23/06/2026
Kalau selama ini Story sering dianggap sebagai konten yang cepat lewat, Instagram Plus mulai menunjukkan arah yang berbeda. Story pelan-pelan naik kelas, dari ruang update harian menjadi format yang punya umur distribusi lebih panjang, data engagement yang lebih detail, dan potensi komunikasi yang lebih personal.
Buat brand, ini jadi sinyal penting untuk mulai memperlakukan Story dengan lebih strategis. Bukan asal upload behind the scene, repost, atau reminder promo, Story bisa mulai dirancang sebagai ruang untuk membangun awareness, menguji interest audiens, menjaga kedekatan, sampai mendorong action dengan cara yang lebih ringan.
Saat ini Instagram Plus memang masih untuk personal account. Dari sisi brand, yang perlu dibaca adalah perubahan arahnya. Platform mulai memberi nilai lebih besar pada attention, interaksi berulang, dan segmentasi komunitas.
Brand yang dari sekarang sudah terbiasa membaca perilaku audiens di Story akan lebih siap kalau ke depannya fitur serupa masuk ke business account. Karena dalam social media, yang cepat beradaptasi biasanya lebih dulu menangkap peluang.
Menurut kamu, kalau ada Business Plus dari Instagram, fitur apa yang paling dibutuhkan brand?