Geografi Merdeka Kelas 10

Geografi Merdeka Kelas 10 Membumikan Sholawat Tanpa Batas Saatnya Yang Muda Bersholawat

BAB 1 Posisi Strategis Indonesia danPotensi Sumber Daya Alam
03/05/2023

BAB 1 Posisi Strategis Indonesia dan
Potensi Sumber Daya Alam

03/05/2023

HALAMAN =>3

I. Letak Indonesia Secara Astronomis, Geografis,
dan Geologis
A. Letak Indonesia Secara Astronomis
1. Pengertian Letak Indonesia Secara Astronomis
Indonesia berada di antara 6°LU (Lintang Utara) - 11°LS (Lintang Selatan)
dan 95°BT (Bujur Timur) - 141°BT (Bujur Timur). Batas wilayah Indonesia
sebagai berikut:
a. Batas wilayah utara di 6°08' LU adalah Pulau Weh (pulau paling utara di
Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam).
b. Batas wilayah selatan di 11° 15' LS adalah Pulau Rote (pulau paling selatan
di provinsi Nusa Tenggara Timur).
c. Batas wilayah barat pada 95° 45' BT adalah Pulau Benggala (pulau paling
barat di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam).
d. Batas wilayah timur pada 141° 05' BT adalah Sungai Fly (sungai yang
berada di kota Merauke Provinsi Papua).
Letak Indonesia berdasarkan garis lintang dan garis bujur merupakan
wujud letak astronomis. Letak astronomis disebut juga letak absolut. Letak
absolut mengidentifikasikan setiap lokasi sebagai titik melalui ukuran bujur
dan lintang. Ukuran tersebut memiliki satuan derajat (°) dan diaplikasikan
dalam sistem grid matematis. Letak astronomis berarti letak suatu wilayah
berdasarkan sistem koordinat (garis bujur dan garis lintang). Garis bujur
merupakan garis khayal yang membagi secara vertikal dan menghubungkan
kutub utara dengan kutub selatan. Garis lintang membagi Bumi menjadi dua
bagian sama besar yaitu utara dan selatan. Garis lintang sejajar dengan garis
khatulistiwa (equator).

HALAMAN => 4Berdasarkan letak astronomis tersebut, pulau-pulau Indonesia terbagimenjadi dua sisi yaitu bagian atas (bela...
21/02/2023

HALAMAN => 4

Berdasarkan letak astronomis tersebut, pulau-pulau Indonesia terbagi
menjadi dua sisi yaitu bagian atas (belahan bumi utara) dan bawah (belahan
bumi selatan). Terbaginya dua sisi ini dikarenakan adanya garis khatulistiwa
(garis equator atau zero latitude). Pulau besar yang dilintasi garis khatulistiwa
adalah Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatra. Garis khatulistiwa melewati Pulau
Waigeo di Papua Barat, Pulau Halmahera di Maluku Utara, Sulawesi, Kota
Bonjol di Sumatra Barat, Kota Pontianak di Kalimantan Barat, Kalimantan
tengah, Kalimantan Timur, dan Kepulauan Batu di Sumatra Utara. Namun
secara keseluruhan, sebagian besar wilayah Indonesia berada pada belahan
bumi selatan. Perhatikan letak astronomis Indonesia pada Gambar 1.2
(Jika keterangan peta tidak jelas dapat mengakses tautan ini: https://bit.ly/
PetaNKRI).

2. Pengaruh Letak Astronomis Terhadap Iklim Indonesia
yang Bercorak Tropis
Letak secara astronomis memengaruhi iklim suatu wilayah. Hal ini
dikarenakan adanya perbedaan intensitas sinar matahari yang diterima setiap
wilayah. Letak astronomis wilayah Indonesia berada di sekitar garis equator
(khatulistiwa). Pengaruh letak secara astronomis terhadap wilayah Indonesia,
yaitu:
a. Indonesia dikategorikan negara beriklim tropis dengan rata-rata suhu
dan kelembaban udara yang tinggi. Suhu udara yang relatif tinggi terjadi

04/05/2022

HALAMAN => 5

karena pengaruh intensitas matahari yang tinggi. Sedangkan kelembaban
yang tinggi karena pengaruh angin yang membawa uap air dari perairan
laut.
b. Penyinaran matahari berlangsung sepanjang tahun. Wilayah Indonesia
mendapat penyinaran matahari sepanjang tahun dengan intensitas yang
hampir sama dalam durasi waktu 12 jam sehingga mengakibatkan suhu
udara tinggi (senantiasa > 18oC).
c. Memiliki hutan hujan tropis yang luas. Hutan hujan tropis di Indonesia
dengan berbagai jenis flora dan fauna tumbuh di pulau-pulau besar, seperti
Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.
Iklim tropis dapat dilihat dari pembagian iklim matahari seperti terlihat
pada gambar diatas .

