidak bisa diingatkan !!!!! " Kau besar , aku t...
23/09/2026

Penguasa yang lalai dan dholim , harus diingatkan dan harus dilawan bila tidak bisa diingatkan !!!!!

" Kau besar , aku tak berlindung . Kau kaya , aku tak meminta . Kau kuat , aku tak gentar . Dikedudukan teratas hanya Allah . Dibawah hanya tanah . " ( KH. Hasan Abdullah Sahal - Pimpinan Ponpes Gontor ) .

diam , terlibat korupsi atau melawan !!!???" Kalau mau selamat , diam saja . Kalau mau kaya , korupsi saja . Kalau mau h...
23/09/2026

diam , terlibat korupsi atau melawan !!!???

" Kalau mau selamat , diam saja . Kalau mau kaya , korupsi saja . Kalau mau hidup , ya lawan !!!!! " ( Soe Hok Gie ) .

Tulisan pena bisa saja dimanipulasi atau dihias , namun apa yang lahir dari kesadaran dan nurani mencerminkan " kebenara...
22/09/2026

Tulisan pena bisa saja dimanipulasi atau dihias , namun apa yang lahir dari kesadaran dan nurani mencerminkan " kebenaran yang hakiki " . Makna tersirat , kejujuran dan esensi moral lebih utama dibanding sekadar kata-kata hitam diatas putih .

Address

Kp. Kadupandak , Desa Serang , Kecamatan Salawu , Kabupaten Tasikmalaya , Provinsi
Sodong-hilir
46471

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sahabat Ngopi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share