3. Pengaruh Letak Astronomis Terhadap Pembagian Zona
Waktu di Indonesia
Bumi merupakan salah satu planet dalam tata surya kita. Selain berevolusi,
bumi juga berotasi. Secara astronomis, waktu yang diperlukan Bumi untuk
berotasi yaitu 24 jam, sehingga dapat ditentukan pembagian zona waktu
berdasarkan besar lingkaran rotasi Bumi, yakni 360° : 24 =15 derajat/jam.
Dengan demikian, terdapat perbedaan waktu selama 1 jam setiap 15 derajat

HALAMAN =>6bujur. Indonesia terletak di antara bujur 95° sampai 141°. Pulau Benggalasebagai wilayah paling barat (95° 45...
29/04/2022

HALAMAN =>6

bujur. Indonesia terletak di antara bujur 95° sampai 141°. Pulau Benggala
sebagai wilayah paling barat (95° 45' BT), dan Sungai Fly sebagai wilayah
paling timur (141° 05' BT). Jadi, wilayah Indonesia terbentang sepanjang 45
derajat bujur.
Pemerintah RI mengeluarkan kebijakan melalui Keputusan Presiden
Nomor 41 Tahun 1987 yang menetapkan tiga zona waktu yang berlaku di
Indonesia. Tiga zona waktu tersebut antara lain adalah WIB (Waktu Indonesia
Barat / GMT + 7), WITA (Waktu Indonesia Tengah / GMT + 8), dan WIT
(Waktu Indonesia Timur / GMT + 9). Wilayah Indonesia yang termasuk
zona WIB meliputi Pulau Sumatra, Pulau Jawa, Pulau Madura, Provinsi
Kalimantan Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, dan pulau-pulau kecil di
sekitarnya. Wilayah Indonesia yang termasuk pada zona WITA terdiri atas
wilayah Pulau Bali, Kepulauan Nusa Tenggara, Provinsi Kalimantan Selatan,
Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Kalimantan Utara, Pulau Sulawesi, dan
pulau-pulau kecil di sekitarnya. Sedangkan wilayah Indonesia yang termasuk
pada zona waktu WIT terdiri atas wilayah Kepulauan Maluku, Pulau Papua,
serta pulau-pulau kecil di sekitarnya.

4. Keuntungan Letak Astronomis untuk Indonesia
Letak Indonesia secara astronomis memiliki pengaruh terhadap kondisi
wilayah Indonesia. Keuntungan dari letak astronomis tersebut ialah Indonesia
memiliki hutan hujan tropis yang luas. Keberadaan hutan hujan tropis
bermanfaat dalam menyuplai oksigen yang dibutuhkan untuk mengurangi
pemanasan global. Selain itu, hutan hujan tropis juga merupakan habitat ideal
bagi flora dan fauna. Indonesia memiliki habitat flora dan fauna yang beraneka
ragam. Keuntungan lain dari letak astronomis untuk Indonesia adalah
tersedianya lahan pertanian dan perkebunan yang luas. Lahan pertanian
tersebut sangat penting untuk menghasilkan berbagai jenis komoditas pangan
bagi penduduk Indonesia yang jumlahnya lebih dari seperempat miliar.

HALAMAN => 7B. Letak Indonesia Secara Geografis1. Pengertian Letak Indonesia Secara GeografisLetak secara geografis dapa...
06/08/2020

HALAMAN => 7

B. Letak Indonesia Secara Geografis
1. Pengertian Letak Indonesia Secara Geografis
Letak secara geografis dapat disebut sebagai letak relatif. Indonesia secara
geografis terletak di antara dua benua dan dua samudra. Dua benua yang
mengapit Indonesia yaitu Benua Asia (di sebelah utara) dan Benua Australia
(di sebelah selatan). Dua samudra yang mengapit Indonesia adalah Samudra
Pasifik (di sebelah timur) dan Samudra Hindia (di sebelah barat dan selatan).
Tidak menutup kemungkinan apabila letak Indonesia dapat berubah di masa
depan, karena hal ini bergantung pada aktivitas tektonisme.
Letak Indonesia secara geografis dapat dilihat pada gambar sebagai
berikut.

06/08/2020

HALAMAN => 8

2. Pengaruh Letak Indonesia Secara Geografis Terhadap
Iklim
Letak geografis memengaruhi musim di Indonesia. Indonesia memiliki dua
musim yaitu musim penghujan dan kemarau. Kedua musim ini terjadi karena
pengaruh angin muson barat laut dan angin muson tenggara. Angin muson
barat membuat laut bersifat basah dan mengandung banyak uap air laut,
sehingga mendatangkan musim hujan. Sedangkan angin muson tenggara
bersifat kering sehingga mendatangkan musim kemarau. Gerakan angin
muson tersebut dapat dilihat pada Gambar diatas.

Perubahan musim perlu dikaji lebih lanjut karena sangat memengaruhi
berbagai aspek kehidupan masyarakat. Contohnya fluktuasi temperatur dan
CO² di udara yang kemudian mengubah kenyamanan manusia. Perubahan iklim
juga berdampak terhadap peningkatan terjadinya bencana hidrometeorologi
(cuaca ekstrem). Berbagai upaya untuk mengatasi perubahan iklim melalui
pengurangan emisi perlu dilakukan secara integrasi dari berbagai pihak.
Upaya ini bertujuan meninggalkan warisan lingkungan yang baik untuk anak
cucu kita di kemudian hari.
Kondisi musim global diwarnai oleh adanya fenomena La Nina pada
tahun 2020 (Kompas, 2021). BMKG telah merilis informasi aktifnya La Nina
dan diperkirakan akan mencapai intensitas La Nina Moderate sampai dengan
awal tahun 2021. Keberadaan La Nina Moderate ini memberikan dampak
peningkatan curah hujan di beberapa wilayah di Indonesia. Tahun 2020 juga
mencatatkan suhu tertinggi kedua selama 40 tahun terakhir, terpanas pertama
di tahun 2016 saat terjadi El Nino Kuat. Selain itu, tahun 2020 menjadi tahun

HALAMAN => 9ketiga terbasah selama 20 tahun terakhir. Musim kemarau tahun 2020 lebihpendek dibandingkan normalnya (Kompa...
06/08/2020

HALAMAN => 9

ketiga terbasah selama 20 tahun terakhir. Musim kemarau tahun 2020 lebih
pendek dibandingkan normalnya (Kompas, 2021). Prospek iklim tahun
2021, pada semester pertama diperkirakan La Nina akan berlanjut dan
diperkirakan berakhir pada April-Mei. Selain itu, kondisi IOD (Indian Ocean
Dipole) diperkirakan tetap netral.
Kajian curah hujan di Indonesia juga perlu analisis lebih lanjut.
Perhatikanlah Gambar 1.8 tentang peta tren curah hujan Indonesia!
(Jika peta kurang jelas dapat mengunjungi tautan ini (https://www.
bmkg.go.id/iklim/?p=tren-curah-hujan). Peta tersebut diperoleh dengan
menggunakan data observasi BMKG tahun 1981-2018. Tren hari hujan ini
disajikan dalam empat (4) kategori, yaitu hari hujan dengan intensitas di
atas 1, 20, 50, dan 100 mm/hari dalam setahun. Secara umum, hari hujan
Indonesia memiliki tren yang bernilai positif walaupun di beberapa wilayah
bernilai negatif dengan besaran yang bervariasi. Contohnya yaitu di Stasiun
Meteorologi Hasanudin Makasar yang memiliki tren positif pada semua
besaran intensitas hujannya. Untuk intensitas hujan 20 mm/hari (warna hijau)
terlihat dari persamaan tren memiliki nilai slope sebesar 0.1149 yang berarti
hari hujan dengan intensitas 20 mm/hari cenderung bertambah sebanyak
0.1149 hari setiap tahunnya atau 1.149 hari setiap dekade.

Address

Jln. Bukit Putih Blibis Panji Situbondo
Situbondo

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Geografi Merdeka Kelas 10 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Geografi Merdeka Kelas 10:

Share